
Sesampainya di kota x bibi langsung membawaku ke sebuah toko yang sangat besar, aku kagum melihatnya (hmmm toko yang sangat besar banget) bhatinku.
Bibi membawaku ke sebuah ruangan dan mengetuk pintunya.
" Masuk" Terdengar suara perempuan dari dalam, bibi menuntunku ikut masuk.
Di dalam terlihat seorang perempuan paruh baya tersenyum ramah pada kami.
" Baru sampai wit?" Sapanya ramah
" Iya bu, ini perkenalkan rosita keponakan saya, yang kemarin saya cerita ke ibu" Jawab bibi sambil menoleh ke arahku, memberi isyarat supaya mendekat, ku jabat tangan ibu itu dan memperkenalkan namaku.
" Rosita bu" Kataku memperkenalkan diri
" Panggil saja ibu mimin, cantik juga ponakan kamu wit" Sahut bu mimin sambil tersenyum
" Gimana bu apa soal kerja buat rosita itu?" Tanya bibi kembali
" Oh itu, sayang sekali tadi pagi sudah ada yang ngisi wit, tapi kalau rosita mau di bagian masak gimana? " Jawab bu mimin sambil bertanya padaku, dengan cepat aku menyetujui tawaran bu mimin apalagi masak adalah hobiku
" Iya bu saya mau, ga apa2 di bagian masak juga" Jawabku antusias
__ADS_1
" Oke lah kalau begitu, wit rosita ini tidurnya bareng sama kamu saja, sekarang kalian pulang ke mess istirahat" Perintah bu mimin
" Baik bu, kami permisi dulu" Sahut bibi, kamipun keluar dari ruangan bu mimin
" Mess nya emang dimana bi" Tanyaku pengen tau
" Di bETlakang toko ini ros deket kok" Jawab bibi.
Akhirnya kami sampai di sebuah rumah yang buatku sangat besar, bibi langsung masuk dan mengajakku ke kamar untuk di tempati kami berdua
" Besar ya bi mess nya" Kataku kagum
" Iya ros, di sini ada sepuluh kamar, lima kamar untuk karyawan laki2 lima kamar untuk karyawan perempuan, tapi yang buat laki kamarnya jauh terpisah dari sini ros" Jelas bibi, aku manggut2 tanda mengerti
" Sendiri ros, sekarang berdua sama kamu" Jawab bibi
" Terus yang lain pada sendiri juga" Tanyaku penasaran
" Ada yang sendiri ada yang berdua ros, nant malami aku kenalin ma mereka pas toko udah tutup" Jawab bibi, kembali aku manggut2.
Aku dan bibi membereskan barang bawaan kami, ku tata di lemari yang tersedia di situ.
__ADS_1
" Habis ini kita ke dapur makan ros, laper banget" Ucap bibi, setelah selesai beres2 kamipun beranjak ke dapur, ku amati setiap ruangan yang kulewati dengan cermat
" Kok sepi bi pada kemana?" Tanyaku heran
" Kan yang lain mah di toko, kalau yang bagian masak ceu romlah biasanya jam segini ke pasar" Jelas bibi, aku kembali manggut2.
" Yess kebetulan masih ada banyak ros, yuk lah cuss kita makan" Ucap bibi gembira.
Kamipun makan dengan lahap, karena memang sudah sangat laper banget.
Perjalanan hampir tujuh jam kami hanya makan cemilan doang.
Selesai makan kami kembali ke kamar untuk istirahat, badan terasa pegal semua
" Disini tuh enak ros, bu mimin orangnya sangat baik dan ramah" Ucap bibi
" Iya bi tadi juga aku udah deg2an takut bosnya serem, eh ternyata udah cantik baik lagi" Tukasku
" Iya ros aku juga betah kerja disini hoaaams" Ucap bibi sambil nguap
" Ya sudah bi kita istirahat dulu, tuh bibi udah mangap2 aja dari tadi haha" Ujarku sambil tertawa lucu.
__ADS_1
Kamipun beranjak naik ke tempat tidur, tak lama kamipun tertidur dengan pulas, badan yang cape dan penat membuat kami tak bisa menahan kantuk lama2