Belenggu Derita

Belenggu Derita
Bibi pulang dari kota


__ADS_3

Beberapa hari ini badanku lagi kurang sehat, kemarin sore aku demam tinggi lalu berobat ke pak mantri desa di antar kakakku.


Setelah minum obat siang tadi aku tertidur cukup lama, aku terbangun ketika sebuah tangan memegang keningku, kubuka mataku perlahan, terlihat wajah yang sangat aku kenal yakni bibi.


" Bibi kapan datang" Tanyaku lirih


" Barusan ros, kamu lagi sakit kata mella tadi" Jawab bibi


" Cuma demam bi, akibat masuk angin ga di kerok2 jadi nya demam" Ucapku, lalu aku bangun dan duduk di samping bibi


" Udah kamu tiduran aja ros istirahat biar cepet sembuh" Ujar bibi, aku menggelengkan kepalaku


" Aku udah baikan kok bi, ga kaya kemarin badanku panas banget, sekarang mh tinggal lemesnya doang" Jelasku, bibipun manggut2 mendengar penjelasanku


" Oh iya bibi lagi cuti apa gimana sekarang ini?" Tanyaku


" Cuti ros sebulan, makanya aku pulang aja kesini, pantesan beberapa hari ini mimpiin kamu rerus, ternyata lagi sakit" Jawab bibi


" Iya puguh kasian ibu ga ada yang bantuin masak, mella kan sibuk sekolah" Kataku lirih

__ADS_1


" Ga apa2 sekarang mah ada aku ros, kamu makanya cepet sembuh, kangen nongkrong lagi" Ucap bibi, aku anggukan kepalaku sambil tersenyum.


" Ya sudah aku mau beresin barang2ku dulu terus mandi" Ucap bibi


" Iya bi" Jawabku, bibipun keluar dari kamar untuk mbereskan barang bawaannya.


Mungkin pengaruh obat aku kembali tertidur, aku bangun malan harinya ketika ibuku masuk ke kamar dengan membawa makan untukku.


" Makan dulu ros habis itu obatnya di minum" Ucap ibu


" Iya bu bentar, aku mau ke kamar mandi dulu" Jawabku


" Ga usah bu ga pusing kok, aku bisa sendiri" Jawabku cepat, aku ga mau merepotkan ibu terus2an, kasian sudah cape dari pasar yang harusnya istirahat.


" Ya sudah hati2 ros, kalau pusing panggil ibu atau wiwit" Akhirnya ibu mengijinkanku ke kamar mandi sendiri.


habis dari kamar mandi aku duduk di kursi lalu menyantap makanan yang ibu bawa tadi, setelah itu aku minum obat yang dari pak mantri kemarin.


Setelah selesai kubaringkan tubuhku di kasur, demamku udah turun tapi badanku masih terasa agak lemas, tak lama bibi maduk dan ikut rebahan juga di sampingku.

__ADS_1


" Obatnya udah di minum ros" Tanya bibi


" Udah barusan bi" Jawabku


" Besok ya ros kita ngobrol dan ceritanya, aku ngantuk banget, perjalanan dari kota kesini bener2 melelahkan, hoaaamms" Ucap bibi yang sudah menguap, kelihatan kalau bibi beber2 ngantuk.


" Ya bi, sekarang bibi istirahat aja, aku juga bentar lagi pasti tidur apalagi barusan minum obat" Jawabku, tak ada jawaban dari bibi ku lirik ke samping, hadehhh ternyata sudah terlelap tidur.


" Cepet amat tidurnya, barusan ngomong sekarang udah tidur aja hadehhh" Gumamku, kuamati bibi yang lagi tidur terlihat mukanya yang kelelahan.


" Pasti lelah ya bi, habis perjalanan dari kota datang kesini langsung bantuin ibu masak" Gumamku lagi, aku juga berusaha untuk tidur, efek dari obat sudah mulai terasa, mataku mulai berat berkali kali aku menguap.


Tiba2 pintu terbuka mataku yang sudah mau terpejam bangun lagi, ternyata ibu yang masuk.


" Obatnya udah di munm ros" Tanya ibu


" Udah bu tadi" Jawabku


" Syukurlah, ya sudah kamu istirahat ros" Ucap ibu sambil membawa piring bekas aku makan tadi

__ADS_1


" Iya bu" Jawabku, pintu kembali tertutup dan akupun tak kuasa lagi menahan kantuk, akhirnya tertidur juga apalagi obat dari pak mantri itu benar2 bikin ngantuk


__ADS_2