Belenggu Derita

Belenggu Derita
Sore yang indah


__ADS_3

Haripun sudah mulai sore, aku selesai masak untuk persiapan makan adik2ku dan kakakku, bergegas aku mandi takut dimas keburu datang menjemput.


Akhirnya yang di tunggu pun datang juga dimas datang menjemput.


" Udah siap ros" Tanya dimas


"Udah" Jawabku singkat


" Ya sudah yuk berangkat" Ajak dimas


" Ok" Jawabku, lalu aku naik ke motor dimas, sepanjang jalan aku merasa gugup mau meluk malu, tapi ga meluk takut jatuh, ups canggung amat bhatinku.


" Kamu ga takut jatuh ros, pegangan dong sayang, ga usah malu atau canggung kita kan sekarang resmi pacaran" Tangan dimas meraih tanganku lalu di lingkarkan ke pinggangnya, aku menuruti apa mau dimas karena memang aku oun takut terjatuh dari motor.


" Kita mau jalan kemana" Tanyaku setelah lama berdiam diri


" Ke tempat yang romantis tentunya ros, biar kita bisa melepas kangen juga tanpa ada yang mengganggu tentunya" Jawab dimas, aku terdiam dalam hati bertanya tanya kemanakah gerangan dimas membawaku jalan sore ini.

__ADS_1


Setelah menempuh perjalanan hampir setengah jam akhirnya kami sampai di sebuah villa, pemandangan di belakang nya teramat indah, terhampar telaga yang luas dengan airnya yang berwarna kehijauan.


Aku merasa takjub melihat pemandangan seindah itu, kuhirup hawa sejuk dengan mata terpejam, aaahhh terasa segar banget


" Ini villa siapa dimas" Tanyaku


" Punya teman, kebetulan aku dititipin villa ini karena temanku lagi ke kota selama seminggu sama keluarganya" Jawab dimas, akupun mangut2 tanda mengerti.


Lalu dimas memeluk pinggangku mengajakku masuk kedalam villa


" Kita langsung ke belakang saja ya ros, pemandangan di belakang lebih terlihat bagus, yuk" Ajak dimas, aku menurut saja apa yang dimas katakan


" Kamu tunggu disini dulu ros, aku mau ngambil dulu minum sama cemilan" Ucap dimas, tak lama dimas kembali membawa minuman dan cemilan, lalu di taruh di atas meja yang memang tersedia di belakang villa


" Gimana kamu suka ros" Tanya dimas


" Suka banget sumpah, hawanya di sini sangat sejuk, pemandangannya pun teramat sangat bagus" Jawabku dengan mata berbinar, aku berdiri persis di depan telaga yang indah itu, tiba2 sebuah tangan memeluk pinggangku, darahku berdesir ketika tangan itu memelukku dari belakang, wow indah banget n aku bahagia banget.

__ADS_1


" Aku sayang kamu ros" Ucap dimas


" Aku juga sayang kamu dimas" Jawabku, lalu dimas membalikkan badanku lalu mencium keningku dengan tersenyum manis, ku pejamkan mataku kunikmati semua keindahan ini.


" Nanti kalau aku sudah dapat pekerjaan baru dan bagus, aku akan melamarmu ros, kamu mau kan nikah ma aku" Tanya dimas


" Iya dimas aku mau" Jawabku antusias, pandangan kami kembali beradu lalu dengan lembut dimas ******* bibirku dengan lembut, aku kembali melayang layang ke langit yang tinggi.


Dimas menciumku yang semula lembut kini menjadi semakin liar, aku tak kuasa menolak bahkan aku menikmatinya


" Kita ke dalam yuk" Bisik dimas, aku anggukkan kepalaku, fikiranku sudah gelap aku sudah terbuai dengan manisnya madu cinta yang dimas ciptakan untukku.


Dimas menggendong tubuhku dan membawaku ke sebuah kamar, dan di dalam kamar itu terjadilah kembali, aku cuma pasrah menuruti semua mau dimas, aku bagai kerbau yang dicucuk hidung pasrah dengan semua keinginan dan nafsu dimas.


Kami saling berpacu srlama 2 jam di dalam kamar itu.


" Aku cinta dan sayang ma kamu ros cup" Kata dimas sambil mengecup keningku, kupeluk tubuh kekar dimas dengan erat

__ADS_1


" Aku juga cinta sama kamu" Jawabku


" Ya sudah yuk kita mandi lalu kita ngobrol lagi di belakang" Ajak dimas, lagi2 aku menuruti mau dimas, kami berdua mandi bersama, dan di dalam kamar mandipun kembali terulang, gemericik air berlomba dengan suara dua insan yang sedang di mabuk cinta, sampai lupa kalau hal seperti itu tidak boleh dilakukan


__ADS_2