
Azel masuk kedalam kamar adik bontotnya itu, dilihatnya disana juga ada daddynya dan juga Miu.
" Daddy, Miu!!"
Kedua laki-laki tampan beda generasi itu menoleh kearah Azel, masih sangat terlihat kesedihan mendalam dimata Reyan. Azel tahu itu.
" Kalian lagi ngapain?" tanya Azel kepada kedua laki-laki tampan itu.
" Kami lagi memberi nama untuk dedek cantik." Jawab Miu, yang diangguki oleh Reyan.
" Oh ya? Siapa namanya?" tanya Azel.
" Arabella Ileana Putri Reypratama." Jawab Miu, Azel mengangguk sambil tersenyum.
__ADS_1
" Nama yang indah. Karena kalian tidak mendiskusikan namanya dengan aku, jadi aku yang akan memberikannya nama panggilan. Bagaimana dengan Arabel atau Abel?" tanya Azel, Reyan mengangguk setuju.
Arabel tiba-tiba menangis, Azel segera menggendong bayi itu. Mata bulatnya menatap wajah Azel, Azel merasa bahagia dan juga sedih ketika menatap wajah bayi dihadapannya ini. Bayi sekecil itu harus kehilangan ibunya, tapi Arabel bukanlah bayi yang rewel.
Reyan menatap kedua putrinya, ada kebahagiaan setiap kali menatap wajah anak-anaknya. Meskipun tidak dapat dipungkiri, jika Reyan merasa sangat kehilangan sosok istrinya.
Dua hari setelah kepergian Resa untuk selama- lamanya, Reyan sakit-sakitan. Dia tidak mau dirawat dirumah sakit, dan hanya ingin rawat jalan dirumahnya.
****
" Sayang, ada apa?" tanya Roni lembut, suaranya begitu menenangkan ditelinga Azel. Gadis itu menangis sesenggukan dipelukan suaminya. Setelah Azel mulai tenang, Roni menuntunnya untuk duduk di kursi.
" Maafkan aku, aku akhir-akhir ini kurang memperhatikan kamu dan anak-anak. Aku tidak bermaksud demikian, tapi keadaan harus membagi perhatianku kepada kalian dan juga daddy, Arabel, dan juga Miu." Jawab Azel, Roni tersenyum. Kemudian dia mencium kening istrinya lembut, dia begitu mencintai gadis itu. Gadis kedua, yang berhasil membuatnya jatuh cinta sedalam ini. Sebelumnya saat berumur belum 20 tahun, Roni pernah mempunyai pacar yang sangat dia cintai. Mereka menjalin hubungan backstreet, bahkan Reyan tidak mengetahui hal itu. Hingga keluarga Roni mengetahui anak kebanggaan mereka berpacaran dengan seorang gadis biasa, membuat mereka menolak hubungan mereka.
__ADS_1
Azel juga sudah tahu, jika sebelumnya Roni memang pernah nikah siri dengan seorang gadis. Namun tiba-tiba, istri Roni menghilang dengan sebuah surat perpisahan tulisan tangan istrinya. Sejak saat itu, Roni sangat hancur dan dia tidak percaya cinta lagi. Reyan dan Azel juga baru mengetahui hal itu, dua hari sebelum Azel dilamar Roni.
Roni akhirnya pindah ke luar negeri dan menjadi asisten Reyan, untuk mengurus perusahaan dinegara lain. Kemudian dia kembali ke Indonesia, seminggu setelah pernikahan Reyan dan Resa.
" Aku tidak pernah merasa demikian, Sayang. Kamu adalah istri, anak, kakak, dan juga ibu yang terbaik. Sekarang, kamu harus janji sama aku..."
" Janji apa?" tanya Azel sambil menengadahkan kepalanya.
" Janji kalau kamu, gak boleh lagi berpikiran seperti itu. Lagi pula, saat ini Reyan, Miu, dan Arabel memang sangat memerlukan kamu."
" Makasih ya, I love you."
" Love you more."
__ADS_1
Mereka bertatapan, mata mereka menjelaskan semuanya jika ada cinta yang sangat besar diantara dua insan ini. Azel merasa sangat beruntung, memiliki seorang suami seperti Roni.
" Terimakasih." Roni mengangguk dan tersenyum, lalu mengecup tangan Azel dengan lembut.