Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
kejutan


__ADS_3

happy reading all.


.


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


.


" oey.....cepet nanti yg punya kamar keburu pulang ...." Vani terlihat celingukan panik ,gitu tuh kalo orang orang yg punya dosa tuh bawaannya panikan


" iya sebentar Van...tugas anti cukup lihat saja apakah ada tanda tanda para makhluk penghuni kamar sudah datang atau belum..." ucap tersendat uzi yg sedang kesusahan memasang sesuatu di depan pintu kamar kang sya agak tersembunyi .....


" sudah ,zi..." Haikal mendongak namun tangannya tetap memegang bangku yg dinaiki uzi


" hoshh....!!! Alhamdulillah...selesai..." uzi mengusap peluhnya lalu turun dari bangku


Rai yg sedang merapikan beberapa kotak hadiah kecil dari mereka dan beberapa teman kakang di atas meja belajar kakang kini sudah keluar dari pintu kamar kakang


" beres...tinggal kita tunggu saja mereka pulang...."


mereka bergegas turun dari lantai atas begitu mendengar mobil kakang terdengar sudah sampai gerbang mereka sembunyi di dapur


ceklek


"assalamualaikum...."


" waalaikumsalam..." gumam mereka tanpa mengeluarkan suara


" loh ko masih sepi aja sih ,by...." Syifa mengedarkan pandangannya ke sekeliling seluruh penjuru rumah


" iya seperti nya sudah pada tidur..." jawab kakang


" iya sih ini juga sudah jam 9 malam lewat..." Syifa melihat jam tangannya


" heem..." kakang yg sedari tadi menggenggam pergelangan tangan Syifa membawanya menuju kamar mereka


karena rasa kantuk mereka ,mereka pun memutuskan untuk langsung istirahat saja


tanpa mereka tau keempat orang hamba Allah mengikuti mereka mengendap endap


Haikal , uzi, Rai dan Vani terpaksa melepas sandal mereka agar tidak mengeluarkan suara dan berjalan berjinjit ,sudah seperti maling saja mereka


Rai menempelkan telinganya di pintu termasuk uzi, Haikal dan Vani yg penasaran dengan apa yg terjadi di dalam dan memastikan aksi mereka dilakukan di waktu yg tepat


Syifa dan kakang bergantian bersih bersih ,lama mereka menguping


" aduh Rai....ana kesemutan nih... mereka lagi ngapain sih perasaan mandi ko lama banget..." bisik Vani


" sutttt ,mungkin aja kan mereka mandi bareng jadinya lama..." lantas ketiga orang ini mendongak melirik Haikal sambil mengangkat alis sebelah...

__ADS_1


" anta jangan piktor,kal..." bisik Rai


" bisa saja kan ,toh mereka juga sudah sah dan halal bebas saja...." ucap polos dan fulgar Haikal ...


" ishhh..." Rai mencubit Haikal


"awww...atit... Rai....." goda Haikal


" suuttt antum berdua berisik saja....nanti ketahuan...emang jodoh nih kalian sudah seperti Tom and Jerry...." gumam uzi kesal dengan perdebatan Rai dan Haikal ,mereka saling suka bahkan sudah hampir menyusul kakang namun selalu saja berantem.....


dari dalam kamar Syifa nampak kebingungan


" kenapa ukhti???" tanya kang sya yg sudah beres mandi dan memakai baju lengkap


" ini by.... Syifa mau tidur dimana???" Syifa garuk garuk kepalanya tak gatal


" ko bingung sih...iya disitu barengan ...." kekeh kang sya


Syifa melotot" hah...ga mau...nanti byby macem macem lagi..." ia menyilangkan tangannya di dada


pernyataan macam apa itu fa ,,,yg bener saja anti kang sya kan sudah sah menjadi suamimu , terus dimana letak macam-macam nya , sah sah saja kan....


Syifa mengetuk ngetuk kepalanya merasa bodoh ,kakang yg melihat tingkah Syifa tertawa cekikikan " tak apa sayang , insyaallah tidak akan terjadi apa apa ...ana tidak akan meminta sampai anti siap....lagipula ana sudah berjanji pada papah,mamah Risa,bunda dan Yanda.... sebelum kita lulus.... " ucap kang sya walaupun harus menahan mati matian untuk itu


siapa yg tak tergoda satu kamar , satu ranjang dengan lawan jenis apalagi sudah sah dan halal


" sudah sayang tidur saja..... byby juga sudah ngantuk... "


Syifa mengangguk merasa lega " tapi kalo meluk sama cium boleh kan..." bisiknya sensual membuat bulu roma berdiri


" hehehhee wajah anti lucu sayang... sudah lah ayo kita tidur..."ajak kang sya


mereka naik ke ranjang walaupun dengan hati yg sama sama berdebar karena memang pertama kalinya mereka tidur satu ranjang dengan lawan jenis dan orang yg mereka sayang pula...


Syifa mencoba memejamkan matanya namun terasa sulit dengan perasaan yg masih tak menentu rasanya jantungnya berdetak sangat kencang seperti orang yg overdosis minuman....atau orang dengan penyakit serius.....ia menarik selimut sampai terbenam dan menyembulkan kepalanya saja


dari luar kamar


" anta ini tidak bisakah bicara yg tidak menyangkut hal itu...." kesal Rai menjitak kepala Haikal


"awww....sakit Rai....hehhe becanda Rai...kan siapa tau..." ucap Haikal


" Rasya pake pengaman tidak ya..." tambah Haikal lagi membuat Rai semakin kesal dengan ucapan fulgar nya ,karena dirinya sungguh sungguh merasa malu sendiri...sedangkan uzi dan Vani terkekeh melihat sepasang muda mudi yg entah lah memutuskan untuk berkhitbah dan menikah namun mereka selalu saja berdebat dan berantem...


