Beauty Girl

Beauty Girl
Obrolan antar mantan


__ADS_3

Arya keluar dari kamarnya dan menuju meja makan, disana ada Helen dan juga Mommy Titan. Mereka berdua sedang makan cokelat cookies dan beberapa kue kering.


" Mommy kok gak ngajak Arya sih nyemil?" Kata Arya sambil menarik kursi disamping Helen.


" Kata Titan, kamu lagi jaga makan." Jawab Mommy Titan lembut.


" Dia gak mungkin betah jaga makan, orang kerjaannya ngemil terus, mom." Sahut Helen sambil terus memakan cookies dihadapannya, Arya tersenyum jahil kepadanya.


" Cieeeeeeeee, mantan masih ingat aja sih." Jawab Arya, Helen menatap laki-laki disebelahnya dengan jengah.


" Mantan? dulu itu, aku khilaf nerima kamu jadi pacar aku." Jawab Helen, Mommy Titan hanya menggelengkan kepalanya melihat dua orang anak muda dihadapannya ini.


" Ya elah ngeles aja sih, mana ada khilaf tapi pacaran 2 tahun." Jawaban Arya tersebut lantas membuat Helen menatapnya tajam.


" Aku curiga deh, dulu itu aku nerima kamu karena kena pelet."


" Maksud kamu?" tanya Arya bingung dengan kata-kata Helen.

__ADS_1


" Iya, malam sebelum kamu nembak aku. Pasti Aryan Hendrawan Wiguna sudah jampi-jampi gadis cantik bernama Helenia Putri Hendrayan." Jawab Helen narsis, sambil mengibaskan rambut panjangnya yang lantas tidak sengaja mengenai wajah Arya.


" Cih, mana ada. Tanpa aku peletpun, kamu tergila-gila dengan laki-laki tampan ini." Jawab Arya tidak kalah narsis dengan Helen.


" Perlu kaca?" sahut Helen lagi.


" Sudah, sudah,kalian kok berantem terus sih? setahu mommy ya, kalau sering berantem itu biasanya jodoh." Kali ini mommy Titan angkat bicara. Mereka memang sering melihat Arya dan Helen berdebat, namun kadang mereka berdua juga sangat kompak.


" Gak mau." Jawab Helen dan Arya secara bersamaan sambil memalingkan wajahnya, Mommy Titan hanya tersenyum melihat keduanya.


Mommy Titan meninggalkan meja makan, karena Daddy Titan yang baru saja pulang bekerja. Kini tinggal dua mantan pasangan kekasih itu dimeja makan, mereka diam-diam saling melirik.


" Kamu cinta sama Kak Miu?" tanya Arya kemudian, yang lantas membuat Helen kaget.


" Memangnya kenapa? kamu cemburu?" bukannya menjawab, Helen malah melemparkan pertanyaan kepada Arya.


" Mungkin." Jawab Arya singkat, Helen tercengang dengan jawaban laki-laki disampingnya itu. Padahal tadinya, Helen hanya bercanda.

__ADS_1


" Bukannya kamu suka sama adek?" tanya Helen kepada Arya.


" Aku memang menyukai dan mengagumi adek, tapi kalau cinta.... aku sendiri belum yakin. Kamu tahu sendirikan siapa perempuan pertama yang bisa membuat laki-laki tampan ini jatuh cinta?"


" Tentu saja gadis cantik, yaitu aku." Jawab Helen, dan membuat Arya tersenyum memandang wajah cantik mantannya itu.


" Kamu belum menjawab, apa kamu mencintai Kak Miu?"tanya Arya lagi.


" Mungkin, tapi aku juga belum tahu pasti tentang perasaanku."


" Dengan siapapun kamu nanti, satu hal yang harus kamu ingat. Aku sayang sama kamu, selalu." Helen menatap kedua mata yang juga sedang menatapnya, tidak ada kebohongan disana. Kata-kata Arya terdengar begitu tulus untuk Helen, dan itu sedikit membuatnya bahagia.


" Aku juga sayang sama kamu." Jawab Helen, yang membuat senyum Arya semakin merekah.


" Friend?" tanya Arya sambil mengulurkan tangannya kepada Helen.


" Best friend." Jawab Helen, lalu menyalami tangan mantannya.

__ADS_1


Mata Helen dan Arya beradu pandang, ada kebahagiaan jelas dari keduanya. Namun sekarang sudah berbeda, mereka berdua sudah menentukan jalan masing-masing.


__ADS_2