
Teruntuk Bang Sayid yang sangat Kartika sayangi.
Maafkan Kartika belum bisa menjadi istri yang baik, dan memenuhi semua keinginan Abang. Kartika tau Abang tidak pernah mecintaiku, tapi tidak mengapa karena Abang telah memberikan sesuatu yang sangat berharga yaitu Arya.
Kartika juga minta maaf selama ini sudah membohongi Abang dengan mengatakan kalau kehamilan Kartika, sebenarnya bukan sama Abang, Hesti anak dari pacar pertama Kartika yang pergi entah kemana dan tidak mau bertanggung jawab.
Satu lagi, selama di Arab Kartika juga menghianati Abang. waktu itu pernah cerita kalau anak majikan menggoda Kartika, dan respon Abang biasa saja.
Karena Abang selalu menita banyak uang, akhirnya Kartika rela menjadi istri simpanan dari Wan Abrada anak majikan. Dia memberikan apa saja yang Kartika mau, sehingga bisa memenuhi semua permintaan Abang.
Meskipun raga Kartika telah dijual, tapi hati ini hanya milik Abang seorang. Jadi Kartika mohon ampunan Abang.
Pasti saat melihat isi dompet Kartika, Abang akan kesal karena tidak seberapa. Sengaja Kartika depositokan uang tabungan yang berjumlah lima ratus juta untuk Arya, Hesti dan Ambu.
Bukan karena Kartika tidak percaya dengan Abang, tapi ini semua demi masa depan anak kita, dan biar Ambu yang mengelola uang itu.
Kartika memberikan sesuatu yang lebih berharga dari uang, yaitu Arya dan Hesti. Meskipun Hesti bukan darah daging Abang, tapi tolong sayangi dan jaga dia seperti anakmu sendiri, karena yang Hesti tau Abanglah ayahnya.
Tolong maafkan segala keslahan Kartika, hiduplah bahagia bersama buah hati kita.
yang menyayangimu Kartika😘
__ADS_1
"Sialan, dasar perempuan ******! selama ini aku di bodohinya."
Dengan kesal Bang Sayid meremas surat dari Kartika.
"Enak saja dia cuman ninggalin duit dia juta, untung saja mati, kalau masih hidup! awas aja."
"Kring!"
"Kring!"
Bang Sayid menerima panggilan dari Sandra dengan malas, karena hatinya masih sakit karena sudah dibodohi Kartika.
"Hai sayang, lagi apa? Ko mukanya masam gitu?"
"Kesal kenapa?"
"Banyak masalah di kantor, sepertinya perusahaan di ujung tanduk. Tapi yang paling bikin Abang kesal jauh dari Sandra, kapan pulang?"
"Abang bisa aja, bikin Sandra pengen cepat pulang."
"Pokonya kalau Sandra pulang kita langsung nikah."
__ADS_1
"Pastinya, semua sudah Sandra siapkan, Abang sama keluarga tinggal datang saja. Setelah kita jadi suami istri, Abang tidak perlu khawatir masalah perusahaan. Nanti Sandra bantu."
Tidak masalah kehilangan sampah seperti Kartika yang hanya menghasilkan recehan, sekarang aku dapat ikan paus yang lebih menjanjikan hahaha
Bang Sayid tersenyum lebar.
"Terimakasih sayang, kamu memang yang terbaik, aku sangat bahagia bisa mengenalmu, aku janji tidak akan pernah menghianati cinta kita."
(untuk sekarang)
"Iya sayang, aku percaya kamu tidak akan pernah menghianatiku, begitupun sebaliknya, cintaku hanya untukmu muach."
Bibir mungil merona Sandra di tempelkan di hand phonenya.
Sebenarnya Bang Sayid merasa geli dengan tingkah Sandra yang seolah tidak tau diri. Meskipun tampilan luar sangat menggoda dan seksi, tapi Bang Sayid sudah mengetahui dalaman Sandra yang keriput dan longgar, sehingga tidak membuat dirinya puas dengan permainan ranjang Sandra. Tapi semua itu dia kesampingkan karena yang Bang Sayid incar hanya harta.
"Sudah malam Sayang, ayo istirahat dulu, kebetulan besok Abang juga ada janji ketemu klien, semoga aja ada jalan keluar untuk perusahaan."
"Ya sudah, Sandra juga mau siapkan persentasi buat besok, selamat malam honey muach"
"Selamat malam."
__ADS_1
Bang Sayid langsung mematikan panggilan.
"Lihat saja, setelah aku kuras habis hartanya akan aku buang wanita tua bangka itu. Cukup setahun saja paling lama aku bersama nenek keriput itu, tidak sanggup rasanya kalau harus terlalu lama, yang ada bisa ikut keriput. Tampilan aja keren banyak dempulnya, dalamnya kisut."