
Aku terbangun di sore hari, nampak di meja ada semangkuk asinan mangga yang sangat menggiurkan, aku langsung melahap asinan mangganya dengan cepat, pedas, manis dan asam terasa nikmat dan menyegarkan di mulutku.
Tak terasa habis sudah asinan mangganya aku makan, ku taruh kembali mangkuk kosong nya di atas meja.
Krieeet...
Suara pintu kamarku yang di buka, nampak dimas masuk dengan membawa sesuatu di tangan nya, segera aku menyandarkan tubuhku kembali di ranjangku.
" Minumlah vitamin dari dokter ini ros, biar badan kamu ga lemas lagi" Ucap dimas sambil menatapku lembut dan duduk di sebelahku.
" Taruh saja di meja, nanti aku minum" Kataku acuh.
" Ya sudah tapi jangan lupa di minum ya" Ucap dimas sambil tersenyum, aku anggukkan kepalaku mengiyakan, malas rasanya aku bicara padanya.
" Kamu mau jalan2 ga ros?" Tanya dimas di raihnya tanganku lalu di kecupnya.
" Ga, aku ga kepengen jalan2" Jawabku ketus, dimas lalu bangkit berdiri di kecupnya keningku dan tanpa bicara apa2 melangkahkan kaki nya keluar dari kamar.
Ku tatap punggung dimas sampai menghilang di balik pintu, ku tarik nafasku dengan lega, tiba2 terdengar suara ketukan di pintu kamarku.
__ADS_1
Tok..tok..tok....
" Masuk bi ga di kunci kok" Kataku setengah berteriak, ku fikir itu pasti bi nani.
Tetapi ketika pintu terbuka aku terbelalak kaget campur bahagi, ternyata yang datang yuli sahabatku.
" Yuli, benerasn itu kamu??" Pekikku setengah tak percaya.
" Iyaaa aku datang untuk kamu sahabatku tercinta" Sahut yuli sambil melangkahkan kakinya dengan cepat dan lalu memelukku, aku senang sekali dengan kedatangan yuli, setelah puas berpelukkan yuli pun duduk di sampingku.
" Kok kamu bisa kemari yul?" Tanyaku khawatir, karena selama ini dimas melarangku untuk bertemu yuli.
" Ga boleh ya aku kesini, ya sudah aku balik lagi" Jawab yuli pura2 marah, aku tertawa melihatnya.
" Iya aku juga tahu kok ros, justru dimas tadi yang menjemputku dan bilang kamu lagi kurang sehat, makanya aku langsung kesini" Tutur Yuli, aku membulatkan mataku kagettak percaya.
"Serius Yul??" Tanyaku.
" Yaelah ga percaya amat sih ros" Jawab Yuli dengan cemberut.
__ADS_1
" Haha percaya sama kamu mah musyrik tau" Ejekku.
" Ya ya ya ya" Ucap yuli mengerucutkan bibirnya, akupun tergelak melihatnya, bersama yuli aku bisa kembali tertawa.
" Hmm obatnya pasti belum di minum kan?" Tanya yuli sambil menatapku.
" Males" Jawabku singkat.
" Ya sudah aku balik lagi saja kalau ga di minum mah" Ucapnya sambil berdiri.
" Okeh okeh aku minum sekarang, jangan pulang ya" Akhirnya aku mengalah daripada yuli pulang.
Yuli tersenyum lebar saat melihatku akhirnya mau minum obat.
" Kamu nginap ya di sini" Ucapku dengan pura2 memelas.
" Emang rencana nya mau nginap, sengaja pengen nemenin kamu" Tutur yuli.
Kamipun asyik ngobrol terkadang kami tertawa bersama, sungguh aku kembali ceria dan senang ketemu yuli lagi.
__ADS_1
Aku merasa terhibur banget setelah sekian lama tak boleh kemana mana, dan bertemu yuli pun di larang.
Puas ngobrol kami pun turun untuk makan karena perutku juga sudah mulai terasa laper, selesai makan kamipun naik kembali kamar untuk melanjutkan ngobrol kami tadi, karena di ruang tv sudah ada dimas yang lagi asyik nonton.