
Hari liburpun tiba aku sudah bersiap untuk bertemu andi, bibipun sudah selesai berhias, kami duduk di depan mess sambil ngobrol.
" Kamu ga usah gugup gitu ros hadehhhh" Ucap bibi sambil geleng2 kepala melihat tingkahku yang gelisah.
" Jujur aku gugup" Ucapku lirih
" Biasa aja kaleee ros, kamu itu sudah bukan ABG lagi" Ledek bibi, aku cuma diam agak kesel ngedenger celotehan bibi yang bikin jengkel, bibipun terkekeh ngelait aku yang cemberut.
Tak lama berhenti di depan kami sebuah mobil avanza hitam, aku dan bibi saling pandang heran.
Lalu keluar seorang cowok tampan terlihat rapi dengan memakai kemeja kotak dan celana jeans, aku terpana melihatnya ya alloh ternyata sangat tampan bhatinku.
" Woooyyy kamu itu kesambet apa kesurupan ros, melongo aja awas tuh ada lalat lewat masuk ke mulutmu yang mangap" Teriak bibi mengagetkanku, aku tersipu malu karena ketahuan bengong.
Andi berjalan kearah kami sambil tersenyum manis.
" Maaf agak telat tadi macet di jalan, kalian udah lama nunggu?" Ucap andi
" Oh ga kok ga lama, baru saja kita ini duduk2 di depan sini" Bibi yang menjawab
" Ya sudah kita berangkat sekarang" Ucap dimas sambil membukakan pintu mobil buatku di depan, akupun masuk ke mobil duduk di depan di samping andi, dan bibi duduk di belakang.
__ADS_1
" Kalian mau makan dimana nih?" Tanya andi, akupun menoleh ke bibi, bibipun faham dengan lirikan mataku.
" Terserah kamu ndi kita2 mah ngikut saja" Jawab bibi
" Hmm ok deh, kamu ada ide ga ros mau makan dimana?" Tanya andi minta pendapatku
" Terserah sama ngikut saja" Jawabku singkat, andipun tersenyum sambil manggut2.
Kami berhenti di sebuah rumah makan lesehan bernuansa sunda.
Kamipun duduk di sebuah ruangan yang menghadap ke sebuah taman dan kolam ikan, sungguh pemandangan yang menakjubkan.
" Kalian mau pesan apa, ini menunya coba di lihat" Ucap andi menyodorkan buku menu padaku, aku pun langsung menoleh pada bibi dan memberikan buku menu padanya, bibipun bingung lalu menyodorkan buku menu itu ke andi.
" Terserah kamu saja yang pesan ndi, kami ikut apa yang kamu pesan, apapun itu kami pasti makan" Ucap bibi
" Hmmm ok deh, minumnya apa?" Tanya dimas
" Apa saja bebas" Kami menjawab serempak, andipun terkekeh lucu, setelah menulis pesanan andi menyerahkan buku menu itu ke pelayan, dan pelayan itupun pergi sambil membungkukan badannya.
" Semoga kalian suka nanti sama masakannya, tapi kalau menurutku pasti suka, karena masakan disini enak2 dan juga lezat" Ucap andi, aku tak menjawab jujur aku malu banget
__ADS_1
" Pastilah enak masakannya disini mah ndi, ga mungkin kamu ngajak makan kesini kalau ga enak mah" Bibi yang mnjawab katena dia tqu aku yang lagi gugup.
" Hehe iya bi, hmmm maaf ga apa2 kan aku panggil bibi?" Tanya dimas sambil tersenyum
" Atuh ga apa2 ndi kalau kalian jodoh mh kan jadi keponakan aku" Jawab bibi sambil mengerlingkan matanya padaku
" Apaan sih bi rusuh ih" Tukasku malu
" Hmm kalau boleh tau kamu asli darimana ndi?" Tanya bibi
" Aku asli dari kota ini bi" Jawab andi
" Terus kamu kerja dimana?" Tanya bibi lagi penuh selidik, andi tertawa mendengar pertanyaan bibi
" Ehmm aku sebenarnya kerja di hotel xxx bi" Jawab andi sambil berdehem
" Bagian apa?" Bibi kembali bertanya sok tau
" Manager bi" Jawab andi
" Oh ya ya ya" Ucap bibi sok2 ngerti, aku pun menahan tawa melihat bibi yang sok2 tau dan sok2 ngerti itu, karena akupun sama ga ngerti juga hehe.
__ADS_1