" seperti nya sudah waktunya..." ucap uzi....ia langsung mengambil korek gas....


mereka berempat bersiap siap dengan menutup telinga dan aga sedikit menjauh,


" creekkk....." api keluar dari lubang korek gas uzi mengarahkan nya pada sumbu dan mereka belingsatan mencari tempat bersembunyi


" pletak...


" pletak.....


" darrr....


"derrr........


" dorrr.......


kakang dan Syifa seketika tergelonjak kaget dan bangun dari tidurnya dan turun dari ranjang menuju pintu kamar dan membukanya


"Astagfirullah....apa itu by..." Syifa langsung menubruk dada kakang dan memeluknya


namun kakang yg tadinya ikut kaget dan kebingungan mulai berfikir dan memperkirakan kalau ini pasti ada hubungannya dengan orang orang terdekatnya,ia menarik senyuman menyungging


" mau cari m*ti mereka..." ucapnya


" siapa by???"


sebuah untaian petasan korek sedang silih meledak ledak di depan pintu kamarnya untungnya petasan tersebut sudah berhenti meledak letaknya pun aga sedikit jauh dari jangkauan pintu kamar aga sedikit keatas dan disamping


ternyata tak hanya kang sya dan Syifa saja yg bangun ,namun Azam dan Priscil' pun ikut terbangun karena suara ledakan petasan yg mengagetkan dan memekakan telinga , seketika penghuni kamar keluar....

__ADS_1


" astagfirullahaladzim......bener bener.... kerjaan siapa ini..." pekik kakang


keempat makhluk berwajah tanpa dosa tertawa cekikikan " hahahahhaha....jebakan Batman...."


"astagfirullah.. ada apa kang " pekik Priscil dan Azam dari lantai bawah dan sedang berjalan ke arah tangga


" wah gawat , bunda sama Yanda juga kena..." bisik uzi menggaruk tengkuk


Azam mencari sumber dari kebisingan di malam hari itu


" aduhh zi....ana masuk saja ke kamar ahhh..." Rai meleor hendak ke kamarnya namun


" heppp...."


" anti mau kemana ??? tanggung jawab sama sama.." uzi dan Vani menahan baju dan lengan Rai


" ada apa kang ,malam malam bikin kegaduhan...???" tanya Priscil


" ana tak tau Bunda,ana dan Syifa pun kaget...." .


Syifa dan kang sya saling pandang " by ... Syifa tau ini ulah siapa..." bisiknya


" byby pun tau sayang...." jawab kang sya


" sebaiknya antum semua keluar.....!!!" pekik kakang membuat Priscil dan Azam mengernyitkan dahi


" ana hitung sampai 3 kalau tetap tidak keluar ana bantai satu satu...." teriaknya lagi dengan menyeringai


kang sya mulai menghitung " waahidun......."


" itsnaani........"


" tsalaatsatun...."


Rai keluar dari tempat persembunyian diikuti ketiganya....."kejutan......" nyengir mereka


" nah Bun,,,tuh penjahat nya....." ucap kakang menunjuk mereka dengan dagunya


" Astagfirullah....!!!" ucap Priscil dan Azam


" sekarang Yanda tanya ,ini ide siapa???"


mereka dengan cepat saling menunjuk satu sama lain ,karena memang ini ide bersama


"kita hanya mau memberi kejutan prank bun...buat kakang sama Syifa..." ucap Rai kembali menunjukan deretan giginya


" antum semua bikin kaget saja ini sudah malam....untung saja bunda dan Yanda tidak memiliki riwayat penyakit jantung"...


Seperti biasanya Rai menggunakan jurus untuk meluluhkan hati kedua orangtuanya dengan menggelayuti lengan bunda nya


" niat kita cuman mau menjahili kakang dan Syifa bun....masa pengantin baru udah maen ngamar aja baru juga jam segini ...."


" iya bun,,,di hari bahagia ini meningan kita ngadain pesta bujang kang... yuuu...." ajak uzi dan Haikal yg juga mengajak Azam


ternyata Haikal dan uzi memang sudah menyiapkan sebuah perayaan kecil kecilan berupa makanan dan minuman juga sebuah permainan untuk mereka mainkan


Rai dan Vani pun sama mengajak Syifa dan Priscil untuk melakukan hal yg sama


"cihhh telat .....orang tuh pesta bujang dan gadis sebelum menikah,nah ini...," ucap Priscil


" itu kan kaum Nasrani bunda,kalau kita kan hanya bergadang bersama hitung hitung melepas masa lajang Syifa dan kakang...." kilah mereka


" iya bun,, lagipula umat islam itu tidak boleh mengikuti suatu kaum (Nasrani) itu sama saja bagian dari mereka....iya kan Yanda???" ucap Rai


"nah itu anti faham...." jawab Azam


" ya sudah karena Bunda sudah tidak mengantuk lagi boleh lah...sekaligus "ngasuh" gadis gadisnya bunda...." ucap Priscil


ngasuh \=menemani bermain


" tenang saja bun,makanan ,minuman,games sudah kita siapkan..."


akhirnya mereka berpisah kaum ikhwan di taman belakang dengan sebuah tenda dan api unggun sedangkan kaum akhwat di halaman depan dengan konsep yg sama.....

__ADS_1


__ADS_2