Belenggu Derita

Belenggu Derita
Andi


__ADS_3

Pagi2 seperti biasa aku dan ceu romlah siap2 untuk memasak, tiba2 ceu romlah mengerutkan keningnya sambil mengeluarkan belanjaan yang tadi habis di beli di pasar


" Ros kamu ke pasar ya sekarang, ada belanjaan yang ga kebeli" Ucap ceu romlah


"Apa saja ceu yang kurangnya?" Tanyaku


" Ceuceu catat saja ya ros biar ga lupa kaya tadi" Jawab ceu romlah lalu mengambil selembar kertas dan mencatat apa2 saja yang harus di beli


" Kamu ga apa2 kan sendiri ke pasar, biar ceuceu di sini mulai masak, takut nanti ga keburu mateng pas sarapan?" Tanyanya sambil menoleh ke arahku.


" Iya ceu ga apa2 atuh, ya sudah aku berangkat dulu biar secepatnya bisa kembali ceu" Jawabku lalu aku bergegas pergi ke pasar.


Sesampainya di pasar segera aku membeli semua yang ada di catatan tadi, ah akhirnya beres juga aku belanja gumamku.


Akupun berjalan arah pulang, karena terburu buru aku menabrak seseorang ,bruugh!!! semua belanjaanku pun terjatuh.


" Oh ma maaf saya ga sengaja" Ucapku gugup lalu aku mengambil belanjaanku yang berserakan.

__ADS_1


" Biar aku bantu" Terdengar suara seorang pria di telingaku, aku pun mendongak dan kulihat seorang cowok tampan dengan pakaian rapi pakai dasi, lalu cowok itupun membantuku merapikan belanjaanku yang terjatuh tadi.


" Makasih udah membantuku, maaf td aku lagi buru2 jadi ga ngelihat jalan" Aku kembali minta maaf apalagi kulihat cowok itu dari pakaiannya seperti orang kaya.


" Ga apa2 kok, aku juga tadi kurang hati2 jalannya" Jawab cowok itu


" Oh iya siapa nama kamu kalau boleh tau?" Tanyanya


" A a aku rosita" Jawabku gugup, cowok itupun tersenyum melihat tingkahku yang gugup.


" Aku andi" Jawabnya sambil menyodorkan tangannya, aku sambut tangannya dan kamipun berkenalan.


" Rumah kamu dimana ros?" Tanyanya, akupun menyebutkan alamat messku.


" Bolehkah aku antar kamu biar cepat sampai, kebetulan arah kita sama" Tanyanya dengan nada sopan, aku agak terkejut mendengar tawarannya barusan.


" Aku ga ada maksud apa2 kok, anggap saja itu sebagai permintaan maafku karena sudah menjatuhkan belanjaanmu" Ucapnya lagi

__ADS_1


" Ga usah deket kok, aku sudah terbiasa jalan kaki" Tolakku


" Hmm kalau gitu gimana kalau aku bantu bawain belanjaan kamu ya, tolong jangan nolak biar aku ga di hantui perasaan bersalah" Pinta andi sambil menatapku memohon.


" Ya sudah maaf jadi merepotkan" Akhirnya aku mengalah, karena kulihat matanya tulus padaku.


Kamipun berjalan menuju messan yang memang ga terlalu jaugmh dari pasar.


" Kamu disitu tinggal ma orang tua ros?" Tanya andi


" Ga, aku di situ kerja di bagian masak, makanya tadi itu buru2 karena takut terlambat masak buat sarapan karyawannya bu mimin kalau kamu kerja dimana?" Jawabku sambil bertanya.


" Aku kerja di kantor xx jadi OB" Jawabnya santai, aku manggut mendengar penjelasannya, aku ga tau OB itu apa tapi biarlah ga usah banyak nanya biar ga keliatan bodoh bhatinku.


Akhirnya kami sampai di depan mess, aku pun mengambil belanjaan yang di bawa andi.


" Sudah sampai di mess, makasih udah nganterin sampai kesini" Ucapku

__ADS_1


" Ya sufmdah aku juga harus cepat2 ke kantor takut di marahin bos, bolehkah ros aku minta no ponsel kamu, biar kita bisa saling mengenal dan mudah2an bisa jadi teman baik?" Tanya andi, akupun menyebutkan nomor ponselku, ga ada salahnya aku ngasih no ponsel ke andi, lagian kelihatanya andi orang yang baik.


Andi pun pamit padaku setelah itu diapun pergi, aku lalu buru2 masuk karena ceu romlah pasti sudah menungguku.


__ADS_2