
Yuni tidak sendirian, karena nyaris sebagian besar karyawan indotama group yang sedang menikmati jam makan siang pada hari itu semuanya memilih makan sambil mengutak-atik ponsel masing-masing demi mendapatkan berita seputar peresmian indotama times square yang acaranya baru saja selesai.
“Iya yah.. padahal aku pikir aku akan melihatnya..” pungkas Lisa yang berada tepat disebelah Meta.
“Aku juga.. aku sangat penasaran dengan kehidupan Arini..”
Semua yang ada di meja itu terlihat mengangguk setuju. Tentu saja, karena Arini memang sangat jarang terlihat, semenjak identitasnya terbuka pada publik kurang lebih tiga tahun yang lalu. Bahkan di event-event penting indotama times square sekalipun.
“Egh, tadi kalian merhatiin gak sesi wawancara ekslusive-nya pak Rico ?” kali ini suara Desi, dari divisi SDM, yang akhirnya telah memancing berbagai komentar bersahut-sahutan dari seluruh penghuni meja kecuali Meta, yang malah sibuk mengaduk es degan dengan sepasang telinga yang mau tak mau harus menampung semua obrolan yang mendadak menghangat di siang itu.
“Oh iya.. beneran.. aku lihat, sumpah.. ganteng banget yah..”
“Man of the match kali ini.. penuh aura..” Desi berucap seraya menunjukkan layar ponselnya yang menampakkan foto pak Rico yang tersenyum manis usai melakukan pengguntingan pita atas peresmian indotama times square yang telah diabadikan dengan sangat baik oleh para wartawan.
“Kyyaa..!!” jerit para wanita yang ada dimeja itu langsung memecah tak tertahan, membuat Meta memutar bola matanya sambil mencibir dalam hati.
“Omegoott.. duda memang menggoda..”
“Yang manis.. tapi bukan gulaaa..”
Yuni malah menyanyikan sebuah lagu timur yang lagi viral membuat suasana meja semakin riuh oleh gelak tawa bersahutan serta ocehan yang bernada pujian, silih berganti sampai-sampai Meta merasa telinganya hampir penuh mendengarnya.
“Egh.. tahan.. tahan.. lihat dulu foto yang satu ini dulu. Ganteng mana coba sama pak Tian..?” kali ini Lusi yang ikut-ikutan memamerkan layar ponselnya, yang menampakkan sebuah foto dimana pak Tian tengah merangkul akrab pak Rico saat acara launching sedang berlangsung, seolah sedang membisikkan sesuatu.
“Oh em jii.. pilihan yang sulit..” Yuni memegang dadanya dengan ekspresi lebay.
“Pak Tian kayaknya semakin ganteng ya, apalagi setelah menikah, uhhh.. idaman setiap wanita pokoknya..”
“Ho-oh.. menurut aku mereka sebelas, dua belas sih.. tapi aku milih pak Rico deh, gak enak sama Arini. Mumpung pak Rico udah single lagi.. hi.. hi.. hi..”
__ADS_1
“Aku juga tetap milih pak Rico.. duren soalnya..”
“Duda emang meresahkan ya. Bund..”
“Damage-lah.. fix no debat.. no kecot..”
“Bismillah.. pak Rico deh..”
‘Cihh orang-orang ini kenapa semakin ngawur ? kalian tidak tau saja kalau orang yang kalian agung-agungkan itu tidak lebih dari lelaki yang gemar memberi harapan palsu..?’
Meta ngedumel dalam hati dongkol juga, seraya lagi-lagi memutar bola matanya mendengar ocehan teman-teman wanitanya yang masih saja heboh memuji pak Rico berulang kali. Pak Rico yang notabene adalah suaminya sendiri.
Astaga.. bahkan ia tidak bisa melakukan apa-apa, dan hanya bisa pasrah mendengar para wanita-wanita dihadapannya ini memuji suaminya setinggi langit.
