
Waktu sudah menunjukan pukul 4.00 subuh, aku bergegas bangun untuk mandi dan sholat subuh, setelah selesai aku pergi ke dapur tampak ibu yang lagi sibuk masak air.
" Kamu udah bangun nak" Tanya ibu
" Udah bu, terus lanjut sholat subuh" Jawabku
" Adikmu udah bangun ?" Tanya ibu lagi
" Udah bu sekarang lagi mandi" Jawabku
" Ya sudah bantu ibu nyiapin sarapan, bentar lagi adikmu berangkat sekolah juga kakakmu berangkat ngojek" Ujar ibu, aku segera menganggukan kepala
Selesai sarapan adik2ku pamit ke sekolah juga kakakku berangkat ngojek, emang pekerjaan kakakku ngojek karena dia cuma tamatan sekolah dasar, jadi ga bisa mencari pekerjaan yang lebih baik.
Tapi kakakku selalu semangat dan ga pernah malu menjalani pekerjaannya, apalagi sebentar lagi kakakku mau nikah sama ceweknya, jadi harus bener2 ngumpulin uang buat biaya pernikahannya nanti.
Tok tok tok " Assalamu'alaikum" Terdengar pintu di ketuk dan ada suara mengucapkan salam, suara seorang perempuan.
__ADS_1
" Wa'alaikumsalam" Ku jawab cepat sambil membuka pintu, " Bibiiii" Teriakku pada tamu yang baru datang
" Rositaaa" Bibi pun sama2 berteriak, kami berpelukan melepas rindu, usia aku dan bibiku ga terpaut jauh, cuma beda 1 tahun aku 17 tahun bibi 18 tahun, makanya kami sudah seperti sahabat bukan lagi antara bibi dan keponakan
" Teh hana mana ros" Tanya bibi, yang di maksud bibiku adalah ibu
" Ada di dapur bi" Jawabku, tanpa bicara lagi bibi langsung ke dapur, dan mendapati ibu yang lagi membereskan bekas sarapan tadi
" Teh gimana kabarnya, sehat ?" Tanya bibi sambil mencium tangan ibu
" Syukur teh kalau sehat mah, wiwit tadi udah sarapan dulu sebelum berangkat kesini teh" Jawab bibi
" Ya sudah sana istirahat dulu, ros temenin bibi kamu istirahat di kamar" Perintah ibu
" Iya bu, ayo bi kita ke kamar" Jawabku cepat sambil ku ajak bibi ke kamar, aku senang bibiku datang jadi aku ada teman di rumah, bibi sementara ini mau ikut tinggal dulu di rumahku sambil nunggu panggilan kerja dari kota.
kebetulan kalau mau ke kota dari kampungku tinggal ga terlalu jauh, makanya bibi memutuskan nunggu panggilan kerjanya di rumahku.
__ADS_1
" Kamu udah punya cowok lom ros ?" Tanya bibi sambil dia rebahan di kasur
" Belum lah bi, nanti saja aku belum mikir2 hal yang begituan, aku pengen nyari kerja dulu biar bisa bantu ibu juga bantu biaya sekolah adik2ku" Tukasku
" Si dimas katanya lagi ada di sini ya ros, udah ga kerja lagi di kota" Tanya bibi, kami memang cukup akrab sama dimas
" Iya ada bi, katanya mah lagi cuti dulu sebulan di sini" Jawabku
" Enak amat ya kerjanya itu bisa cuti sebulan" Ujar bibi sambil mengernyitkan alisnya
" Mungkin dia kerjanya di nenek kakeknya kalee bi haha" Kataku sambil ketawa
" Kerja di kakek nenek kepalamu, hadehhh" Ujar bibi tersenyum sambil nepuk2 jidatnya " Eh ros nanti sore anter bibi ketemu dimas, udah lama ga ketemu, pengen tau mukanya udah berubah belum" Ajak bibi
Antusias aku menjawab" Asyiiiiaaaaap laksakan" Bibi terkekeh melihat tingkahku yang ikut2an youtuber atta halilintar 😂😂
Kami ga puas2nya bercerita sambil ketawa ketiwi di kamar, maklum sudah lama ga ketemu sama bibi yang sekaligus sahabatku ini
__ADS_1