Beauty Girl

Beauty Girl
Hari Kartini


__ADS_3

Acara Kartinian akan dilaksanakan di kantor milik Reyan, ada beberapa lomba yang akan dilaksanakan. Karyawan kantor sangat bersemangat mengikutinya, apalagi untuk karyawan wanita. Acara itu dilaksanakan, untuk menumbuhkan semangat kepada setiap perempuan yang ada untuk terus mengejar mimpi.


Tentang apapun yang terjadi, seberapun banyak kekurangan kamu. Tetaplah bermimpi, wujudkan impianmu. Setiap wanita memang memiliki kekurangan, bagaimanapun sempurnanya ia dilihat oleh orang lain. Teruslah menginspirasi dengan caramu sendiri, jangan pedulikan siapapun yang menjatuhkan dirimu.


Tema yang diangkat untuk perlombaan adalah " Tetaplah bermimpi dan menginspirasi". Karena dibalik hidup seseorang, pasti ada sesuatu yang menginspirasi dari dirinya.



Setelah semua acara selesai, maka ada acara tambahan. Dimana setiap perempuan disana, bisa menceritakan kisah hidupnya yang dapat menginspirasi perempuan lainnya.

__ADS_1


Semua karyawan perempuan dikantor itu berhadir disatu ruangan yang sangat luas untuk mendengarkan inspirasi dari perempuan-perempuan yang ada dikantor itu. Resa naik panggung dan memberikan sambutan untuk acara terakhir ini.


" Assalamualaikum WR. WB, selamat sore semuanya,perkenalkan nama saya Resa Ayudia Fantasi. Disini saya akan membuka acara terakhir dihari Kartini ini, yaitu kita para perempuan akan berbagi cerita yang bisa menginspirasi orang lain. Bagaimana kita harus terus bermimpi dan berusaha untuk meraih itu. Baiklah sekian sambutan dari saya, Assalamualaikum WR. WB."


Dimulai dari sekretaris Reyan sendiri, akan menceritakan kisah hidupnya yang mungkin bisa menginspirasi orang lain.


" Saya Dena, HRM ( Human Resource Manager) di kantor ini. Dulu banyak orang yang mengejek tubuh saya yang over weight, apalagi ditambah wajah saya penuh jerawat. Memang menurut mereka, itu hanya sebuah candaan untuk ditertawakan. Namun, berbeda dengan apa yang saya rasakan. Rasa minder untuk bersosialisasi, dan merasa diri saya menjadi orang paling jelek. Entah kenapa, kekurangan-kekurangan itu dapat membuat saya melupakan kelebihan yang telah Allah berikan. Saya sebenarnya memang hidup dalam keluarga yang berkecukupan. Teman-teman dan tetangga sering menanyakan satu hal pada saya. Kamu tuh hidup berkecukupan, masa biaya buat rawat tubuh aja gak bisa sih? atau, makanya olahraga atau diet biar gak gendut, jelek tahu. Bukan tidak ingin berusaha untuk memiliki tubuh yang ideal, tapi berat badan saya memang sulit berkurang. Saya sudah ikut olahraga dan diet. Dan karena terlalu terobsesi memiliki badan langsing, sehingga melupakan kesehatan saya sendiri. Dari sana saya tahu, bahwa saya mengidap penyakit yang mana dokter melarang untuk diet seperti sebelumnya, karena akan menyakiti diri sendiri. Sejak saat itu, saya berusaha mencintai diri sendiri dan menerima kekurangan. Saya membuktikan, walaupun dengan tubuh yang gendut, tapi saya bisa sukses dan mewujudkan mimpi. Dan yang terpenting, sekarang saya tetap sehat. Sekian, terima kasih."


" Saya Nia, Manager Sales and Marketing. Dulu saya memilikinya wajah yang dinilai orang lain, tidak masuk standar kecantikan pada umumnya. Putih, bersih dan juga mulus. Saat sekolah SD dan SMP, guru-guru bahkan menganggap saya murid yang tidak berprestasi. Mereka meragukan kemampuan yang saya miliki. Padahal, semua itu terjadi karena saya merasa kurang kasih sayang. Mungkin bagi beberapa orang, meskipun mereka hidup dalam keluarga broken home, tapi tetap mendapatkan kasih sayang dari ibu dan ayahnya. Sedangkan saya, setelah mama dan ayah bercerai. Mereka menitipkan saya kepada nenek. Hal itu mungkin berdampak pada diri saya yang kurang kasih sayang. Sering di bully dan hidup dalam keluarga broken home, ternyata lambat laun membuat diri saya kuat. Saat kelas 3 SMP, perlahan-lahan nilai saya meningkat, bahkan dibilang hampir selalu mendapat nilai yang sempurna. Tentu hal itu membuat keluarga bangga, terutama nenek yang sudah membesarkan saya dari kelas 3 SD. Namun, orang tua saya sendiri tidak mengetahui hal itu, karena mereka menghilang setelah menyerahkan saya kepada nenek. Kuliah semester 7, saya kehilangan nenek yang telah merawat selama ini. Tapi, dari sana saya tahu tentang kebenaran bahwa, mama dulu sakit keras dan ayah saya dipaksa untuk menikah dengan orang lain untuk membiayai pengobatan mama. Keluarga kami mengira ayah dan mama bercerai dan menitipkan saya kepada nenek, tapi ternyata mereka menyembunyikan kenyataan sebenarnya. Mereka menitipkan saya kepada nenek agar tidak merasakan mempunyai ibu tiri. Untungnya, sekarang mama sudah sembuh dari penyakitnya dan ayah sudah bercerai dengan wanita yang memaksanya menikah dengan dirinya. Saat itu, saya percaya bahwa takdir selalu saja yang terbaik. Sekian, terimakasih."

__ADS_1


Dan mereka satu persatu naik panggung untuk menceritakan kisah hidupnya yang bisa menginspirasi orang lain. Setiap dari mereka mempunyai cerita dan rintangan yang berbeda untuk mencapai impiannya.


Siapapun kamu, kamu berhak untuk bisa mewujudkan mimpimu. Jangan berhenti untuk terus bermimpi dan meraihnya. Kejarlah selagi bisa. Nikmati setiap proses yang telah Tuhan rencanakan untuk dirimu. Karena sejatinya sukses bukan milik orang yang pintar/ kaya/ rupawan, tapi sukses adalah milik semua orang. Apapun cita-cita mu, kejar dan gapai, hadapi setiap rintangan yang ada. Karena semua itu akan menjadi kenangan yang indah, ketika kamu sudah menggapainya.


Jangan buat dirimu sendiri tidak percaya diri dengan kemampuan yang kamu miliki, hanya karena kekurangan yang orang lain bicarakan. Sekalipun, usaha dan perjuanganmu tidak sesuai rencana dan gagal, setidaknya, kamu gagal ketika sudah berusaha, bukan karena kamu tidak ingin mencoba meraih mimpimu.


Menurut kamu apa kekuranganmu saat ini? itu bukan alasan kita untuk menyerah teman, tetap berusaha! habis gelap terbitlah terang...


__ADS_1


__ADS_2