
Reyan langsung mengabari Resa bahwa dia,Azel, dan Miu sudah sampai. Dia mengambil ponsel didalam waist bag miliknya. Wajah Reyan langsung tersenyum bahagia, ketika melihat pesan dari istrinya itu.
Reyan: I love you, sayang. Aku sudah sampai, sekarang lagi dijalan menuju rumah.
Resa tidak membalas pesan dari Reyan, mungkin karena dia sudah tertidur. Di London sudah tengah malam, jadi sudah pasti Resa sedang tertidur. Namun ternyata Resa belum tidur, dari tadi dia menunggu kabar dari Reyan
Resa: Jangan lupa makan dan istirahat, kesehatan kamu itu paling penting.
Reyan: Iya, sayang. Makasih perhatiannya, kamu juga jangan lupa ya. Kamu tidur, inikan sudah tengah malam disana. Have a nice dream, sayang. I love you.
Resa tidak membalas, karena sudah tertidur. Dari tadi dia menahan ngantuk, karena menunggu kabar Reyan dan anak-anak. Yang terpenting, dia sudah mendapat kabar dari suaminya.
Reyan tersenyum sepanjang jalan sambil memandangi foto Resa. Dia tidak pernah bosan memandangi wajah cantik istrinya itu. Segala hal yang ada pada diri Resa dia sukai, meskipun ada kekurangan bisa dilengkapinya oleh dirinya.
Sesampainya dirumah Reyan, Roni langsung pamit. Dia tahu bahwa sahabat sekaligus bosnya itu juga anak-anaknya perlu istirahat, karena mereka baru saja melakukan perjalanan yang lumayan jauh.
" Gue pamit, Rey."
" Okay, hati-hati dijalan."
" Assalamualaikum."
" Waalaikumsallam."
Setelah Roni pergi, Reyan, Azel, dan Miu segera mandi dan shalat isya. Reyan sebenarnya merindukan Resa, dia juga sedikit khawatir kepada istrinya itu. Bagaimana tidak, selama dia disana, banyak teman-teman kuliah istrinya yang sengaja datang hanya sekedar ingin bertemu dengan Resa. Bahkan, ada beberapa yang nekad mengajak Resa pacaran hingga menikah.
__ADS_1
Ada salah satu mahasiswa teman Resa, dia sebenarnya sudah mengetahui jika istrinya itu sudah menikah. Namun dia begitu terobsesi menjadi pasangan Resa. Hingga pada hari itu, dia melamar Resa dihadapan mahasiswa lainnya. Dia berlutut dan membuka kotak berisi cincin untuk Resa, para asistennya juga membawa bunga seperti yang dititahkan oleh bosnya. Para mahasiswa yang lain terlihat shock melihat sikap nekad dari laki-laki itu.
" Resa Ayudia Fantasi, Will you marry me?" tanyanya dengan tatapan penuh harap. Resa saat itu hanya bengong, dia bingung dengan yang dilakukan oleh laki-laki yang ada dihadapannya ini.
" No, she's my mommy." Jawab Azel yang menjemput Resa kekampus, dan segera menarik tangan mommynya.
" I will wait you, Sa!" teriak laki-laki itu ketika Resa akan masuk mobil.
Itu adalah salah satu laki-laki yang nekad melamar Resa, dan tentu saja membuat Reyan sangat marah. Bagaimana mungkin laki-laki itu bisa-bisanya ingin merebut istrinya? dia tahu Resa memang sangat cantik dan cerdas, tapi masih banyak perempuan yang mengejar laki-laki itu. Tapi, dia malah terang-terangan meminta Resa menjadi istrinya.
Sejak saat itu, Reyan sering cemburu dengan Resa. Padahal, istrinya itu tidak pernah macam-macam diluar. Dia sangat setia kepada Reyan, meskipun saat itu Resa belum mencintai suaminya.
