Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
lovey dovey....


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


mobil kang sya sudah memasuki gerbang begitupun mobil Priscil yg tadi dibawa Rai dan Syifa .


" ya Allah ini rombongan ibu ibu arisan darimana???" goda Priscil pada kaum milenial


" ga tau nih bunda,,,,nempel banget sama ana kaya kerak bubur di panci ..... " kakang meraih punggung tangan ibunya.


"assalamualaikum....ya ummi....." ucapnya tersenyum manis bak gula tebu.


"waalaikumsalam...... "


diikuti yg lain....


.


.


.


.


.


.


"kang,biar Syifa saja .." Syifa mengambil alih piring dari tangan kang sya yg hendak makan ... Syifa menjadi seorang gadis manis ralat maksudnya istri yg sholeha ,tanpa menunjukkan sifat kenakalan nya ia bertekad ingin merubah kelakuan nya walaupun kadang nyempil satu dua perangai yg bikin geleng geleng kepala,bukankah memang wajar


yupppp tugas pertama ngambilin makan buat suami ...check....!!!! serunya yg tertahan hanya dalam hati sambil tersenyum senang.


"sini anti duduk fa.... buka mulutnya....!!!" ucap kakang menyendokkan nasi dan lauknya.


" kang ga kurang gede tuh...ga sekalian pake sendok tembok aja.... "sinis Syifa melihat suapan yg diambil kakang seperti suapan pengayuh becak sampai muncung dari sendoknya...


kakang tertawa " biar anti kenyang ,fa...." jawabnya


" tapi mulut Syifa ga sebesar itu kang.... " rengek Syifa


" mana ana liat...." kakang celingukan namun


cuppp......


kakang mengecup bibir Syifa tanpa ijin dari empunya , seketika Syifa menegang dan matanya membelalak.


pukk......


" dasar modusss.....!!!" bibirnya mengerucut beberapa centi


"iihhh iihhh....minta nambah...." goda kakang


Syifa memelototi kakang " nyebelin...."


kakang menyimpan sendoknya lalu meraup nasi memakai tangannya "aaa....."


"biar romantis..." ucap kakang , Syifa mengangguk pelan


ia menyodorkan tangannya yg penuh dengan suapan nasi ,,, Syifa tersenyum smirk ia menurut...


"happp....."


"awww....fa...tangan ana digigit...ohhh gitu ya.... " kang sya menyipitkan matanya


" 1 sama....." Syifa tersenyum menang sambil mengunyah makanannya


" ekhhemmm....." Rai memutar bola mata malas saat melewati pasangan yg tengah kasmaran itu

__ADS_1


" dihhhh kaum jones lewat ,minggir takut diseruduk...." goda kakang


" cihhhh....anta ini....seenaknya kalau bicara...." sarkas Rai yg langsung melengos ke kamarnya


tatapan kang sya dan Syifa mengikuti setelah Rai benar benar hilang dari pandangan


" kang.... kelanjutan hubungan Rai dan Haikal gimana???" tanya Syifa yg kurang jelas karena mulutnya penuh makanan


" Rasulullah bersabda adab makan itu tidak boleh berbicara dengan mulut penuh makanan ,fa...." jawab kakang,yg sebenarnya jawaban kakang bukanlah jawaban yg diinginkan Syifa


ia nyengir " aseef kakang ku sayang , na'am...." seraya mengelus pipi kakang lembut.


.


.


.


.


.


.


"kang...kakang belum jawab pertanyaan Syifa tadi...." Syifa yg tengah duduk bersila di ranjang sambil memangku guling sedangkan kakang yg tengah berkutat dengan pekerjaan rumahnya dari sekolah di meja belajar terlihat sangat fokus .


" kang...." panggilnya lagi, merasa diacuhkan syifa memanggil kembali sambil merengut...


" heemmm apa sayang....???"


warna merona dari wajah Syifa tidak bisa disembunyikan " ihhh jawab dong bagaimana kelanjutan hubungan Rai sama Haikal....." dengus Syifa.


kakang menghentikan coretan pulpennya lalu menutupnya.


" Rasulullah SAW bersabda hendaklah engkau sibuk dengan privasimu dan janganlah terlalu sibuk mengurusi urusan orang lain . dalam riwayat lain juga Rasulullah mengatakan barangsiapa yg melihat ke rumah orang lain tanpa izin, maka dia halal dicongkel matanya..." jelas kakang yg kini sudah mengusap lembut rambut Syifa yg tergerai.


Syifa menunduk ," na'am kang ,aseef...."


" kakang bukannya tidak mau menjawab ,fa namun kakang pun belum tau apapun , setau kakang secepatnya Haikal akan membawa keluarga nya kesini untuk mengkhitbah ukhti....tapi tak tau kapan... biar itu menjadi urusan mereka dan para orangtua" jawab kakang , Syifa mendongak dan mengangguk.


walaupun Rai adalah adiknya, kang sya tak pernah memasukan dirinya ke dalam urusan privasi Rai ,selama bukan Rai sendiri lah yg meminta kakang untuk ikut andil...


kakang langsung teringat dengan sesuatu" anti belum setor hafalan surat kan hari ini...." ia mengangkat alisnya sebelah.


Syifa yg gelagapan karena hari ini ia tidak menghafal langsung panik "hoaaammmmm Syifa ngantuk kang...." kakang tertawa dengan pengalihan perhatian Syifa seraya hendak membaringkan tubuhnya.


" atau anti mau menerima hukuman???" kakang menaik turunkan alisnya


" dan tentunya hukumannya menyenangkan.." bisik kakang sensual di kuping Syifa,terdengar mengerikan bagi Syifa...


