Cinta Dokter (Dokter Cinta Season 2)

Cinta Dokter (Dokter Cinta Season 2)
#Delapan Puluh Tujuh


__ADS_3

"Ada apa, sayang? Apa yang terjadi?" bisiknya. Lia masih tidak menjawab pertanyaan suaminya itu, tapi perlahan tubuhnya bergetar dan air matanya mulai menetes membasahi pipinya. Dokter Adi mempererat dekapannya pada tubuh Lia begitu merasakan kalau tubuh istrinya itu bergetar.


"Ma.. maaf!" ucap Lia pelan. Dokter Adi tersentak mendengar ucapan Lia barusan.


"Maafkan aku!" tambah Lia. Sesaat setelah mengucapkan kata-kata itu, tangis Lia pun pecah. Dokter Adi mendekap erat tubuh Lia dan mencium kepala Lia beberapa kali.


"Apa ingatan Lia sudah kembali?" tanya dokter Adi dalam hati.


...


Dokter Adi dan Lia duduk di pinggir ranjang mereka, keadaan Lia sudah sedikit lebih tenang. Dokter Adi merangkul tubuh istrinya itu dengan lembut.


"Emm.. apa kamu sudah berhasil mengembalikan ingatanmu?" tanya dokter Adi. Lia menghela nafasnya sambil mengusap pipinya untuk menghapus sisa-sisa air matanya.


"Aku melihat kecelakaan itu.." ucap Lia pelan. Dokter Adi tersentak.


"Maksudmu?" tanya dokter Adi.


"Tadi pagi, tiba-tiba saja bayangan tentang kecelakaan itu muncul diingatanku." ungkap Lia, matanya kembali terlihat berkaca-kaca.


"Itu.. itu sangat mengerikan!" ucap Lia, suaranya terdengar bergetar. Dokter Adi meraih tangan Lia dan menggenggamnya erat, ia juga membelai lembut dan mencium kepala istrinya itu.


"Aku melihat tubuhku tersungkur di jalan.." ungkap Lia.


"Tubuhku penuh luka dan darah.." lanjutnya.

__ADS_1


"Bahkan aku bisa kembali merasakan sakitnya luka itu! Perutku pun terasa sangat sakit tadi pagi!" tambah Lia.


"Sebenarnya, aku berharap kamu tidak mengingat semuanya ini lagi." ungkap dokter Adi.


"Tapi, kalau aku tidak mengingatnya, aku akan terus menyiksamu dengan sikapku." tukas Lia.


"Aku memang belum mengingat semuanya yang pernah terjadi di hidupku, tapi aku merasa perasaanku mulai kembali, aku banyak merasakan perasaan aneh hari ini. Perasaan itu terasa familiar untukku." lanjutnya.


"Maafkan aku sudah banyak merepotkanmu." ucap Lia, air matanya kembali menetes ke pipinya.


"Tidak, kamu tidak merepotkanku sama sekali. Aku mencintaimu!" ungkap dokter Adi. Lia menyandarkan kepalanya di dada suaminya itu.


"Di bayangan itu, aku terus meminta orang-orang untuk menyelamatkan bayi kita." ucap Lia.


"Sampai seperti itu aku merasa sangat takut kehilangannya tapi setelah sadar aku sama sekali tidak bisa merasakan sedikitpun perasaan untuknya, bahkan setelah kamu memberitahukan keadaan yang sebenarnya." lanjutnya


"Kamu ibu yang baik, bahkan sangat baik! Sampai detik terakhir pun kamu terus melindungi bayi kita itu." tukas dokter Adi.


"Tapi aku bahkan tidak memiliki perasaan untuknya setelah aku berhasil sadar kembali." ucap Lia.


"Kamu sedang sakit makanya kamu tidak mengingatnya. Tidak apa-apa, Lia, yang terpenting sekarang kamu sudah bisa mengingatnya kembali." hibur dokter Adi.


"Sekarang aku sangat merindukannya..." aku Lia.


"Bisakah kamu membawaku bertemu dengannya?" pinta Lia. Dokter Adi terdiam.

__ADS_1


"Aku ingin melihat tempatnya beristirahat..." Suara Lia lirih terdengar.


"Aku ingin sekali melihatnya!" ungkapnya. Dokter Adi tertunduk.


"Kenapa, sayang? Kamu tidak mau menjenguknya bersamaku?" tanya Lia yang bingung melihat sikap suaminya itu.


"Bukan begitu, sayang..."


"Lalu?"


"Baiklah! Hari minggu kita pergi ke sana!" ucap dokter Adi akhirnya, ia mencoba tersenyum kepada istrinya tapi Lia merasa senyuman suaminya itu kaku, tidak seperti biasanya.


...


Hai temen-teman yang setia menantikan kelanjutan dari cerita ini..


Sebelumnya aku minta maaf ya karena cerita ini harus terhenti sementara waktu karena beberapa waktu lalu kondisi badan drop dan banyak urusan di real life yang mendesak untuk ditangani..


Mohon dimaafkan ya teman-teman semuanya.. 😊


Aku sangat berterima kasih karena kalian setia menantikan kelanjutan cerita ini..


Terima kasih banyak untuk dukungannya selama ini.. 🙏


Tetap baca karya ini sampai akhirnya ya..

__ADS_1


Sekali lagi terima kasih banyak.. 😘❤️


__ADS_2