
Esok harinya aku dan bibi sudah bersiap diri menunggu dimas
" Bi udah ijin belum sama ibu" Tanyaku
" Udah ros, tenang udah di ijinin haha" Jawab bibi sambil tertawa
" Emang bibi ijin gimana" Tanyaku penasaran
" Ssst jangan bawel yang penting kita bisa berangkat" Jawab bibi sambil jari telunjuknya di taruh depan bibirnua, akupun manggut2 ga mau bertanya lagi.
Tak lama terdengar suara motor dari kejauhan
" Yuk keluar mereka kayanya udah mau sampai" Ajak bibi, akupun menganggukan kepala bergegas keluar, kebetulan ibuku lagi ga ada pergi ke pasar.
Di luar sudah ada dimas juga temannya dedi nungguin, kami pun lalu berangkat boncengan pakai motor, aku sama dedi bibi sama dimad
" Acaranya emang dimana ded" Tanyaku pada dedi
__ADS_1
" Di villa ayahku ros yang deket situ ciluncat ( situ arti dalam bahasa indonesia adalah danau )" Jawab dedi, akupun manggut2 tanda mengerti.
Satu jam perjalanan akhirnya kami sampai di villa, ternyata di villa sudah ada teman kami yang lain yuli sahabatku, desi teman satu kampungku juga wandi dan asep teman2nya dimas.
Acara dimulai dengan bakaran ikan, selesai bakaran kami pun lanjut gitaran sambil bernyanyi, tiba2 dedi masuk ke dalam terus keluar lagi bawa teko gede berisi cairan warna merah di campur es batu
Yang lain pada tepuk tangan tanda senang, aku heran minuman apaan itu tanyaku dalam hati
" Bi itu apaan" Tanyaku sama bibi
" Sirup keindahan ros biar kita makin happy, kamu cobain aja dikit mah" Jawab bibi, aku cuma manggut2 saja ikut omongan bibi.
" Yuk minum semua, sebagai perpisahan wiwit bentar lagi mau kerja, semoga sukses dan jangan lupa traktir kita2 semua nanti" Seru dedi, kami mengakat gelas masing2
" Tosss" Ucap dedi pada kami semua, lalu kamipu meminum minuman yang dedi tuang tadi, aku sedikit mengernyitkan dahi, rasanya manis tapi agak pahit gitu.
Dimas tertawa melihat reaksi mukaku yang belum terbiasa
__ADS_1
" Habiskan ros kita happy hari ini, kapan lagi bisa kumpul2 kaya gini, tul ga temen2?" Ucap dimas sambil menoleh pada yang lain
" Betuuuuulll" Serempak mereka menjawab, akupun dengan susah payah ku habiskan minuman itu sampe habis.
Dedi terus mengisi lagi gelas2 yang sudah kosong, kamipun minum lagi dan lagi, aku sudah merasa pysing kepalaku, minuman apaan ini bhatinku
" Ded sudah habis kayanya tuh, lu beli lagi sana ke deket kota" Ucap dimas
" Gue ogah ah sendiri mah, ros temenin yuk" Jawab dedi sambil melirik ke arahku
" Hehe ayo aku anter " Jawabku sambil cengengesan, efek pengaruh minuman sudah mbuatku jalan pun sempoyongan
" Udah ma aku aja ded, si rosita mah takut pingsan di jalan, udah sempoyongan gtu kasian, biar dia istirahat aja, dim tolong jagain rosita ya kalau bisa suruh dia tidur dulu bentar biar nanti bangun mabuknya udah ilang" Perintah bibi pada dimas
" Asyiap wit " Jawab dimas sambil menghampiriku
" Iish sapa kalee yang mabok, a aku ga mabook kok dim hehe" Jawabku sambil cengangas cengenges, kepalaku tambah pusing, alam bawah sadarku perlahan mulai hilang.
__ADS_1
Dalam keadaan mabuk aku merasakan badanku di papah masuk ke sebuah ruangan, lalu tubuhku di rebahkan ke kasur, ku buka sedikit mataku kulihat ternyata dimas yang membawaku
" Lu istirahat disini ros, tidur biar mabuknya ilang" Ucap dimas sambil beranjak mau keluar