
Esok pagi aku bangun karena merasa mual pada perutku, segera aku lari ke kamar mandi dan kumuntahkan semua yang ku makan semalam.
Badanku terasa lemas dan pusing, segera ku baringkan kembali tubuhku di kasur, ku pijit2 pelipisku untuk meredakan sakit di kepalaku.
Tok...Tok...tok
Pintu kamarku di ketuk dari luar, itu pasti bi nani yang ngetuk pintu.
" Neng udah bangun belom?" Tersmdengar suara bi nani manggil.
" Udah bi, masuk saja" Sahutku
Krieeett...
Suara pintu kamarku di buka, nampak bi nani yang dengan cepat melangkah masuk.
" Neng mau sarapan apa, biar bibi siapin?" Tanya bi nani sambil menatapku cemas.
" Ga bi aku ga selera sarapan, perutku mual banget" Jawabku lirih.
" Bibi bawain wedang jahe ya neng, biar perutnya enakan ga mual?" Tawar bi nani, akupin menganggukkan kepalaku.
Bi nani segera turun ke bawah, tak lama kembali lagi dengan membawa nampan berisi wedang jahe dan roti bakar.
" Ini neng di minum wedangnya, kalau ga mual lagi neng coba sarapan, mudah2an masuk" Ucap bi nani menyodorkan weadang padaku.
" Iya bi" Sahutku sambil ku sandarkan tubuhku di ranjang.
" Mau bibi pijitin neng?" Tanya bi nani lagi, aku menggelengkan kepalaku dengan cepat.
" Ga usah bi udah ga pusing lagi kok, udah enakan apalagi minum wedang jahenya, mual nya juga hilang bi" Ucapku sambil tersenyum manis.
" Ya sudah bibi mau melanjutkan pekerjaan bibi, nanti panggil saja ya neng" Pamit bi nani sambil berlalu pergi.
__ADS_1
Kupandangi roti bakar di atas meja malah membuatku mual, aku ingat seublak buatan yuli yang mantul, ya yuli harus buatin aku seublak sorakku dalam hati.
Ku ambil ponselku di atas nakas, segera ku telpon yuli.
Yuli " Hallo bebs"
Aku " Iya yul, kamu lagi dimana?"
Yuli" Di rumah say, kebetulan lagi libur"
Aku " Yuliku yang paling manis dan cantik, tolongin sih hehe"
Yuli " Hmmm pasti ada maunya ini mah haha"
Aku " Please bikinin aku seublak kaya dulu itu, aku kangeeeen banget pengen nyobain lagi"
Yuli "Kamu tumben2an pengen seublak, ngidam kah?"
Aku " Tapi kamu jangan bilang2 andi ya please yul, iya aku lagi hamil"
Aku " Asyiiik hehe, jangan lama2 yul, aku udah ga sabar"
Yuli "Asyiaaap, tunggu aku datang oke"
Tuuuuutt....
Sambungan telpon terputus, aku cuma bisa menggelengkan kepala saja melihat tingkah yuli sahabatku.
******
Yuli.
Yuli bergegas pergi ke supermarket terdekat untuk belanja bahan2 seublak, dengan ceria yuli mengitari tempat sayuran dan daging dengan membawa keranjang.
__ADS_1
Tiba2 yuli melihat siluet seseorang yang sangat di kenalnya, dengan cepat di hampirinya orang itu.
" Woy lagi ngapain lu ndi disini, celingak celinguk kaya anak ayam kehilangan induknya?" Tanya yuli dambil menepuk bahu pria itu.
" Astaghfirullah yuli lu tuh doyan ya ngagetin orang" Pekik andi kaget, yuli pun cekikikan lucu melihat muka andi yang kaget.
" Lagian lu belanja apa ngelamun huh??!" Tanya yuli sambil melirik andi.
" Tau nih yul, gue pagi2 banget pengen nyari asinan mangga, kayanya seger banget" Jawab andi.
" Haaah !!! Ga salah lu ndi, kaya orang lagi ngidam saja" Ucap yuli setengah berteriak dengan mata yang melotot.
" Sssst apaan sih lu rusuh pake teriak2 segala, tuh sampe orang2 ngeliatin kita berdua" Bentak andi gusar sambil melihat sekeliling.
" Uppps sorry2 ndi, gue kaget spontan" Ucap yuli cengengesan.
" Nah lu lagi ngapain pagi2 udah belanja ceker sama tulang ayam" Tanya andi sambil memeriksa keranjang yang di bawa yuli.
" Itu si rosita tiba2 pengen di bikinin seublak ma gue, harus sekarang makanya gue cepet2 belanja" Jawab yuli cepat.
" Tumben pagi2 begini makan seublak" Ucap andi dengan mengerutkan keningnya.
" Maklum ndi lagi ngidam, uppss" Sahut yuli sambil menutup mulutnya kaget, andi pun tak kalah kagetnya dengan yuli.
" Serius lu yul???" Tanya andi penuh penekanan.
" Aaaku, eeehhh ggga ndi, duuuh keceplosan dah gue, sorry ros" Ucap yuli sambil menggaruk garuk kepala yang tak gatal.
" Lu belom jawab pertanyaan gue yul" Ucap andi dengan tatapan matanya yang tajam.
" Iya ndi, tapi lu jangan ngomong lagi ma rosita, soalnya dia tadi jangan bilang2 ke lu" Ucap yuli sambil meringis.
Andi tak menjawab lagi dia langsung pergj dengan diam seribu bahasa, yuli pun cuma bisa melongo melihat andi pergi meninggalkan begitu saja dirinya.
__ADS_1
.........................................................
Bagi yang suka dengan karyaku ini, jangan lupa like, rate, vote dan juga komenan dari reader semua ya ❤❤❤❤❤