Bukan Pacar Bucin

Bukan Pacar Bucin
#12


__ADS_3

Berita tentang Ina yang menyukai Azam memang sudah bukan rahasia lagi, terlebih teman satu kelasnya yang ember itu dengan entengnya membicarakan tentang perasaan Ina di tempat umum. Sampai-sampai satu sekolah mengetahuinya. Tapi sepertinya hanya satu orang yang tidak sadar, yaitu Ina sendiri. Gadis itu selalu bertindak hati-hati jika berada di dekat Azam, walau padahal dari tatapannya saja orang-orang akan dengan mudah membaca perasaannya.


Saat Ina menyapanya kembali untuk pertama kalinya setelah satu setengah tahun, cowok itu benar-benar terkejut. Dia tidak menyangka akan mendapat sebuah serangan yang cukup menyenangkan. Ekspresi malu-malu Ina juga ternyata sangat manis, membuat Azam benar-benar senang karena bisa melihatnya. Ia juga dengan sengaja menggoda gadis itu dan membuatnya kesal, hingga tanpa diduga Ina menyatakan perasaannya.


Azam kembali terkejut untuk kedua kalinya, tidak menyangka akan ditembak saat itu. Maksudnya, tempat Azam duduk saat itu adalah di depan toilet, sungguh bukan tempat yang romantis untuk mengungkapkan perasaan pada seseorang. Ini bukan pertama kalinya ia ditembak oleh seorang gadis, tapi ini tentu pengalaman pertama Azam ditembak di depan toilet seperti itu.


Azam sebenarnya tidak menyukai Ina sampai pada tahap tumbuh perasaan romanitis, ia hanya tertarik padanya karena Ina selalu menunjukkan berbagai ekspresi ketika sedang bersama teman-temannya. Azam berpikir sebentar, memikirkan untung rugi jika menjadi kekasihnya.


Setelah menimbang-nimbang sebentar, Azam merasa tidak ada salahnya menerima Ina sebagai pacar. Walau tidak ada rasa suka, Azam berharap gadis itu bisa sedikit menghiburnya dan menghilangkan rasa bosan sampai ia lulus beberapa bulan lagi.

__ADS_1


Azam mulai melakukan aksinya, cowok itu dengan sengaja melakukan hal-hal menyebalkan demi melihat wajah kesal Ina. Cowok itu selalu merasa terhibur setiap melihat Ina mencoba meredam rasa kesal padanya. Bahkan berkali-kali ia melihat gadis itu seolah tidak kuat untuk tidak mencekiknya.


Ya, niat awal Azam memang hanya untuk mencari penghiburan. Tapi lama kelamaan ia jadi merasa nyaman. Ina tidak banyak menuntut walau sepertinya ada banyak hal yang gadis itu ingin lakukan bersamanya.


Melihat tingkah Ina yang benar-benar tulus menyukainya membuat Azam merasa bersalah, cowok itu pun mulai mencoba untuk membuka hati. Dalam waktu singkat saja Azam benar-benar merasa tidak bisa untuk tidak terus memperhatikan tingkah Ina.


Saat mereka pergi kencan, Azam tidak bisa menahan diri untuk mengeluarkan sisi jahilnya. Dia dengan sengaja menjahili Ina dan membuatnya murka. Azam tidak merasa bersalah sama sekali. Bahkan saat keesokan harinya mereka berdiri bersisian, ia sengaja tidak menyapa Ina. Membuat gadis itu memasang wajah sebal yang tingkatnya sudah diperbaharui menjadi lebih tinggi.


Tapi setelah beberapa hari tidak berkomunikasi, Azam merasa rindu juga. Walau pesan mereka terkesan seperti tukang ojeg online dan pelanggannya, Azam benar-benar senang. Ya, itu semua memang sengaja Azam lakukan untuk membuat Ina kesal. Cowok itu selalu merasa senang ketika membayangkan ekspresi Ina saat menerima pesannya.

__ADS_1


Tidak bisa dibiarkan lebih lama lagi, Azam harus segera membuat Ina membuka blokirannya.


###


Halo, Kakak-Kakak!


Sebenarnya aku mau update habis dzuhur, tapi ternyata malah hujan besar disertai kilat dan guntur, sampai mati lampu segala. Menyebalkannya adalah sinyalnya ternyata ikut hilang dan baru normal lagi beberpa menit yang lalu.


Sedih aku tuh. Padahal aku sengaja mau update siang buat ngajak kakak-kakak nonton MV Rapsodi, single original JKT48 yang pertama. Lagunya enak banget, loh. Kalau nonton jangan lupa di-like, komen, dan bagikan, ya! Ayo viralkan Rapsodi! Hehe.

__ADS_1


Makasih banyak sebelumnya, sampai jumpa besok!


__ADS_2