Belenggu Derita

Belenggu Derita
Dimulainya penderitaan


__ADS_3

Dimas membawaku ke sebuah rumah 2 lantai yang terbilang lumayan besar, disitu ga ada lagi yang tinggal hanya aku dan dimas.


Lalu dimas membawaku ke kamar yang ada di lantai atas.


" Ini kamar kita" Tunjuk dimas, aku anggukkan kepalaku lalu masuk dan mulai membereskan baju2ku, sedangkan dimas pergi ga tau kemana akupun malas untuk bertanya.


Setelah selesai aku lantas mandi dan merebahkan tubuhku di atas kasur, badanku terasa lelah selama menempuh perjalanan tadi dari kampung.


Dimas membangunkanku untuk makan malam.


" Bangun ros sudah waktunya makan" Ucap dimas, aku membuka mataku dengan malas karena memang masih ngantuk.


Setelah membersihkan diri akupun turun untuk makan di bawah dimas sudah menungguku.


" Ini siapa yang masak?" Tanyaku sambil duduk di hadapan dimas.


" Ga masak tadi aku pesan online, ya sudah makan aku sudah laper banget" Jawab dimas.

__ADS_1


Kamipun tanpa banyak bicara lagi langsung makan.


Selesai makan aku membereskan dan membawa piring kotor ke dapur, kulihat dimas sudah ga ada di meja makan, akupun ga mau ambil pusing langsung aku naik lagi ke atas, aku masih ngantuk.


Dikamar atas ternyata dimas nampak sedang rebahan sambil memainkan ponselnya, ketika aku datang dia langsung tersenyum padaku.


" Aku mau keluar dulu nemuin temen ros" Ucapnya.


" Ya pergilah, aku juga mau tidur masih ngantuk" Sahutku, lalu ku baringkan tubuhku di kasur.


" Tunggu aku ya babyi" Ucapnya dengan seringai liciknya, aku pura2 ga mendengar kupejamkan mataku, aku enggan menanggapi dimas.


Dalam setengah sadar dan tidak terasa ada yang meraba2 tubuhku dan mencium bibirku, aku kaget dan langsung terbangun, nampak dimas yang sedang berada di atas tubuhku.


Dari mulutnya tercium bau minuman yang menyengat.


" Dimas apa yang kamu lakukan, mulutmu bau banget" Pekikku

__ADS_1


" Ssst jangan berisik layani aku sebagai suamimu, jangan banyak bicara" Ucap dimas dengan kasar.


Aku tak mampu lagi bicara dengan terpaksa kuterima semua apa yang dimas lakukan padaku.


Entah berapa lama akupun ga tau akhirnya dimaspun tertidur di sampingku, aku bangun dengan tubuh yang terasa sakit dan ngilu.


sungguh dalam keadaan mabuk dimas memperlakukanku sangat kasar, setelah membersihkan tubuhku akupun tertidur lagi karena badanku terasa sangat lelah.


Aku terbangun di pagi hari karena terasa ada yang memijit mijit hidungku, ketika mataku terbuka nampak dimas yang lagi tersenyum dengan wajahnya yang sangat dekat dengan wajahku.


" Bangun sayangku istriku" Ucapnya dengan sumringah, akupun berniat untuk bangun tapi dimas malah menindih tubuhku dengan senyuman mesumnya, membuatku ingin sekali menampar wajahnya yang sangat menyebalkan itu.


" Aku ingin berolah raga dulu dengan mu wahai istriku tersayang" Ucapnya.


" Semalam kita kan sudah melakukannya dimas, badanku masih terasa cape dan lelah" Tukasku berusaha menolaknya, karena aku memang masih sangat lemas.


Tapi dimas tetap saja melancarkan aksinya tak peduli dengan ratapanku yang memohon padanya untuk berhenti.

__ADS_1


Pagi itu dimas mengerjaiku sampai beberapa jam lamanya, entahlah aku tak ingat lagi yang jelas aku pingsan tak tahan menahan sakit di sekujur tubuhku.


Dimas sungguh beringas dan ga ada hentinya tanpa ada istirahat mengerjaiku dia benar2 ga punya perasaan, tangisanku di anggap angin lalu saja, ga ada rasa kasihan sedikitpun


__ADS_2