BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI

BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBT72


__ADS_3

Bang Sayid bahagia, karena duri yang selama ini menancap yang membuat dirinya akhir-akhir ini tidak bisa hidup tenang telah terpental jauh ke dasar sungai. Setelah memenuhi panggilan polisi, Bang Sayid bisa terbebas dari segala tuduhan, karena dia pintar bersilat lidah membela diri mengatakan kalau itu murni kecelakaan, dia tidak tau kalau mobil Agya putih pecah ban, sementara dirinya sedang dalam kecepatan tinggi menuju rumah sakit untuk menemui istrinya yang ada di rumah sakit, dan setelah di cek memang alasan Bang Sayid masuk akal. Akhirnya dia bisa lolos dari jerat kejahatanya.


Sementara mobil Putri berhasil diepakusi saat itu juga, tapi Sayang, di dalam mobil tidak ditemukan satu orang pun.


Dan setelah satu minggu dilakukan pencarian tapi tidak membuahkan hasil, akhirnya polisi menghentikan pencarian dan menyatakan Putri telah meninggal dalam kecelakaan itu.


Yang bahagia mendengar keputusan dari kepolisian hanya Bang Sayid, semntara saudara jauh dari Sandra yang jumlahnya sangat sedikit, merasa terpukul atas kehilangan Putri. Sejak Saat itu kerabat jauhlah yang menjaga Sandra sampai akhirnya meninggal tidak lama setelah kecelakaan yang menimpa anaknya.


*********


"Putri! ayo sini kita sarapan dulu,"


Suasana pagi yang biasanya sunyi senyap, sekarang terasa hidup, Sri selalu sarapan dengan menu yang sudah disiapkan juru masak khusus para pegawainya di boutique tempat dia kerja, tapi setelah kehadiran Putri, Sri membuat sarapan sendiri.


Tanpa menunggu panggilan kedua Putri berlari dari arah tangga lantai dua.


"Masak apa Mbak, wangi banget."


"Ini sarapannya orang Melayu, nasi lemak komplit ada sambal, sayuran, telur, tempe, tahu dan ikan bilis, ayo coba sini, mudah-mudahan kamu suka."


"Dari aromanya sedep bener, komplit banget menunya Mbak, dari jam berapa masak? ko Putri gak diajak."


"Udah kamu istirahat aja, itu muka pucet terus kaya mayat hidup hihi, becanda. Ayo sini cepetan makan, Mbak juga udah laper banget, dari subuh masak menu pavorit Mbak selama di negri jiran sana."

__ADS_1


"Wow, Mbak pernah kesana? kapan? ketemu Upin Ipin dong he."


"Pernah, lain kali Mbak ceritain, mending sekarang kita makan dulu, keburu dingin gak enak nanti."


Keduanya menikmati nasi lemak komplit ala Sri, terlihat Putri sangat lahap, sampai-sampai Sri mengalah ketika jatahnya diambil juga.


"Mbak pergi ke boutique dulu, masih ada project yang harus diselesaikan, mana customernya anak pejabat, jutek, sombong, kalau enggak karena tertantang dengan permintaanya, Mbak malas menghadapi orang seperti itu, Putri mau ikut apa nggak?"


"Di rumah aja Mbak, badan Putri masih lemes pengenya tiduran terus."


"Mau diperiksain?"


"Enggak, istirahat yang cukup pasti ntar juga seger lagi."


"Iya," mengacungkan jempol.


"Ya sudah, kalau perlu apa-apa jangan sungkan hubungi Mbak, di belakang rumah ini banyak tempat yang seru, ada taman, tempat bermain, perkebunan sayur dan buah, cowo ganteng juga banyak he."


"Ah Mbak bisa aja, Putri gak tertarik cowo ganteng, nanti takut kaya ibu, percuma punya suami ganteng tapi gak guna."


Mimik mukanya berubah sedih tapi penuh dendam.


"Tidak semua yang ganteng itu jahat, mungkin kebetulan ibumu menemukan yang seprti itu (termasuk aku ), mudah-mudahan Putri menemukan yang terganteng, terbaik dan terkaya hee."

__ADS_1


Hanya di balas senyum getir.


***********


Sesampainya di boutique, Sri segera memanggil Wanda.


"Bagaimana respon si anak pejabat itu Wan?"


"Ekspresinya nyebelin Bos, boro-boro bilang terimakasih, senyum aja enggak, cuman bilang " udah ditransfer sama bosmu" abis tu ngeloyor aja pergi dengan wajah sombongnya.


"Wanda merasakan ada yang aneh tapi Bos!"


"Aneh kenapa?"


"Aneh aja, kenapa calon suaminya yang seganteng oppa Korea bisa mau menikahi buntelan kentut kaya gitu, udah badan bulet kaya lemper, pipi kaya bakpau, idung mekar, susunya segede kelapa, hanya menag putih aja, cantikan Bos ke mana-mana, kalau sama Bos serasi dia, apa mungkin karena duitnya ya?"


"Hush! malah gosipin orang segala, udah sana panggil semua karyawan, kita hari ini pulang cepat, saya mau ajak kalian sema makan malam di restoran X."


"Wow, asikkk sekalian karokean ya Bos!"


"Iya, siap."


"Asekk!"

__ADS_1


Widia berlari menuju lantai bawah dan setengah berteriak dia memberitahukan ke semua karyawan ajakan Bosnya.


__ADS_2