Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
penyergapan 1


__ADS_3

happy reading all 😁😁😁😁


bismillah.....


.


.


.


.


.


.


.


.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


" bruuummm......brummmm.....


syifa melajukan mobil kang sya namun di persimpangan karena fikirannya tak fokus ia menyerempet sebuah sepesa motor ia menoleh ternyata yg ia serempet adalah motor seorang polisi lalu lintas yg tengah bertugas


"brakkk....cittttt...."


"astaga mamp*s gue.....arrggghhhh ****... " syifa mendumel


syifa menepikan mobilnya ,lalu keluar


"malam pak....aduhh maaf pak maaf saya sedang buru buru ,apa bapak bisa tolong saya pak ???"


polisi yg tadinya hendak marah malah jadi mengernyitkan dahi


syifa membuka pintu jok belakang dan menunjukan ka Rumi


"dia korban kekerasan pak teman teman saya menyelamatkan nya dari arena balapan liar , sekarang saya juga ga tau nasib mereka gimana pak mereka lagi dikeroyokin ,mereka juga punya senjata tajam pak..."


"ya sudah kita bawa dulu wanita ini ke RS ..."


"iya makasih pak ..."


polisi itu ikut bersama syifa ke RS


"bapak bisa telfon saja nomer ini ,beliau yg akan bertanggungjawab semuanya bilang saja pemilik mobil ini Rasya nih ini STNK mobil ini sebagai jaminannya...." syifa memberikan STNK mobil di dalam dashboard setelah sebelumnya uzi memberitahunya kalau terjadi hal seperti ini


setelah sampai si RS mereka membawa Rumi ke ruang UGD,polisi itu menelfon nomer Azam yg diberitahukan syifa


di arena balap


.


.


"sikkaaattt....."

__ADS_1


"bugh......" seseorang memukul tengkuk Satria hingga tersungkur... Rasya membangunkan satria


"anta tak apa sat???"....."tak apa sya gue cuman kaget doang belum ready gue..."


lalu ivan hendak menendang Ziyan namun Ziyan mengelak kang sya membuka helmnya dan mendaratkan siku nya di tengkuk ivan .....


semua mengeroyok kelima teman ini sedangkan si bos hanya duduk santai memperhatikan


penonton yg tak tau apa-apa dan tidak ada sangkut pautnya hanya menyisi sebagai penonton mereka ada yg menatap ngeri ada yg menyoraki, para berandal itu mengambil senjata mereka ada yg membawa gear motor,rantai,tongkat kasti dan balok kayu


bukannya Ziyan yg terluka tapi malah ivan yg kini babak belur oleh Ziyan maklum lah ziyan pun merupakan atlit taekwondo di sekolah mereka sebenarnya perkelahian tidaklah adil pasalnya mereka 1 lawan 5 namun mau bagaimana lagi....dan bersenjata pula


"waduh sya..mereka membawa senjata sedangkan kita hanya tangan kosong. ucap Satria


"bismillah aja sat...lahaula...."


mereka menyerang bersamaan mereka berkelahi dengan gagahnya walaupun mereka bukan tukang tawuran , seorang membawa balok kayu hendak memukul tepat di kepala kang sya namun kang sya mengelak menggunakan lengan kanannya dan menendang tepat di dadanya ia pun terpelanting ke belakang lalu dua orang lainnya memutarkan gear motor yg sudah diasah tajam seperti suriken di film film ninja dan hendak dilayangkan ke arah wajah kakang namun kakang menghindar dan malah menangkapnya dan menariknya hingga kedua orang itu tertarik dan tersungkur dengan cepat kang sya menyikut dan menendang kedua orang itu lalu datang seorang lagi membawa samurai yg ujungnya digesekan pada jalanan dengan berlari dan melayangkan samurai ke arah kepala bergantian ke tangan namun kang sya mengelak namun karena orang orang yg tersungkur bangun dan menendang kang sya sehingga sabetan samurai yg terakhir mengenai lengan kirinya menimbulkan luka sayatan tak panjang sekitar 7cm


" asshhhh..." kang sya segera terfokus kembali dan menyerang mereka tanpa ampun walaupun satu dua pukulan mengenai rahang dan sudut bibirnya namun


uzi dan kang sya berhasil menumbangkan lawan pertama mereka namun mereka semakin bertambah jumlahnya ditambah si bos kini sudah berdiri dan ikut ke dalam perkelahian mereka karena dia merasa anak buahnya mulai kelabakan menghadapi kang sya cs


ia meraih kerah jaket satria yg tersungkur wajahnya lumayan berantakan dan banyak luka lebam dan d*rah lalu menodongkan pistolnya di kepala Satria


" sudah cukup main mainnya ,kalian boleh juga .... sebenarnya kalian bisa saja jadi anak buah ku dan mungkin kalian akan mendapatkan tempat yg istimewa karena keahlian kalian..." ucapnya dengan senyum devil


"van gue ga nyangka loe kalah sama bocah tengik macam mereka ..." ucapan sindiran itu ia tujukan untuk ivan yg sudah terlentang babak belur dan meringis kesakitan


