Belenggu Derita

Belenggu Derita
Ikut bibi kerja ke kota


__ADS_3

Akhirnya sebulan sudah bibi libur kerjanya, besok bibi harus berangkat lagi ke kota.


Setelah selesai makan malam aku dan bibi juhmga ibu duduk di ruang tengah sambil nonton tv, adik2ku juga kakakku sudah pada tidur semua.


" Ros toko baju tempat aku jerja lagi ngebutuhin karyawan sekarang, tadi siang bosku tlp" Ucap bibi


" Aish serius bi" Tanyaku


" Seriuslah dodol" Jawab bibi


" Pake ijazah ga bi" Tanyaku lagi


" Atuh ga lah ros, emangnya kerja di pabrik yang harus pake begituan" Jawab bibi geleng2 kepala, akupun tertawa malu


" Kirain pake bi" Kataku agak pelan, ku garuk kepalaku yang ga gatal


" Kamu mau ikut kerja ga?" Tanya bibi serius

__ADS_1


" Hmm mau banget, tapi kalau aku kerja kadian ibu ga ada yang ngebantuin" Kulirik ibuku yang lagi nonton berita di tv


" Emang kamu serius ros mau ikut kerja sama wiwit" Ibu yang menyadari lirikankupun bertanya


" Mau bu, biar bisa bantu meringankan beban ibu dan biaya adik2 sekolah" Jawabku dengan harapan ibu mengijinkan aku untuk kerja.


Ibu lama terdiam aku dan bibi pun ga bersuara menunggu jawaban ibu.


Terdengar helaan nafas ibu lalu melirik kami berdua.


" Sebenarnya ibu ragu ngijinin kamu kerja ros, tapi ada baiknya juga kamu belajar mandiri biar lebih dewasa, meski ibu ngerasa berat kamu jauh dari ibu" Akhirnya terdengar suara ibu


" Iya ros, karena ibu ini udah tua sedangkan biaya sekolah adik2 kamu harus selalu ada, uang dari bapak kalian sering ga cukup untuk menutupi kebutuhan sekolah" Jawab ibu dengan mata berkaca kaca, aku tahu sebenarnya ibu ga ingin aku kerja, aku bangkit lalu ku peluk ibu erat


" Ibu jangan khawatir, sekarang saatnya aku membantu ibu, mungkin ini jalan dari alloh biar ibu ga terlalu harus banting tulang memenuhi semua kebutuhan kami" bisikku lirih pada ibu


" Ya sudah sekarang kamu siapin apa saja yang mau kamu bawa besok" Ujar ibu, aku anggukan kepalaku lalu pergi ke kamar untuk menyiapkan barang2 yang akan aku bawa besok.

__ADS_1


" Jangan terlalu banyak bawa baju ros, buat kerja mah ada seragam khusus di sana" Ucap bibi yang nyusul aku ke kamar.


" Iya bi aku ga bawa banyak kok, yang penting2 saja" Jawabku.


Akhirnya beres juga aku packing barang2ku, waktunya tidur biar badan fresh karena besok mau perjalanan jauh.


Esok harinya selesai sarapan aku dan bibi pamit sama ibu, dengan berurai airmata ibu melepas kepergian kami.


Aku dan bibipun ikut menangis tapi mau gimana lagi ini sudah keputusanku, aku ingin membantu ibu yang seharusnya di masa tua menyenangkan tapi beliau masih kerja banting tulang.


Kami berangkat ke terminal bis naik ojek, sesampainya di terminal kami langsung menuju bis yang akan membawa kami ke kota.


" Ros beli dulu minum sama cemilan yuk buat bekal di bis" Ajak bibi


" Emang berapa jam bi nyampe ke kota" Tanyaku


" Sekitar 7 jaman lah ada, makanya harus bawa bekal takut laper nanti" Jawab bibi, akupun ngikut aja apa kata bibi.

__ADS_1


Selesai membeli air mineral sama cemilan kamipun naik dan masuk ke dalam bis.


Ini pertama kali aku naik bis dan ke kota, (bismillahirrohmannirrohim, ya alloh lancarkan dan selamatkanlah kami selama dalam perjalanan ini) do'aku dalam hati


__ADS_2