Belenggu Derita

Belenggu Derita
Bertemu lagi


__ADS_3

Hari2 ku lalui sendirian di rumah, dimas tak pernah menghubungiku, biarlah aku tak peduli bahkan aku berharap semoga tak pernah kembali lagi.


Sudah dua minggu aku di tinggalkan dimas, aku rindu akan sosok andi tapi aku ga boleh menghubunginya lagi, statusku yang masih istri dimas melarangku untuk berhubungan lagi dengan andi.


Siang itu aku sudah bersiap siap menunggu yuli menjemputku di teras rumah, kami berencana jalan2 ke mall dan makan siang bersama.


Sebuah taksi berhenti depan rumahku dan aku tahu itu yuli, bergegas aku keluar dan masuk ke dalam taksi.


" Sudah lama ros nunggu?" Tanya yuli.


" Ga yul, baru beberapa menit kok" Jawabku.


" Sebelum kita shoping makan dulu ya, aku udah laper banget" Ucap yuli.


" Oke bos" Kekehku.


" Amiiin moga saja beneran jadi bos" Ucap yuli sambil tertawa.


" Sudah sampai neng" Ucap supir taksi.


" Oh iya pak, yu ros turun kita cari makan dlu" Ujar yuli, aku menjawab dengan anggukkan kepalaku.

__ADS_1


Kami pun masuk ke sebuah caffe yang ada di mall dan memesan makanan.


" Tadi andi nelpon ros, nanyain kabar kamu" Ucap yuli sambil sambil menopang dagunya.


" Terus kamu jawab apa?" Tanyaku.


" Aku bilang baik, dan aku cerita kalau hari ini mau jalan2 ke mall" Jawab yuli santai.


" Terus?" Tanyaku lagi.


" Dia bilang kalau ada apa2 tolong kasih tahu dia" Jawab yuli, aku menghela nafasku berat.


" Kasihan andi yul, tapi mau gimana lagi, aku ga bisa minta cerai sama dimas, karena ancamannya takut terbukti" Ujarku lirih.


" Aku tau ros, dan aku sudah menceritakan pada andi, dia sangat terpukul dan akan mencari cara supaya kamu bisa terlepas dari belenggu dimas" Ucap yuli, makanan yang kami pesan sudah datang, kamipun makan tanpa bicara.


Selesai makan kami pun melanjutkan niat kami untuk berjalan jalan dalam mall, ketika melewati bioskop yuli berhenti dan melihat lihat film yamg akan di putar.


" Lihat ros ada film horror terbaru mau di putar, kita nonton dulu yuk" Ajak yuli antusias.


" Ayo, kebetulan aku lagi nungguin film ini" Ucapku penuh semangat, aku dan yuli segera masuk ke bioskop, tak lupa membeli popcorn dan minuman untuk teman kami nonton.

__ADS_1


Aku dan yuli duduk dengan manis sambil ngobrol asyik, tak lama film yang di tunggu pun di putar, aku fokus ke layar bioskop menikmati film yang lagi di putar.


Tanpa kusadari bangku sebelahku yang tadi kosong sekarang telah diduduki seseorang, tiba2 tanganku di genggam erat aku kaget sontak melirik ke sampingku.


Nampak senyuman manis terukir dari bibir pria yang selalu ku rindukan


" Andi!!" Pekikku dengan kaget.


" Iya ros, aku kangen sama kamu" Ucap andi.


" Tttapi gimana kamu bisa tahu aku disini?" Tanyaku heran.


" Insting kerinduanku yang menuntunku kesini" Ucap andi manis, nyeeesss hatiku terasa di siram air yang menyejukkan, aku tersenyum bahagia mendengarnya, hatiku yang tadi terasa sepi sekarang menjafi hangat dengan kehadiran andi.


Andi menarikku kedalam pelukannya, dibelainya rambutku dan di kecupnya keningku dengan lembut.


" Aku sayang kamu ros" Bisik andi lembut, membuatku terasa melayang layang di langit yang biru,


" Aku juga sayang kamu ndi" Balasku, ku sandarkan kepalaku di bahu andi, terasa sangat nyaman sekali.


Kupejamkan mataku menikmati semua belaian andi, film yang di putar pun sudah tak menarik lagi bagiku, kehadiran andi lebih menarik dari apapun.

__ADS_1


__ADS_2