Belenggu Derita

Belenggu Derita
Jalan-jalan sore


__ADS_3

Waktu sore pun tiba, aku sudah siap2 menunggu kedatangan yuli temanku" Huh lamat amat nih si yuli" Bhatinku


Tok tok tok" Assalamu'alaikum" Terdengar suara salam dari luar pintu yang pasti itu yuli


" Wa'alaikumsam" Jawabku


" Sori lama ros aku tadi di suruh ke warung dulu ma bapak hehe" Tukas yuli sambil cengengesan


" Yo'i yul udah biasa kalee kamu mah ngaret" Jawabku


" Hahaha ya sudah yuk kita berangkat" jawab yuli sambil tertawa, aku dan yuli pun pamit sama ibu mau berangkat jalan2 ke tempat biasa.


Tak terasa kamipun sudah sampai di warung tempat nongkrong, nampak sudah banyak yang pada main di situ


" Yul aku mah sorry ya ga bisa jajan atau traktir kamu, aku lagi bokek hehe" Kataku


" Huuu udah tau kalee haha, kamu ga usah mikirin kaya gtu, kalau aku lagi ada ya dari aku, begitupun sebaliknya, kaya ma sapa aja kamu itu" Yuli lansung menjawab sambil tertawa


Aku tau sahabatku ini memang yang paling the best, paling ngertiin dalam segala hal.

__ADS_1


Ku pandangi anak2 yang lagi bermain layangan, tiba2 mataku tertuju pada cowok yang lagi nongkrong di pojok lapangan bersama teman2nya, ya dia adalah dimas cowok cool di kampung aku, yaa masih terbilang kita saudaraan meski saudara jauh


" Hay dimas" Teriakku sambil kulambaikan tanganku ke arah dimas


" Hai juga ros" Dimas menjawab, lalu dia beranjak ke arahku dan yuli


" Asik nih ada yang traktir kita jajan" Seru yuli


" Hadeeeh bangkrut lah gue yul terus2an setiap ketemu lo traktir mulu mah" Jawab dimas sambil duduk disampingku


" Huuu ga asik" kata yuli sambil mencebikkan bibirnya


" Whaaaatts" Teriak yuli dengan mata yang melotot, aku tertawa ngeliat tingkah konyol sahabatku itu, dimaspun terkekeh dia paling suka nyandain yuli.


Kami pun asik ngobrol ngalor ngidul sambil makan gorengan yang masih panas di warung, tak terasa waktu sudah mau maghrib sudah waktunya pulang.


" Yul udah mau maghrib nih kita pulang yuk" Ajakku ma sahabatku, yuli pun menganggukan kepala tanda setuju, lalu aku pamit sama dimas.


" Dim aku ma yuli duluan pulang ya, makasih traktirannya" Pamitku

__ADS_1


" Ok deh, gue juga mau pulang, bareng aja yuk" Balas dimas, dia emang bahasanya lo gue lo gue maklum selama ini dimas kerja di kota, sedang aku ga terbiasa ngikutin gaya bicara dimas, namanya juga di kampung atuh malu 😊


Kamipun berjalan menuju arah pulang, sepanjang jalan kami tak henti2nya ngobrol apalagi yuli, dia seolah ga ada habisnya bahan obrolan selalu ada, aku dan dimas pun tertawa2 ceria, kami memang akrab apalagi dimas yang masih ada ikatan saudara meski jauh membuat aku semakin ga canggung.


Akhirnya aku sampai di depan rumah " Kalian ga mampir dulu" Tanyaku


"Ga, udah mau maghrib ros" Jawab dimas


" Iya ros aku juga mau langsung pulang, takut keburu maghrib" Tukas yuli


" Ya udah aku masuk yah, kalian ** dj (hati-hati di jalan)" jawabku


" Okres" Jawab yuli dan dimas berbarengan, akupun terkekeh mendengarnya, mereka juga tertawa sambil lanjut berjalan arah pulang.


" Assalamu'alaikum, bu aku pulang" Sambil ku buka pintu tak lupa ku ucap salam


" Wa'alaikumsalam, cepet mandi bentar lagi adzan kita sholat berjama'ah" Jawab ibu


" Iya bu" Kataku, aku bergegas ke kamar untuk mandi dan ganti baju

__ADS_1


__ADS_2