Belenggu Derita

Belenggu Derita
Move on


__ADS_3

Seminggu sudah aku terbaring sakit, dan akhirnya aku mulai pulih kembali, beruntung bu mimin sangat baik beliau setiap hari selalu datang menjengukku.


Setelah aku merasa badanku sehat akupun mulai bekerja kembali, meski bu mimin dan ceu romlah melarangku tapi aku bersikeras untuk bekerja, dengan bekerja setidaknya aku akan sibuk dan melupakan semua perlakuan dimas, akhirnya bu mimin pun mengijinkan aku bekerja lagi.


Di dapur aku kembali sibuk masak dengan ceu romlah, aku sangat terhibur dengan candaan2 ceu romlah yang lucu


" Anak ceuceu ada berapa?" Tanyaku di sela aktifitas memasak kami


" Ada 3 semuanya mah ros, yang dua sudah pada nikah, nah yang bungsu cowok SMA kelas 3" Jawab ceu romlah


" Suami ceu romlah kemana? Tanyaku lagi penasaran, karena selama berbulan bulan bareng kerja tak pernah kelihatan suami ceu romlah


" Kami sudah pisah ros sekitar 10 tahunan lah ada" Jawab ceu romlah

__ADS_1


" Oh maaf ceu aku lancang udah nanya2 masalah pribadi ceu romlah" Ujarku ngerasa ga enak hati


" Uluh2 ga apa2 atuh ros, wajar kamu nanya mah ga salah kok" Jawab ceu romlah sambil terkekeh melihatku yang tiba2 minta maaf


" Takutnya ceu romlah tersinggung gitu dengan pertanyaanku tadi" Ungkapku


" Ah tidaklah biasa2 saja, ceuceu mah cerai sama suami dulu karena ceuceu ga mau di madu ros, lalu dia ngancam ceuceu katanya ya sudah kalau kamu ga mau akan saya ceraikan dan saya ga akan tanggung jawab sama anak" Ucap ceu romlah bercerita


" Ya sudah ceuceu langsung setuju karena ceuceu yakin pasti akan ada rejekinya buat anak2 daripada ceuceu ngebhatin" Jawab ceu romlah sambil tersenyum


" Apa ceu romlah ga sakit hati?" Tanyaku lagi, ceu romlah pun menatapku sambil tersenyum


" Sakit hati udah pasti ros, tapi ceuceu ga mau terpuruk dengan rasa sakit hati itu, ceuceu bertekad dan mbuktikan bahwa ceuceu bisa menghidupi anak2 ceuceu meski tanpa bantuannya, ceuceu kan princess warrior haha" Jawab ceu romlah sambil tertawa dan menekukkan tangannya meniru gaya binaragawan.

__ADS_1


Aku tergelak melihat tingkahnya yang lucu, ga ada kesedihan di matanya meski menceritakan masa lalunya yang pahit.


" Aku kagum sama ceu romlah, yang bisa tetap tegar dan tabah meski menghadapi cobasn seberat itu, apalagi dengan tanggungan tiga orang anak" Pujiku tulus


" Hehe harus itu mah, buat apa kita menangisi orang seperti itu ros, yakin saja di balik semua ujiannya pasti alloh sudah merencakan hal indah buat kita" Ujar ceu romlah, aku manggut2 mengerti semua kata2 yang di ucapkan ceu romlah.


" Kamu masih sangat muda ros, masa depan kamu masih luas, ingat orang2 yang menyayangi kamu itu akan menjadi miotivasi kamu untuk tetap semangat" Ujar ceu romlah


" Iya ceu aku harus bisa melewati semua yang kualami ini, mulai sekarang aku ga akan nmenangisi orang yang udah nyakitin aku, cuma buang2 waktu saja" Ucapku mantap


" Betuuulll itu ros, kamu harus bisa dan menunjukan bahwa kamu tidak rapuh dan cengeng" Ujar ceu romlah, akupun tersenyum dan berjanji dalam hati, mulai sekarang aku ga akan menangisi dimas lagi, ada hal yang lebih penting yang harus ku raih.


Ya keluargaku di kampung, ibuku, adik adikku dan juga kakakku, ah aku jadi merindukan mereka, do'ain aku ibu biar anakmu ini bisa membuat kalian semua bahagia gumamku dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2