Sebenarnya, Resa bingung kenapa banyak laki-laki yang menginginkannya menjadi istri mereka. Padahal mereka tahu, kalau dirinya saat ini sudah menikah. Hal seperti ini, memang tidak pernah terbayangkan sebelumnya dibenak Resa. Dia yang dulu pernah mengagumi seseorang, bahkan pernah dipermalukan. Sekarang, banyak laki-laki yang mengejarnya. Dulu dia sering dibully tetangganya, sekarang banyak yang memujinya.
Sebenarnya, Reyan juga banyak wanita yang mengincarnya. Bagaimanapun juga, dia adalah pengusaha muda yang sangat sukses. Ditambah, wajahnya yang sangat rupawan menambah kelebihannya. Namun, ketika para wanita itu mengetahui istrinya. Mereka tidak ada yang berani mengganggu dirinya lagi. Selain Reyan memang dingin dengan orang lain yang tidak dikenalnya, para wanita itu juga menghindar karena kecantikan Resa. Bagaimana mungkin Reyan tergoda dengan mereka yang bahkan jauh dibawah istrinya? sekalipun, ada yang lebih kaya atau pintar. Tetap saja, Reyan tidak akan berpaling dari Resa.
***
Reyan dan anak-anaknya sarapan pagi, mereka bertiga terlihat sangat menikmati masakan yang dibuat oleh Resa. Hanya makanan sederhana, namun sangat enak apalagi dimakan setelah dihangatkan kembali.
" Daddy, bagaimana bisa mommy secantik itu?" tanya Resa masih penasaran dengan aura Resa.
" Dia sering berwudhu. Lagi pula, tentu saja dia cantik karena jodohnya kan daddy yang ganteng."
" Apa daddy tidak takut mommy disana sendirian?" tanya Azel lagi. Dia merasa, ketika Resa sendiri orang-orang akan mengira gadis itu masih sendiri. Tapi apabila Azel ada disampingnya, dia akan marah jika ada orang yang mendekati mommynya.
__ADS_1
" Takut kenapa?" tanya Reyan pura-pura tidak tahu.
" Mungkin, ada yang sedang ingin melamar mommy saat ini. Daddy tahukan, beberapa laki-laki terang-terangan ingin menikahi mommy. Mereka juga tidak mempermasalahkan jika mommy sudah pernah menikah."
" Mommy setia sama daddy, dan Daddy percaya itu, Zel."
" Aku juga tahu itu, tapi bukankah banyak laki-laki yang mengejarnya?"
" Kamu tahu daddy mu ini juga banyak yang mengejar."
" Aku tahu itu daddy, tapi para wanita itu minder apabila mengetahui siapa istri daddy. Sedangkan laki-laki yang mengejar mommy selama ini, tidak pernah gentar walaupun mengetahui siapa daddy."
" Kenapa kamu tidak tinggal disana untuk menjaga mommy?"
" Karena Azel merindukan tempat ini. Daddy harus sering menemui mommy, karena bagaimanapun dia mempunyai banyak penggemar laki-laki. Yang siap melamar mommy kapan dan dimana saja."
Reyan segera mengirimkan pesan untuk Resa, dia takut hari ini ada yang akan melamar istrinya.
Reyan: Assalamualaikum, sayang. Jangan nakal ya disana, kalau ada yang melamar kamu langsung tolak. Aku rindu kamu, I love you.
Resa: Waalaikumsallam, kalau aku terima gak papa kan?
Reyan: Gak boleh, kamukan udah punya suami.
Resa: Iya, tenang aja. Aku setia, kok.
__ADS_1
Reyan: I love you, sayang.
Resa tersenyum membaca pesan dari suaminya, Reyan memang lebih cemburuan ketimbang dirinya. Padahal, Resa juga tidak pernah dekat dengan laki-laki lain. Bagaimana mungkin dia menerima lamaran laki-laki lain? sedangkan sekarang, dia sudah menikah. Apalagi, pelan-pelan Resa mulai jatuh cinta dengan Reyan yang kadang cemburuan.