"lepasin temen gue...." tatapan kang sya tak kalah tajamnya dengan nafas yg lumayan ngos-ngosan ia mengusap kasar sudut bibirnya yg mengeluarkan dar*h namun tak memperdulikan darah di lengannya yg terus meneteskan darah ke jalanan


"jo...bawa mereka ke mansion...." ucap si bos pada anak buahnya dan akhirnya kang sya ,uzi,dan Ziyan dibawa paksa ke dalam mobil dan bersama rombongan bos gengster itu


"jangan lupa bawa ketiga gadis itu juga ..."pekiknya


lalu beberapa orang anak buahnya menggiring tiga orang gadis yg berjalan gontai sambil menangis merengek minta pulang....


"zi siapa mereka ???" bisik kang sya saat sudah di mobil


"gadis yg mau dijual kang...."


"astagfirullah...."


sesampainya di mansion kang sya ,uzi ziyan dan satria di tendang sampai tersungkur ke sebuah ruangan dan diikat tangannya beberapa kali tubuh mereka di tendang dan di pukul


" mau kita apakan cecunguk cecunguk itu bos...." tanya Jo


"gue tertarik sama si nomer lima ...namun ketiganya juga lumayan,,,mereka bisa kita jadikan anak buah baru namun bila mereka tak mau bunuh saja mereka dan buang saja mayatnya ke sungai..." ucap enteng si bos


"besok saja urus mereka sekarang hitunglah berapa keuntungan malam ini dan urus pengiriman paket sabu ke Batam...." tambahnya lagi pada Jo


tanpa mereka tau di luar Azam bersama yg lain sedang memantau dan mengatur rencana penyergapan....


" zam ,,,saya sudah mendapat laporan dari anak buah mereka sudah berada di posisi masing-masing , termasuk penembak jitu memang lokasi mansion ini berada dekat perbukitan dan kebun luas tak ada satupun rumah tetangga disini jarak dengan rumah lainnya sangatlah jauh


para penembak jitu sudah bersiaga di sekitar rumah dan perbukitan beberapa polisi intel pun dengan seragam dam persenjataan lengkapnya sudah mengitari mansion ini


Azam beserta bang ustadz dan vito keluar ,dengan tatapan tajam nya Azam masuk dengan pelan dan menyerang penjaga depan tanpa keributan dia membekap dan memelintir lehernya hingga tergolek tak sadarkan diri termasuk bang ustadz dan uzi , Bripka Yahya dan anak buahnya menggerebek dan menodongkan pistolnya pada sekumpulan berandal yang sedang berjaga disamping rumah yg sedang bermain judi.."taruh tangan kalian tepat dikepala dan berjalan jongkok ke sana ...." ucapnya dengan todongan senjata di kepala mereka mereka pun tersentak kaget dan menurut setelah para anak buah berandal itu hampir setengahnya dikumpulkan di depan halaman Bripka Yahya memborgol tangan mereka dan masuk ke dalam rumah bersama azam dan yg lain

__ADS_1


"braaakkk......"


semua yg sedang di dalam tergelonjak kaget dan memasang kuda kuda mereka dan tak lupa mengambil senjata masing masing


"zam., mereka bersenjata hati hati....anta dan yg lain diijinkan menembak...." ucap Bripka Yahya


Azam dan yg lain mengangguk


mereka menyerang Azam dan kawan-kawan namun bukan Azam namanya kalau tak bisa mengalahkan mereka walaupun bersenjata , kegaduhan di lantai satu membuat si empunya rumah menyadari kalau mansion nya ini sudah di serang ia dengan segera


bangkit mengambil senjata kesayangannya dan keluar ruangan , Azam melihat si bos gengster itu dan mengejarnya langkah Azam tak mudah selain ia dihadang anak buah berandalan ia pun dihujani dengan beberapa tembakan peluru yh tentunya mengarah padanya....


"dorrr...


"doorrrr.....


"dorrrrr......


Azam menghindar dan sesekali bersembunyi di balik tembok dam benda di sekitarnya si bos yg dilindungi Jo tangan kanannya mengarah ke jendela rumah namun Azam mengarahkan ujung pistolnya ke arah mereka ia menyipitkan matanya dan


"dorrrr....."


tepat sasaran timah panas bersarang di betis kanan Jo


"arrrrgghhhh.....damn...." langkah Jo terhenti lalu


"doorrrr....."


Azam mengincar sebelah kirinya setelah dirasa jo tak bisa berjalan ia mendekati Jo dan memberikan bogeman mentah dan menginjaknya hingga Jo tak sadarkan diri


" heuh..." dengusan Azam dengan senyum smirknya


"ana pikir anta sudah ahli..."tambahnya pergi meninggalkan Jo dan mengejar bos gengster itu


dengan sigap Bripka yahya memborgol tangan Jo ,


ternyata si bos itu sudah melompat keluar jendela kini ia dibantu beberapa anak buahnya Azam melompat keluar jendela


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2