
Selama dimas ke luar negeri, yuli selalu datang menemaniku bahkan sampai menginap pun yuli ga keberatan.
Pulang kerja yuli langsung ke rumahku, hari ini rencana aku mau jalan2 ke tempat pariwisata bareng yuli untuk mengusir rasa bosanku di rumah.
" Sudah siap ros?" Tanya yuli.
" Sudah yul, cus kita berangkat sekarang" Jawabku cepat.
" Oh iya kamu sudah ijin belum sama dimas?" Tanya yuli lagi.
" Sudah tadi malam" Jawabku singkat.
" Taksinya sudah datang belum yul?" Tanyaku.
" Sudah, tuh nungguin depan rumah, yuk" Jawab yuli, akupun menganggukkan kepalaku, lalu kami berjalan menuju taksi yang sudah menunggu di depan rumahku.
Sepanjang perjalanan aku tertidur dan yuli pun tidak menggangguku, semenjak hamil aku memang doyan tidur, badanku rasanya cepat lelah dan ngantuk.
" Ros bangun, udah sampai nih" Bisik yuli membangunkanku, aku menggeliat agak malas, dengan mata yang masih ngantuk aku turun dari taksi.
Di depan ku terhampar pemandangan yang sungguh indah dan menyejukkan, kuhirup dalam2 udara yang menyegarkan ini, terasa nikmat sekali.
" Indah banget yul" Pekikku gembira.
" Iya dong, yuk kita masuk" Ajak yuli, kami masuk dan berjalan menuju tempat untuk menggelar tikar, setelah dapat tempat yang pas yuli menyewa tikar dan menggelarnya, kami duduk sambil menatap telaga yang sangat indah.
" Indah bangeet yul, udaranya juga sangat menyegarkan dan sejuk" Ucapku sambil berdiri, ku rentangkan tanganku dan menghirup kembali udara yang membuatku terasa nyaman.
__ADS_1
Yuli tersenyum ikut senang melihat kegembiraanku, aku serasa kembali ke kampung halamanku yang masih asri.
Setelah puas menikmati pemandangan indah di depanku, aku pun duduk kembali di samping yuli.
" Kamu laper ga yul?" Tanyaku pada yuli.
"Iya ros, hmm cuaca dingin begini mah enaknya makan yang panas2 dan berkuah" Jawab yuli.
" Setuju banget, kita pesan mie instan saja yul pakai cabe rawit yang banyak" Ucapku antusias.
" Ya sudah kamu tunggu di sini, aku pesan dulu ke warung di belakang kita" Yulipun bangkit menuju warung untuk memesan mie instan, tak lama dia pun kembali dan duduk di sampingku.
" Nanti sama ibu warungnya di anterin kesini ros" Ucap yuli, aku pun menganggukkan kepalaku.
" Bagaimana kalau kita berselfie ria ros, sambil menunggu makanan kita datang" Usul yuli.
Tak lama makanan kamipun datang, aku dan yuli langsung saja melahap mie instan dengan nikmat, cuaca yang dingin dan sejuk sangat cocok dengan makanan yang panas, berkuah dan pedas.
Tak lama mie instan di mangkuk sudah lenyap berpindah ke perut kami, minumnya teh tawar panas, ah sungguh nikmat mana lagi yang kau dustakan.
" Alhamdulillah nikmat banget" Ucapku.
" Iya bener ros, pake banget" Sahut yuli.
" Ros foto2 kita tadi aku jadikan status di whatsapp" Bisik yuli pelan, aku pun melirik yuli dengan heran.
" Lalu?" Tanyaku.
__ADS_1
" Andi melihatnya dan bertanya ros" Jawab yuli pelan.
" Lalu?" Tanyaku lagi.
" Yaa aku jawab lagi di sini sama kamu, dan diaa..." Jawab yuli ragu2.
" Dia kenapa yul, ngomongnya kamu mah ga selesai" Rengutku.
" Diaa mau nyusul kesini ros, maaf yah" Ucap yul sambil menundukkan kepalanya, kutarik nafasku dengan berat, aku tak bisa menyalahkan yuli, karena bukan maksudnya seperti itu.
" Ya sudah ga apa2 yul" Ucapku, yuli menatap wajahku dengan ragu2, akupun tersenyum padanya dan ku anggukkan kepalaku.
" Syukur deh kamu ga marah, tadi aku sempat khawatir" Bisiknya lirih.
" Yaelah yuli ya ga lah, ngapain aku marah, tapi aku masih agak laper yul, makan apa lagi ya" Ucapku sengaja mengalihkan pembicaraan biar yuli tidak lagi merasa bersalah.
" Masih laper ros, astaga perut kamu itu ga terasa begah ros!!?" Teriak yuli dengan mata melotot.
" Ga lah yul, kan yang makan berdua, aku sama anakku" Sahutku sambil ku usap2 peritku yang masih rata.
" Hadeehhh aku lupa ros, iya bener kamu kan yang makan berdua, haha bodohnya aku ini" Pekik yuli sambil menepuk jidatnya, aku terkekeh melihatnya.
" Terus kamu mau makan apa lagi sayangku" Tanya yuli dengan memasang wajah yang sok imut.
" Tadi aku mencium wangi gorengan, kayanya enak di makan panas2 sama cabe rawit dan teh manis panas" Jawabku dengan memasang wajah yang sok memelas.
" Asyiaaap laksanakan!!" Ucap yuli sambil membungkukkan badannya memberi hormat, aku tertawa geli melihatnya dan ku lempar pakai tissue, yuli tergelak sambil berlari menghindar tissue yang kulempar padanya.
__ADS_1