Belenggu Derita

Belenggu Derita
Jalan-jalan


__ADS_3

Subuh aku terbangun, kulihat mella adikku masih tidur pulas, cepat2 aku mandi dan tak lupa membangunkan mella


"Mel bangun udh subuh nih bentar lagi adzan, cepetan mandi katanya mau jalan2" Kataku sambil ku guncang2 tubuh mella


"Hoaaammmzzz iya teh" Mella menjawab tapi sambil kembali matanya terpejam, aku gemas jadinya kefikiran deh untuk menjahili adikku yang tulor ini, alias tukang molor haha..


Kuambil sedikit ujung rambut mella yang terurai lalu ku gelitikin di hidungnya


"Haaaatsiiiiiiiihhh" Adikku yang merasa geli di hidungnya bersin lalu bangun sambil ngucek2 hidungnya yang terasa gatal, aku tertawa lucu jadinya, mella melirikku sambil cemberut


"Ih teteh mah jail sampe mella kaget kirain ada yang masuk ke idung" Cetus mella


"Haha habisnya kamu di banguni ma teteh malah tidur lagi, ya udah sekalian aja teteh kerjain kan jadi bangun, udah cepetan mandi katanya mau jalan2" Jawabku sambil ketawa


"Iya ya ya" Sahut mella sambil memanyunkan bibirnya tanda masih kesal, aku makin gemas aja ngeliat tingkah adikku itu..


Selesai mandi terus aku sholat berjama'ah dulu, habis itu aku pamit ma ibu mau jalan2 ma mella


"Bu rosi mau jalan2 bareng mella ke pasar minggu sekalian lari pagi" Ijinku pada ibu

__ADS_1


"Ya udah pergi aja hati2 di jalan ya, sekalian belanja sayuran dan bumbu lainnya, udah ibu siapin di kertas catatannya, di pasar minggu kan harga2 lebih murah" Pesan ibu


"Iya bu, ya udah rosi pamit dulu bu"


"Mella juga bu" Kata adikku mella


Kami mencium tangan ibu lalu berangkat sambil berlari2 kecil


"Hhhh udaranya seger banget ya mel" kataku sambil kuhirup udara pagi yang menyegarkan


"Iya teh seger banget, coba kalau bisa tiap pagi kaya gini pasti seru ya teh" Jawab mella


Tak terasa kami sudah sampai di pasar minggu, suasana pasar sangat ramai pengunjung, maklum cuma setiap hari minggu doang pasar ini buka, segala macam jajanan dan sayur2an dsb ada komplit..


Aku dan mella terus saja berjalan mengelilingi pasar minggu, sambil belanja titipan ibu yang udah di catat di kertas kecil


"Mel sarapan dulu yuk" Ajakku


"Ayo teh mella juga udah laper nih pake banget hehe" jawab mella cengengesan sambil ngusap2 perutnya

__ADS_1


"Sabu2 aja yuk mel" Kataku


"Apa teh ???" Teriak mella matanya sampai terbeliak kaget


"Sarapan bubur ijem haha" Jawabku sambil ketawa lucu


"Ihhh teteh mah nyebelin pisan" Sungut mella sambil memanyunkan bibirnya


Kamipun sarapan bubur mang ujang langganan kami yang murmer (murah meriah hehe)


Selesai sarapan bubur tak terasa haripun udah jam 8, matahari udah mulai terasa panas di kulit


"Kita pulang yuk mel" Ajakku


" Ayo teh, meskipun cuma bisa jajan bubur doank tapi alhamdulillah seneng banget" jawab mella


"Maaf ya mel teteh ga bisa traktir kamu, teteh belum kerja malah kamu yang nraktir teteh" Ujarku sedih


"Ga apa2 teh, mella do'ain semoga teteh dapet kerjaan biar bisa traktir mella" Jawab mella sambil tersenyum, akupun tersenyum mendengar do'a adikku itu

__ADS_1


"Amiiin ya alloh, ya udah kita pulang, mella menganggukan kepalanya, kami pun berjalan kaki menuju rumah sambil tak lupa sepanjang jalan kami bersenandung kecil


__ADS_2