“Meta.. kamu kenapa diem aja sih dari tadi ?” suara Lisa yang tiba-tiba menyela membuat setiap orang yang berada di meja itu ikut-ikutan memperhatikan Meta.
“Iya nih.. perasaan dulu kamu deh yang paling bersemangat kalau sudah ngomongin pak Rico..”
Mendengar kalimat bersahut-sahutan itu membuat Meta mengedikkan bahunya acuh. “Aku diem karena aku males ngomong, lagi sakit gigi !” ujar Meta asal.
“Sakit gigi apa sakit hati nih, non..? sama yang.. ehem..” goda Dewi yang dengan jelas menyiratkan bahwa yang dia maksud adalah Rudi.
Meta melengos mendengarnya. “Dua-duanya deh.. biar kalian puas ketawanya..” semprot Meta kesal dengan ulah para wanita-wanita kepo dihadapannya ini, namun kalimat galaknya malah disambut oleh tawa membahana.
“Egh, Meta.. by the way aku kaget banget loh waktu tau kalau pak Rudi malah menikah sama Laras. Karena aku pikir selama ini kalian pacaran..” bisik Lisa disela-sela tawanya yang belum sepenuhnya reda.
“Bisa-bisanya Meta ditikung sama adiknya si bos besar yang bawel itu.. wuahaha..”
Meta melotot mendengar berbagai godaan yang menyerangnya silih berganti.“Sok tau sih. Kan dari dulu juga aku sudah bilang kalau aku sama pak Rudi itu tidak ada hubungan apa-apa. Kalian aja yang nyolot.” ujar Meta sambil mencebik. “Lagian ngapain pacaran, nanti malah mengundang fitnah. Aku sih langsung nikah sekalian.”
“Idiih.. nikah perlu pasangannya juga kali..” pungkas Yuni.
“Ya iyalah masa aku nikah-nya sendirian doang..”
__ADS_1
“Seriusan, memangnya kamu sudah menikah ?” Lisa malah bertanya dengan ekspresi wajah serius.
“Iya dong..” pungkas Meta cuek, mulai terpancing keadaan obrolan khas wanita yang semakin menghangat.
“Lagu deh, Meta.. jangan cuma omdo, buktiin ke kita-kita.. ayo bawa suaminya kesini.” Yuni mencibir dengan wajah tak percaya.
“Egh, jangan begitu, Yun.. kamu lupa kejadian waktu ibu Arini dulu..? diem-diem aja tau-tau malah istrinya Ceo..”
Mendengar itu bukan hanya Yuni yang terhenyak, Meta juga ikut-ikutan terhenyak, Meta baru menyadari bahwa mulutnya telah sedikit kelepasan.
“Iya yah.. kalau inget waktu itu aku kayak parno sendiri. Gak menyangka kalau Arini benar-benar istri rahasia pak Tian..”
“Egh Meta.. kamu jangan ikut-ikutan Arini yah. Diem-diem malah bikin patah hati berjamaah. Awas yah kalau sampai aku dengar kamu tiba-tiba jadi istri pak Rico.. mau berapa kali nih kita-kita patah hati masal ?” ancam Desi dengan mimik lucu, yang disambut tawa membahana komplotan wanita dihadapan Meta, yang saking hebohnya bahkan telah mengundang berbagai pasang mata karyawan lainnya yang berada di meja lain, yang menatap meja mereka dengan tatapan heran campur penasaran.
Meta menyeruput es degannya yang tersisa hingga kedasar gelas. Memilih diam seribu bahasa, tidak mau lagi membalas semua omongan konyol itu.
Kepala Meta tetap menggeleng kuat-kuat, menghindari spekulasi teman-temannya yang pada kenyataannya tidak ada satu pun yang meleset..
.
.
.
Bersambung..
Favoritekan novel ini,
like dan comment setiap bab-nya, dan
berikan hadiah serta vote yang banyak yah.. 🙏
Thx and Lophyuu all.. 🥰
__ADS_1