Beauty Girl

Beauty Girl
Pulang


__ADS_3

Arabel bangun dari tidurnya, hari ini dia akan pulang kembali ke Indonesia. Setelah 3 tahun menyelesaikan kuliahnya, dia akan kembali berkumpul dengan keluarganya. Arabel menyelesaikan kuliahnya dengan waktu yang lebih cepat, selama kuliah disana dia juga mendapatkan beasiswa.


Handphone Arabel tiba-tiba berbunyi, cepat-cepat dia mengangkat telepon dari bundanya.


" Ada apa, bunda?" tanya Arabel lembut, dia sesekali menguap karena masih mengantuk.


" Hari ini adek pulangkan?" tanya Azel, Arabel mengiyakan pertanyaan bundanya.


" Nanti adek pulang dari sini, besok kira-kira jam 12 adek sampai."


" Yaudah, adek hati-hati ya."


" Iya, bunda."


Azel mematikan sambungan telepon, Arabel bangun dari tempat tidurnya dan segera mandi. Arabel harus sudah bersiap-siap ke bandara, karena sebentar lagi dia akan pulang ke Indonesia.


" Siapa, Bunda?" tanya Roni tiba-tiba, sambil memeluk tubuh Azel dari belakang.


" Adek, besok jam 12 dia sampai disini."


" Gadis kecil itu sekarang sudah remaja saja, padahal ayah merasa baru saja dia bisa berjalan. Sekarang, sudah menjadi gadis yang sangat cantik."

__ADS_1


" Bunda juga merasa demikian, anak-anak sangat cepat besarnya. Waktu berlalu terasa begitu cepat. Setiap kali bunda melihat adek, mengingat bunda dengan Mommy Sa. Wajah mereka sangat mirip ya, Yah?" Roni mengangguk, kemudian mencium kening istrinya lembut.


" Cieeeeeeeee, ayah sama bunda lagi mesra-mesraan!!" kata Helen dan Karin tiba-tiba muncul seperti jin. Azel salah tingkah ketika dicengin kedua putrinya, Roni hanya menatap kedua anaknya dengan wajah datar.


" Besok, adek pulang."


" Beneran bunda?" tanya Karin, Azel mengangguk.


" Kakak kangen banget sama adek kecil itu." Sahut Helen, Karin mengangguk mengiyakan.


Miu beberapa menit kemudian juga datang kemeja makan, dia hari ini libur kerja. Setelah kembali ke Indonesia, Miu yang menangani perusahaan Reyan yang ada disini.


" Miu, besok kamu gak usah kerja dulu. Kita semua akan menjemput Arabel di bandara." Kata Azel, Miu hanya mengangguk sebagai jawaban.


" Iya. Besok kira-kira jam 12, Arabel sudah datang." Jawab Azel, dia kemudian hanya mengangguk.


Arabel menelepon Titan, dia ingin mengatakan kalau besok dia sudah kembali ke Indonesia. Titan dan Arya saat ini sedang berolahraga bersama dan Arabel sudah tahu sejak dulu, jika kedua sahabatnya itu selalu berolahraga berdua dihari minggu.


" Ada apa, dek?" tanya Titan.


" Besok adek pulang, kalian harus jemput."

__ADS_1


" Siapa?" tanya Arya.


" Arabel, besok dia pulang."


" Beneran besok adek pulang?" tanya Titan lagi, Arabel mengiyakan.


" Iya, besok kalian berdua harus jemput."


" Iya, besok kami bakal jemput adek tapi gak janji ya. Karena besok kan hari senin."


" Yuhuuuuu, makasih Titan, makasih Arya."


" Sama-sama. Tapi gak janji ya."


" Iya."


Azel, Helen, dan juga Karin sedang sibuk didapur. Mereka menyiapkan makanan kesukaan Arabel, sudah lama mereka tidak bertemu dengan gadis itu. Sedangkan Miu dan Roni, sedang asik mengobrol diruang tamu dengan kedua sahabat Arabel.


" Jadi besok kita berangkat sama-sama?" tanya Titan.


" Iya, besok kita ke bandara sama-sama."

__ADS_1


" Sudah lama kita tidak bertemu dengan sahabat kecil itu." Sambung Arya, Titan mengangguk.


Tidak lama kemudian, Tia dan Dio datang kerumah Azel. Mereka berdua juga ingin menjemput Arabel, gadis itu sudah seperti cucu bagi mereka berdua. Tia dan Dio juga tidak pernah pilih kasih dengan cucu-cucu mereka.


__ADS_2