Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
alasan Rai


__ADS_3

happy reading 😍


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


"assalamualaikum...." Rai berlari sambil tertawa dan menjulurkan lidahnya pada kakang yg masih dijewer ibunya ...


"Rai awas anti...." pekik kakang


Priscil lalu melepaskan jewerannya di kuping kakang


" kalo bunda lepasin barengan antum berdua bisa gontok-gontokan disana dan cuman bisa disiram air buat misahinnya .. ucap Priscil


"bunda .....emangnya kakang sama Rai kucing..." kakang mendumel


"ya sudah mari kita ke masjid ponpes sudah masuk waktu Ashar..."ajak Azam


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


rintik hujan membasahi bumi menemani malam hari di AL-AMANAH....


dihalaman masjid duduk seorang cogan yg masih menunggu redanya hujan seusai melakukan tadarus Al-Qur'an


mata yg lumayan sipit mengikuti aliran air hujan ia menerawang perkataan gadis itu


"oyyy...." tepukan kakang membuatnya mendongak ,akhi ikut duduk disebelahnya ia membuka kopiah yg dari tadi menghiasi kepalanya lalu mengacak sedikit rambutnya


"kal apa anta yakin dengan keputusan anta ,kalau dihitung-hitung sekitar 5 tahun lagi...itu bukan waktu yg sebentar...." ia memainkan kopiah yg kini ia pegang


"insyaallah gue yakin sya,,,, jangankan 5 tahun 1000 tahun gue jabanin...." jawab canda Haikal namun senyumnya tak lama...


kakang menyadari itu " kita manusia hanya bisa berencana ,semua Allah yg menentukan , anta tau tidak Yanda bilang kalau memang jodoh insyaallah tidak akan kemana bawa saja namanya di sepertiga malammu...." ucap kakang... insyaallah ana akan bantu membujuknya"


"assalamualaikum...antum berdua sedang ngobrol apa ???"tanya uzi yg baru bergabung

__ADS_1


"hahaha anta ketinggalan gosip zi...."ucap kakang


"gosip apa???" tanya uzi merangkul mereka berdua dari belakang


tiba tiba kakang meraih tangan uzi dan menyalami nya .."selamat ,zi anta kalah langkah oleh kami berdua...selamat menikmati masa masa pencarian mu brother..." pantas saja kalau uzi kebingungan dengan sikap kakang karena ia memang belum tau apa-apa , wajahnya membuat Haikal tertawa


"anta sakit kang..??"tanya uzi ,akhi menempelkan punggung tangannya di dahi kakang


" Haikal sudah resmi melamar Rai tadi sore..."ucap kakang


"haaaaa yang betul..."pekik uzi kaget ,sontak kakang dan Haikal menutup kupingnya merasa suara uzi memekakan telinga mereka


"zi... astagfirullahaladzim...anta tidak kira kira ini daun telinga bukan daun pintu.... " ucap kakang


uzi nyengir "anta yang benar kang"uzi menatap kakang ." kal benar anta melamar Rai???" tanya uzi berganti menatap Haikal


Haikal mengangguk "terus apa jawaban Rai??" tanya uzi lagi


"ukhti menerima tapi ..... mengajukan beberapa permintaan" jawab Haikal pelan


"permintaan...???ukhti minta apa??? ukhti tidak mungkin minta yg macam macam kan ,ana tau ukhti tidak seperti kakang nya yg mata duitan..."ucap uzi ngasal ,


kakang menyenggol uzi"anta bilang apa barusan...."kakang hendak membawa uzi ke bawah ketiaknya ,uzi cekikikan "sorry kang bro kidding.."


"anta memang mak bro ana zi ,anta tau ana seperti apa...." yg justru mengiyakan ucapan uzi, Haikal geleng-geleng kepala dengan kelakuan calon kaka iparnya ini "sya...sya ganteng ganteng ko sengklek..."gumamnya


"uihhh siapa dulu dong ...."ucap kakang yg malah bangga disebut sengklek


"turunan bunda Priscil.....!!!"ucap kompak uzi dan kakang


"apa yg ukhti minta,kal???"


"Rai hanya akan menikah saat selesai S1 ,zi....dan setelah ana menikah ,,,ia tidak mau melangkahi ana..."jawab kakang


"apa???lama sekali....anta keburu tua kal..." kaget uzi


"insyaallah zi kalau memang jodoh tidak akan kemana...." Haikal menjawab pertanyaan uzi dengan bijak , menularkan ketenenangan dan keyakinannya pada uzi dan kang sya , sebenarnya tak tega kakang melihat Rai membuat Haikal menerima persyaratan yang sedikit keterlaluan...


"mungkin Rai , sedikit kurang percaya sama gue sya ,zi..."ucap Haikal ia mulai menunduk kejadian yg mungkin kakang tidak tau...


