
Setelah mengantar Adel, Ken memutuskan untuk tidur di apartemennya. Karena waktu sudah malam dan pastinya akan susah untuk menemukan taksi. Ditambah lagi malam ini sedang hujan deras.
Ken memasuki unit apartemennya yang sudah lama tidak ia tempati. Lalu ia memasuki sebuah kamar yang tanpa seorang pun bisa masuk, kecuali dirinya sendiri. Kamar itu masih sangat rapi meskipun tidak pernah ia tempati.
Ken membuka laci nakas dan mengambil sebuah album foto. Foto itu berisi foto diriya dan keluarganya. Ken sangat merindukan kehangatan keluarga yang sudah lama tidak ia dapatkan. Bayangannya kembali ke masa lalu. Bagaimana mungkin saat itu ia ditinggal pergi selamanya oleh kedua orang tuanya dan juga adik satu-satunya dalam berdekatan.
#Flashback On
Semenjak usia Ken memasuki usia tiga belas tahun, lebih tepatnya saat ia memasuki sekolah menengah pertama. Papanya meminta asistennya yaitu Rainer agar membawa Ken pergi ke luar negeri dan mengakui Ken sebagai anaknya. Saat itu Ken sama sekali tidak tahu apa alasannya. Apalagi dia harus berpisah dengan Angel, adik kesayangannya yang menderita kanker hati.
Mama Ken hanya mengatakan kalau akan mengobatkan Angel ke luar negeri, jadi lebih baik menitipkan Ken pada istri Rainer yang kebetulan tinggal di luar negeri bersama anak perempuannya, yaitu Adel.
Meskipun Ken tinggal di luar negeri bersama istri aisten Papanya, namun hampir setiap dua atau tiga bulan sekali kedua orang tuanya selalu datang untuk menjenguknya. Hingga sampai Ken lulus kuliah, ia baru tahu alasan Papanya mengasingkan dirinya karena tidak ingin nyawanya terancam dari lawan bisnis Papanya. Tuan Magana hanya mengaku memiliki seorang putri saja yakni Angel. Karena memang sejak kelahiran Ken, Tuan Magana seolah sudah mempunyai firasat kalau anaknya nanti akan menjadi bahan rebutan lawan bisnisnya. Tuan Magana memang sejak dulu terkenal sebagai seorang pengusaha yang sangat cerdas dan pintar. Jadi sejak dulu ia menyembunyikan keberadaan Ken.
Mengetahui alasan Papanya mengasingkan dirinya ke luar negeri, Ken berusaha meyakinkan Papanya kalau semuanya akan baik-baik saja. dia ingin sekali tinggal bersama kedua orang tuanya dan juga adiknya yaitu Angel. Ya, meskipun sang Papa masih menyembunyikan identitasnya.
Namun baru beberapa minggu Ken memutuskan tinggal bersama keluarganya, ia dikejutkan dengan kabar kematian Papanya akibat kecelakaan. Seketika itu hati Ken sangat hancur. Dia meminta Rainer, untuk meneylidiki kasus kematian Papanya namun tidak membuahkan hasil.
Setelah kejadian itu, keadaan Mama Ken juga ikut drop. Wanita paruh baya itu sangat sedih ditinggal oleh suami tercinta. Hingga akhirnya keadaannya semakin memburuk dan dalam jarak waktu seminggu, sang Mama menghembuskan nafasnya yang terakhir. Jadilah Ken hanya hidup berdua dengan Angel.
__ADS_1
Ken tidak bisa diam saja. ia terus mencari penyebab kematian Papanya dengan dibantu oleh Rainer. Namun Rainer tetap meminta Ken menyembunyikan identitasnya.
Karena fokus mencari lawan bisnis Papanya yang dicurigai telah menyebabkan kematianmya, Ken sampai lupa tidak memperhatikan Angel. Adik perempuannya yang saat itu masih duduk di kelas tiga sekolah menengah pertama.
Ken baru sadar kalau seharian itu tidak melihat keberadaan Angel. Dia mencari ke kamar sang adik dan tidak menemukannya. Ternyata sejak siang Angel belum pulang dari sekolahnya. Ken pun sangat panik. Dia mencari Angel dengan dibantu oleh Rainer. Pihak sekolah juga tidak tahu menahu tentang keberadaan Angel.
Ken benar-benar frustasi saat itu. sampai larut malam belum ada kabar tentang Angel. Pria itu sangat menyesal karena telah mengabaikan adiknya karena fokus dengan lawan bisnis Papanya.
Pagi harinya Ken mendapat kabar buruk dari Rainer kalau Angel ditemukan di sebuah semak-semak tidak jauh dari sekolahnya. Ken pun langsung pergi ke rumah sakit dimana Angel saat ini berada. Ken mengira kalau adiknya masih selamat. Namun alangkah terkejutnya dia saat Rainer mengantarnya menuju kamar jenazah.
Rainer mengatakan pada Ken kalau jenazah Angel saat ditemukan dalam keadaan tanpa busana. Angel diduga telah diperk**sa lalu dibunuh. Tidak hanya itu saja, ternyata salah satu organ tubuh Angel juga diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu.
#Flashback Off
Ken menutup album foto itu. kemudian ia menyimpan kembali ke tempat semula.
Drt drt drt
Terdengar suara getaran ponsel dari saku celana Ken. Pria itu membuka dan membaca pesan yang baru saja dikirim oleh seseeorang. Ken mengulas senyum tipis sambil membayangkan wajah cantik si perempuan yang mengirim pesan. Siapa lagi kalau bukan Michele.
__ADS_1
“Apa yang kamu lakukan sekarang? apa kamu tidak merindukanku kekasihku?” begitulah pesan yang ditulis Michele untuk Ken.
Tanpa berpikir panjang, Ken langsung menekan icon gambar telepon. Ia segera menghubungi Michele, karena ingin mendengarkan suara perempuan itu. setidaknya untuk menghilangkan kegundahan hatinya setelah mengenang masa lalunya yang begitu pahit.
“Halo!”
Baru saja mendengar satu kata yang diucapkan oleh Michele, seketika hati Ken menghangat. Apalagi nada suara Michele yang sangat manja membuat Ken gemas sendiri.
Akhirnya malam itu Ken dan Michele melepas rindu melalui sambungan telepon. Mereka berdua terus berbincang-bincang sampai Michele terlelap dalam tidurnya. Ken mengetahui itu karena ia bisa mendengar secara langsung dengkuran halus Michele.
“Selamat tidur! Aku mencintaimu, Michele.” Ucap Ken sebelum menutup panggilannya.
.
.
.
*TBC
__ADS_1
Happy Reading‼️