Belenggu Derita

Belenggu Derita
Bertemu kembali


__ADS_3

Akhirnya yang di tunggu pun tiba, waktunya nonton bioskop!!.


Aku dan yuli bergegas masuk setelah sebelumnya membeli tiket, tak lupa kami membeli popcorn juga minuman untuk teman nonton nati.


Aku dan yuli berjalan menuju kursi di bioskop, tiba2 seseorang berjalan sejajar denganku, akupun menoleh ke samping deeeghh!! sontak aku menghentikan langkahku karena terkejut.


" Kenapa sih ros tiba2 berhenti??" Tanya yuli heran sambil melihat ke arahku, diapun terkejut melihat seseorang yang sedang tersenyum di sampingku.


" Andiiii!!? Huh lu ya kaya hantu ada dimana mana" Pekik yuli gusar, andi hanya tersenyum menanggapinya.


Cepat2 kulangkahkan kakiku untuk mencari tempat duduk, hatiku cemas, takut dan was2 takut ketahuan dimas, aku duduk di tengah yuli duduk di sebelah kananku dan andi duduk di sebelah kiriku.


" Aku tadi ga sengaja lihat kalian di mall, makanya aku putuskan ngikut kesini" Tutur dimas sambil menatapku.


Aku diam membisu tak tahu harus bilang apa, karena hatiku yang gelisah membuat lidahku tiba2 terasa kelu.


" Ya sudah aku pergi saja ya takut mengganggu kalian" Ucap andi sambil bangkit berdiri, refleks tanganku langsung memegang tangan andi tanpa sadar.


" Gga usah ndi ga apa2, bareng saja disini" ucapku gugup lalu kulepaskan pegangan tanganku dengan malu.

__ADS_1


Andipun tersenyum manis dan kembali duduk di sebelahku.


" Heran gue sama lu ndi, pastiii ketemu saja" Celetuk yuli mencebikkan bibirnya, andipun tertawa mendengarnya.


Film mulai diputar tapi aku tidak bisa fokus nonton, fikiranku melayang ga karuan, dengan adanya andi membuatku resah.


" Lama ga ketemu kamu makin cantik saja" Bisik andi pelan, aku tersipu malu mendengar pujian andi.


" Dan badan kamu tambah berisi ros, apa kamu sedang hamil?" Tanya andi setengah berbisik.


" Aaappa, akku anu ndi eeeemm, ga kok ga hamil" Jawabku gugup, andi mengusap lembut tanganku dan menganggukkan kepalanya, lalu kembali fokus nonton.


Apa mungkin ini anak andi?? gumamku dalam hati, aaarrgghh kepalaku sakit sekali memikirkannya.


Film pun sudah usai di putar, aku bergegas bangkit dan mengajak yuli.


" Udah yuk yul" Ucapku.


" Yuk lah lagian perutku sudah laper" Sahut yuli, aku menoleh pada andi yang masih ada di situ.

__ADS_1


" Aku faham kok sayang, aku ga akan ikut kalian makan" Ucap andi lembut, membuatku akhirnya bisa bernafas lega.


" Makasih ndi, maaf yah kamu ga bisa ikut" Ucapku.


" Aku pulang dulu ya ros, oh iya gue cabut dlu yul, jagain rositaku ya" Pamit andi.


" Tenang saja sih ndi, ga lu ngomong juga pasti gue jagain" Cebik yuli.


Andi keluar terlebih dahulu lalu baru aku dan yuli, kami langsung menuju ke tukan baso langganan biasa kami, setelah duduk aku dan yuli memesan mie ayam.


" Tumben kamu pesannya mie ayam yul?" Tanyaku heran.


" Biar kenyang ros, habisnya perutku udah laper banget" Jawab yuli sambil memegang perutnya, akupun tergelak melihatnya.


Mie ayam pesanan pun datang, kami segera melahapnya karena sudah terasa laper banget, dengan cepat mie ayamku sudah habis.


Aku kembali memesan mie baso lengkap dengan ketupat, karena perutku rasa2nya masih belum kenyang.


" Gilaa ros kamu nambah lagi" Pekik yuli tertahan.

__ADS_1


" Masih laper tahu, kalau mau tambah ga apa2 pesan lagi saja" Ucapku santai, segera aku melahap habis porsi keduaku tanpa ada sisa sedikitpun.


__ADS_2