"kurang percaya bagaimana kal???" kang sya menautkan kedua alisnya


" mungkin Rai tidak bercerita masalah ini pada om,tante dan juga loe sya, sebenarnya waktu Rai datang bersama mamah ke penjara terakhir kali, Rai dan mamah memutuskan untuk pulang karena papah menelpon tapi saat mereka sudah masuk mobil


flashback on


setelah berpamitan pada Haikal tante Salsa dan Rai masuk ke mobil


"astagfirullah...tante lupa tempat makan tadi ketinggalan di dalam , Rai.... sebentar tante ambil dulu...." Salsa hendak membuka pintu mobil namun ditahan Rai "tante biar saja Rai yg ambil , tante tunggu saja dulu disini ...." Rai membuka pegangan pintu mobil dan mendorongnya,ia memasuki ruangan itu lagi namun alangkah terkejutnya ia saat melihat Haikal yg mendapat kunjungan lagi dari seorang gadis ,tampak pakaiannya modis gaya anak muda jaman kini ia berambut panjang dicat coklat muda memakai dress putih selutut dan lumayan cantik , gadis itu terlihat sangat manja pada Haikal terbukti dari sikapnya yg memegang lengan Haikal meskipun Haikal menolak ia merengek


"kal....aku memang salah aku pergi tanpa kabar sama kamu aku minta maaf ya... kita ulang semuanya dari awal ya... "ucapnya


Haikal memalingkan wajahnya "cukup win.... hubungan kita sudah selesai kamu sendiri yg membuatnya begitu ,aku juga sudah melupakan dan mengubur dalam-dalam... aku sudah dengan kehidupan ku kamu pun begitu..." jawab Haikal


"aku terima kamu ko kal ,,,apapun keadaan mu sekarang..."gadis itu tetap memohon


dibalik tembok Rai sudah memegangi dadanya merasakan rasa sakit melihat Haikal bersama seorang ukhti ,bahkan akhi sudah pernah memiliki hubungan dengan ukhti yg pastinya gadis itu sudah cukup lama berada di hati Haikal,hati Rai merasa diremas dan dihancurkan walaupun terlihat Haikal yg menolak namun kejadian ini tetap membuat Rai merasa sakit sangat sakit , apa sekarang ia masih bisa mempercayai Haikal???

__ADS_1


Dengan segera Rai meraih tempat makan yg berada tak jauh dari posisinya lalu segera keluar


ia menetralkan perasaan nya yg sudah terasa teraduk aduk namun Rai menabrak seorang polisi dibelakangnya


"awww .....aduh maaf pak...maaf....." ucap Rai


"ahh tak apa ,kamu sedang apa???"


"ini pak mau ambil ini ketinggalan..."ucap Rai yg langsung permisi


ternyata kejadian itu membuat Haikal dan Winda melirik ke arah suara gaduh


"Rai.....??"gumam Haikal...."Rai....!!!!" pekiknya namun Rai tidak mendengarkan lalu berlari keluar


"jangan jangan Rai melihat gue sama Winda lagi dan dia salah paham...." gumam Haikal


Rai kembali ke mobil lalu pulang


"kamu kenapa sayang???"tanya Salsa


"hemm ga apa-apa Tante....kita pulang saja yu..."ajak Rai memaksakan senyumnya


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


"khumai besok kita harus sudah pulang ke ponpes...." ucap Azam


"loh...ko mendadak by..."tanya priscil


"iya kenapa kita tidak menjemput dan menyambut Haikal" ucap kakang


..


"iya Yanda kita pulang saja besok...ana ingin segera pulang. tidak perlu menjemput kan sudah ada om Gio dan tante Salsa," ucap Rai tiba tiba bersemangat untuk pulang, kakang dan Priscil saling melirik menggidikan bahu merasa kebingungan dengan sikap anaknya yg berubah...lalu ia pun masuk ke kamar nya ,menjatuhkan tubuhnya ke ranjang pikiran nya memutar kejadian tadi"apa bisa dibandingkan dengan gadis barusan ,mana mungkin???" pertanyaan nya siapa gadis itu ???apa dia kekasih Haikal???, mengingat itu hanya akan membuat Rai semakin sakit,ia memutuskan untuk pulang dan tidak ingin menemui Haikal lagi,hari hari berlalu Rai selalu mengecek ponselnya tapi tak ada notifikasi pesan ataupun panggilan dari Haikal,tidak dipungkiri dimulut tak ingin bertemu namun dihati merindu....


"fix setelah kehadiran ukhti itu , mungkin akhi akan lupa pada ana..." Rai menghempaskan ponselnya ke ranjang dan menghentakkan kakinya berjalan keluar tanpa ia sadari bahwa kakang melihatnya dari balik pintu yg tidak tertutup


.


.


.


.


.


.


.


Haikal datang tanpa wajah berdosa ingin rasanya Rai meluapkan semua kekesalannya melebihi tamparan selamat datang ,tapi ia menyimpannya untuk nanti hingga tiba saatnya Haikal beserta keluarga datanh melamar....


flashback off


di kamar


"ana hanya ingin tau seberapa seriusnya anta pada ana ,kal... aseef...."gumamnya mulai memejamkan mata nya dan mengucap do'a tidur....

__ADS_1


__ADS_2