Belenggu Derita

Belenggu Derita
Seminggu yang menyakitkan


__ADS_3

Seminggu sudah perempuan itu tinggal bersama kami, dengan segala keangkuhannya yang selalu merendahkan aku, sedangkan dimas hanya diam saja melihat aku diperlakukan seperti itu.


Tingkahnya makin ga berperasaan, dia selalu mengajak bercinta dimas di ruang tv di saat aku di suruh masak.


Seperti hari ini perempuan itu menyuruhku untuk masak buat makan malam, karena dia mau pergi lagi keluar negeri selesai makan malam nanti.


Aku pun dengan terpaksa masak untuk mereka, marah, benci, jijik jadi satu tapi aku tak berdaya untuk melawan apalagi membantah, ketika sedang sibuk masak kudengar perempuan itu memanggilku.


" Rositaaaa, ambilin minuman di kulkas cepat!!!" Teriaknya, aku dengan cepat mengambil apa yang dimintanya, lalu aku segera ke ruang tv mengantarkan minumannya, tapi apa yang kulihat mereka tengah te*****ng dan sedang bercinta tanpa rasa malu ataupun menghargai, mataku melotot melihat adegan vulgar itu.


" Oh baby kamu sangat perkasa bangeet" Desah perempuan itu sengaja depan aku, aku cepat2 menaruh minuman itu dimeja, aku sudah ga sanggup untuk melihat lebih lama lagi.


Ketika aku mau beranjak pergi tiba2 tanganku di pegang dengan erat oleh perempuan tak tau diri itu, dia menyeringai puas melihat aku yang tersakiti.

__ADS_1


" Mau kemana kamu???, nonton kita dulu disini kan seru, iya ga baby" Ucapnya disertai desahan2 yang bikin aku mau muntah.


" Tolong lepasin aku, silahkan kalian mau gimana2 juga, tapi kumohon biarkan aku pergi" Ratapku perih, dimas sedikitpun ga peduli padaku dia acuh dan terus mengerjai perempuan itu dengan penuh nafsu.


Akhirnya tangankupun di lepasnya, aku segera berlari ke dapur dan secepatnya menyelesaikan pekerjaanku, setelah selesai aku buru2 lari ke tangga dengan menutup telinga dengan kedua tanganku.


Karena perempuan itu makin sengaja berteriak teriak di sertai desahannya yang kencang.


Kututup pintu kamarku dengan kencang, kutumpahkan kemarahanku dengan menangis.


" Baby kita lanjutkan disini saja ok, sekalian ajak dia bermain bersama kita pasti seru hihihi" Ucap perempuan itu dengan terkekeh.


" Oke hany dengan senang hati" Ujar dimas sambil menghampiriku, di tariknya bajuku aku berusaha berontak karena aku ga mau diperlakukan seperti bi****ng, tapi dengan kasar dimas merobek bajuku hingga lepas semua.

__ADS_1


Aku menjerit ketika dimas melakukannya dengan kasar, tapi mulutku di bungkam oleh tangan perempuan itu, dia tertawa senang melihatku yang menangis.


Dimas bergantian mengerjai aku dan perempuan itu, dimas seperti kesetanan dia tak mempedulikan ratapan dan tangisku, akhirnya aku terkulai lemas badanku serasa luluh lantak oleh perlakuan dimas tadi.


" Hmm ternyata kamu semakin perkasa ketika main bertiga begini baby, aku suka banget,, nanti kita main bertiga lagi biar seru" Ucap perempuan itu, dimaspun tertawa sambil melirik kearahku, aku benar2 tak percaya dengan apa yang kudengar, mereka benar2 keterlaluan.


" Ayo baby kita makan sebentar lagi supirku menjemputku, tapi kita mandi dulu berdua oke" Ucapnya.


" Oke hany aku juga sudah lapar" Jawab dimas, merekapun lalu keluar dari kamarku, dengan tertatih aku pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Kuguyur tubuhku dengan air dingin, sungguh aku merasa jijik dengan apa yang terjadi tadi, sungguh sangat biadab perlakuan mereka padaku, aku kembali menangis meratapi nasibku yang sangat malang ini.


Selesai mandi segera aku baringkan tubuhku, kuselimuti seluruh tubuhku sampai menutupi kepala.

__ADS_1


Seminggu sudah aku harus menahan semua perlakuan2 keji mereka, aku sangat terluka melihat tingkah laku mereka yang tak berperasaan, akhirnya perempuan itu pergi membuatku bisa bernafas dengan lega.


__ADS_2