Beauty Girl

Beauty Girl
Dikejar ODGJ


__ADS_3

Arabel mengajak Titan dan Arya mengikuti organisasinya. Organisasi ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada para warga kota, maupun desa agar tidak buang sampah sembarangan. Mereka juga akan membantu membersihkan sampah, yang sengaja dibuang oleh para penduduk sekitar. Memang perlu kesadaran semua orang untuk tidak buang sampah sembarangan, supaya terciptanya lingkungan yang bersih dan juga sehat.


Arabel memang manja, dan dia juga berasal dari keluarga berada. Namun, dia tidak pernah jijik untuk turun langsung membersihkan sampah yang berserakan.


" Kamu gak jijik, dek?" tanya Arya, Arabel menggeleng.


" Lagian akukan anggota organisasi ini, jadi aku gak boleh jijik." Jawab Arabel, kedua sahabatnya mengangguk.


Arabel sangat semangat untuk membersihkan lingkungan sekitar, setelah mereka melakukan penyuluhan kepada warga sekitar. Mungkin ada beberapa orang yang tetap acuh terhadap lingkungan sekitarnya, tapi tidak salahnya kita memberikan edukasi kepada para warga bahayanya buang sampah sembarangan.



Sifat Arabel inilah yang selalu Titan dan Arya diam-diam kagumi, dibalik sifat manjanya, dia juga gadis yang berpikiran dewasa. Mereka berdua memandangi gadis yang sedang asik memungut sampah dan membuatnya didalam karung. Selain cantik dan juga sangat cerdas, Arabel juga memiliki sifat yang peduli dengan sekitarnya. Mungkin orang-orang akan menilainya sebagai gadis manja yang sombong, tapi jika sudah mengenal gadis itu maka orang lain akan tahu siapa Arabel.

__ADS_1


Ketika hari sudah menjelang sore, Arabel dan kedua sahabatnya siap-siap pulang kerumah. Arabel dan Arya sedang menunggu Titan mengambil mobil, mereka berdua berdiri dipinggir trotoar.


Tiba-tiba ada seorang ODGJ laki-laki mengejar Arabel, gadis itu langsung berlari sambil berteriak. Arabel memiliki trauma dengan ODGJ sejak kecil, bukannya dia tidak ingin memanusiakan manusia. Tapi apa boleh buat? ketakutannya sejak kecil, membuatnya setakut itu.


Arya segera mengangkat tubuh Arabel dan berlari, dibelakang mereka masih ada ODGJ mengejar dengan cepat.


" Sayang, sayang, jangan tinggalin aku lagi!!" teriak si ODGJ itu sambil mempercepat larinya. Arabel menangis di gendongan Arya, dia sangat ketakutan saat ini. Apalagi sejak tadi, Titan belum juga terlihat menjemput mereka berdua.


Arya melihat sekelilingnya, ada sebuah sepeda dan dibelakangnya gerobak sampah. Mau tidak mau, dia meletakkan Arabel di gerobak itu, dan Arya yang akan membonceng sepeda itu.


Hingga beberapa saat kemudian, sudah tidak terlihat lagi ODGJ yang tadi mengejar mereka berdua.


" Dek, kamu gak kenapa-napa kan?" tanya Arya memastikan.

__ADS_1


" Iya."


" Titan kemana sih? lama banget ngambil mobilnya, sampai kita dikejar ODGJ."


Tidak lama kemudian, ada suara klakson mobil dari belakang. Arya melihat kearah belakang sekilas, disana sudah ada Titan yang sedang mengendarai mobil mewahnya.



Arya menghentikan sepeda itu, disamping Titan juga ada pemilik sepeda yang Arya dan Arabel gunakan tadi.


" Maaf ya, pak. Tadi saya panik, jangan langsung pakai sepeda dan gerobak bapak." Kata Arya, pemilik sepeda mengangguk. Titan membantu Arabel turun dari gerobak itu, wajah gadis itu kelihatan masih sangat ketakutan.


" Titan, kamu kemana aja sih? kami sampai dikejar ODGJ, gara-gara nunggu kamu doang."

__ADS_1


" Maaf-maaf, tadi perut aku sakit. Jadi BAB dulu di toilet umum." Jawab Titan, jujur dia merasa bersalah dengan kedua sahabatnya itu. Apalagi melihat wajah Arabel, terlihat jelas dia sedang ketakutan.


ODGJ\= Orang dengan gangguan jiwa


__ADS_2