Belenggu Cinta Office Boy

Belenggu Cinta Office Boy
Bab 89 ~ Lemah Tak Berdaya


__ADS_3

Michele masih belum bisa menghilangkan rasa terkejut sekaligus bahagianya saat semalam suaminya menunjukkan tiket penerbangan ke luar negeri. Michele tidak menyangka kalau suaminya itu memberikan kejutan berbulan madu seperti yang pernah dijanjikan tempo hari. Dan yang lebih membuat terkejut buat Michele yaitu jadwal penerbangannya keesokan harinya, dimana dia tidak memiliki persiapan sama sekali. Dan siang ini mereka sedang menuju bandara.


Di dalam mobil yang mengantar keluarga kecil Ken ke bandara itu ternyata ada Aiden dan juga Celine. Awalnya Ken meminta tolong Aiden saja untuk mengantar ke bandara. Namun ternyata si bumil cantik alias Celine meminta ikut. Apalagi calon mama muda itu pasti akan sangat merindukan Tristan selama beberapa hari ke depan.


“Kakak berapa lama berbulan madunya?” tanya Celine.


“Apa sih, bukan bulan madu. Hanya liburan saja. mungkin seminggu kita di sana.” Jawab Michele yang tengah sibuk mengelap mulut Tristan yang belepotan karena es krim.


“Ya sama aja kali, Kak. Puas-puasin deh nanti liburannya. Dan pulangnya bawa ponakan lagi ya buat kita. Biar tambah rame cucu-cucu Papa dan Mama.” Seloroh Celine.


“Kalau kalian lama disana, kita nggak bisa bertemu Tristan dong, Sayang!” protes Aiden yang sibuk dengan kemudinya.


“Eh, benar juga ya.” Sahut Celine setuju.


Mereka terus berbincang-bincang sampai mobil Aiden memasuki bandara. Sedangkan Ken sejak tadi tidak terlalu banyak bicara, karena pria itu tampak sibuk dengan gadgetnya. Maklum saja, Ken tidak hanya memegang perusahaan mertuanya. Tapi ia juga memegang perusahaannya sendiri, walau ada asisten yang ikut membantunya.


Kini Michele dan Ken sudah keluar dari mobil dengan Tristan yang digendong oleh Aiden. Celine juga berjalan sambil bergelayut pada lengan suaminya. pasangan suami istri itu sepertinya memang sangat menyayangi Tristan, hingga membuat mereka seperti tidak rela melepas kepergian si keponakan lucu nan menggemaskan itu berlibur.


Setelah berpamitan dan saling berpelukan, Ken segera menggandeng anak istrinya menuju peswat yang beberapa saat lagi akan take off. Sedangkan Celine hanya melambaikan tangannya pada Tristan yang sejak tadi menatap ke arahnya saat dalam gendongan sang Papa.


**

__ADS_1


Kini Aiden sedang berada dalam mobil bersama istrinya. Seperti janjinya sebelum mengantar Ken dan Michele ke bandara, setelah ini Aiden mengajak sang istri pulang ke rumah Mamanya yakni Tania. Biasanya memang mereka akan bergantian tinggal di rumah orang tua masing-masing. Namun akhir-akhir ini Celine lebih banyak tinggak di rumah orang tuanya sendiri, terlebih setelah kandungannya mengalami sedikit masalah.


“Sayang, kenapa jadi murung seperti itu sih?” tanya Aiden yang sejak tadi melihat raut wajah istrinya tampak mendung.


“Aku hanya kangen sama Tristan saja.” jawabnya dengan nada cemberut.


Aiden hanya menggelengkan kepala pelan. Istrinya benar-benar berlebihan. Atau memang semua ibu hamil seperti itu?


“Lagian mereka kan baru saja berangkat. Sudah, jangan dibicarakan terus. Kasihan nanti Tristan minta pulang gara-gara kamu kangenin.” Ucap Aiden sekenanya demi membuat hati sang istri tenang.


Celine hanya diam saja. kemudian ia mengambil ponselnya dan memandangi foto Tristan. Aiden melirik istrinya yang tengah senyum-senyum sendiri.


Sebenarnya Aiden sudah mengajak Celine untuk tinggal bersama Mamanya, namun istrinya itu ingin dekat dengan Mama Silvia selama menjalani masa kehamilannya. Dan Celine juga pernah bilang kalau nanti setelah melahirkan, dia akan tinggal di rumah Mama Tania.


“Sayang, ayo!” ajak Aiden membuyarkan lamunan Celine yang sejak tadi melihat foto Tristan.


“Ah, sudah sampai ya?” Celine segera memasukkan ponselnya ke dalam tas. Setelah itu keluar dari mobil lebih dulu, karena ia melihat mama mertuanya sedang duduk di teras rumah.


“Mama!” panggil Celine pada wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu.


Tania benar-benar terkejut dengan kedatangan menantunya. Karena memang Aiden tidak memberitahu Mamanya sebelumnya.

__ADS_1


Sedangkan Aiden masih berada di mobil dan membawa tas berisi beberapa baju istrinya. Belum sempat Aiden menyusul istrinya yang tengah duduk bersama mamanya, tiba-tiba saja ia mendengar seruan seseorang memanggil namanya.


“Aiden!” panggil seorang wanita dengan pakaian yang sangat minim bahan.


Aiden menoleh ke sumber suara dan seketika itu dia mematung. Lalu wanita cantik nan seksii itu menghampiri Aiden dan langsung memeluk tubuhnya dengan erat. Tidak hanya itu saja, wanita itu juga menghujani banyak ciuman di wajah Aiden. Termasuk bibirnya juga.


Dua orang wanita yang berada tak jauh dari posisi Aiden juga ikut mematung melihat pemandangan di hadapannya. Terutama Celine.


Selama ini Celine terkenal sebagai seorang perempuan Tangguh dan tahan banting. Namun melihat kejadian di hadapannya sekarang, entah kenapa seluruh tubuhnya menjadi lemah tak berdaya.


“Untung saja kamu masih tinggal di sini, Sayang. Dan apa kamu tahu, kalau aku juga baru saja pulang dari luar negeri dan langsung menuju ke rumah kamu. Aku sangat merindukanmu, Aiden.” Ucap wanita itu dan kembali memeluk Aiden.


.


.


.


*TBC


Happy Reading‼️

__ADS_1


__ADS_2