" ya sudah ..anti lanjutkan lah surat Al-Baqarah ayat 7-10...jangan lupa panjang pendeknya dan makhrajnya...."


glukkk......" mampooossss...." Syifa memejamkan matanya


.


.


.


.


.


.


.


" drrttt......"


" drrrtttt....."


"nomer tak dikenal......"


"siapa sih....orang iseng kali....."


" siapa yang....???" tanya kakang yg baru pulang dari masjid seusai shalat subuh


" ini kang nomor iseng kali ,ga ada namanya..." jawab Syifa seraya meraih punggung tangan kang sya dan mengecupnya


"assalamualaikum ya rohi...." senyum kakang mengembang sangat manissss


" waalaikumsalam ya hubby...."senyum Syifa tak kalah manisnya


namun berulang ulang Syifa dirisihkan dengan getaran ponselnya " angkat saja... siapa tau penting..." jawab kakang


Syifa menggeleng lalu meraih seragam putih abu milik suaminya dan memakaikan nya tak lupa ia menyimpulkan dasi di kerahnya ,sebagai pelengkap jam tangan hitam yg menghiasi pergelangan tangan kakang .


"astagfirullahaladzim.....mengganggu ...." Syifa meraih ponselnya,setelah sekali lagi ponsel itu bergetar


dengan geramnya " hallooo...siapa sih ganggu aja...." bentak Syifa


namun raut wajah nya seketika berubah..." sorry sorry sal...gue kira orang iseng habis ga ada namanya....ya udah nanti sepulang suami gue sekolah gue jemput...." ucap Syifa pada seseorang di sebrang telfon.

__ADS_1


kakang menautkan kedua alisnya" siapa???"


" salwa...kang..." jawab Syifa yg sudah menutup panggilannya


"ohhh,kapan ukhti sampai ???"


"katanya ,ukhti sudah sampai hanya ukhti sedang check in di hotel ....." jawab Syifa


" oh.. begitu baiklah nanti saja sepulang sekolah anti kakang jemput ,kita menjemput Salwa sama sama..." kakang melingkarkan tangannya di pinggang Syifa lalu mengecup keningnya


Syifa terkekeh dikecup kakang " hahhaha hey kisanat anta main kecup kecup saja.....sudah ada yg punya nih...." ujarnya sambil menggembungkan pipinya seperti ikan fugu nampak menggemaskan bagi kakang..


kakang menyunggingkan alisnya sebelah " oh yaa...siapa ??? mana ana tak takut..." jawab kakang


" ada anta pasti kalah ...."


" siapa orangnya???" tanya kakang lagi dengan tawanya


Syifa mendekatkan wajahnya" namanya AR-RASYA AL-RAZZAM....." bisik Syifa membuat kakang cengengesan.


"oh.... Rasya yg tampan nya seperti nabi Yusuf as itu???" jawab kakang


" Rasya yg jago bela diri itu... Rasya yg pintar itu..." tambah kakang dengan bangganya


" dihhh syombongggg...." Syifa mendelik


kakang hanya tersenyum lebar ...." morning kiss...." tawar kakang


lalu ia menyarangkan kecupan di setiap inci wajah Syifa, membuat Syifa tertawa geli


" uhhibukki Fillah istriku...."


"uhhibuka fillah suamiku...."


lalu mereka tertawa bersama


" kang...ana tidak suka anta dekat dekat dengan si ulet bulu,ya...anta harus jaga jarak...." ucap Syifa berkacak pinggang


" ulet bulu??? " kang sya yg sedang mengacak rambut nya menoleh.


Syifa mengangguk sambil melipat kedua tangannya di dada " Cindy..kang..." ya elah mesti apa disebutin...


" ohh..." jawab kakang singkat , Syifa menyipitkan matanya apa dia tidak salah dengar suaminya hanya bilang oh saja


" ohh apa oh iya atau oh engga???" Syifa mendekat


"kalau ga mau ???" goda kakang ,mata Syifa membola tak percaya dengan jawaban suaminya itu .kakang yg sudah melihat hawa hawa banteng yg sedang marah terkekeh " hahaha insyaallah...anti kan tau ana bagaimana....fa"


" minimal 5 meter ...." tambah Syifa


" subhanallah....udah kaya parkir mobil aja ,parkir mobil pun tidak sejauh itu ..."


" biarin...takut anta gatel gatel....." Syifa berlalu menuju keluar kamar


.


.


.


.


.


.


.


" teman anti mana??? kakang menurunkan kacamata hitamnya dan duduk di kap mobilnya


" ga tau belum datang sepertinya,tapu barusan Syifa chat sudah sampai...." Syifa celingukan mencari sosok Salwa di terminal bersama kakang


" panas ya....." melihat Syifa yg sudah banjir peluh di pelipisnya ,lalu kakang menyeka nya dengan punggung tangannya.


" ana mencari minum dulu...." ucap kakang , Syifa mengangguk


" bu air mineral satu...."


" bu air mineral dua..."


ucap mereka berbarengan ,satu sama lain saling melirik


seorang gadis berambut hitam lurus sepunggung memakai jaket kulit kaca mata yg di tenggerkan di kepala membawa koper...belum lagi celana levis yg sobek sobek pada bagian lutut dan paha,cantik memang....


" sorry....loe duluan...." jawab gadis itu


" loe aja..ladiest first... jawab kakang ....


" thanks...." ucap lembut si gadis sambil menunjukkan air mineral lalu membayar dan membuka dan meneguknya


" gilaaa panas...pake banget...." ia menyeka keringatnya


kakang memperhatikan lalu pamit " gue duluan .. assalamualaikum...."

__ADS_1


si gadis mengangguk" wa'alaikumsalam..."


" cakep...." gumamnya


__ADS_2