CINTA SEJATI.

CINTA SEJATI.
BIMO JATUH CINTA KE DUA KALI.


__ADS_3

Mereka semua asik mengobrol banyak hal sambil menyantap bekal makanan dan minuman dari bundanya Riska.


sedangkan Bimo, tidak ada yang menyadari bahwa matanya tertuju pada gadis kecil yang cantik, putih, bersih, memakai dress selutut, kakinya tanpa sepatu, berlari riang penuh canda tawa di atas rerumputan yang hijau, rambutnya terurai panjang dan lembut, sehingga Bimo tidak bisa mengalihkan pandangan dari sang gadis.


"Sungguh cantik" gumam Bimo.


Reno yang duduk di dekatnya, kaget mendengar ucapan Bimo.


langsung memperhatikan arah pandang Bimo.


"Hey bro, lihat, kita kalah dari Bimo" gurau Reno.


"Ahh kak Reno, merusak suasana saja" senyum simpul dan memegang dadanya sendiri.


" Kenapa? apa dadamu sakit?" tanya Riko.


"Tidak kak, dadaku berdebar begitu cepat kala melihat gadis cantik itu, aku sepertinya, jatuh cinta ke dua kalinya" sambil mengelus dadanya tersenyum merona.


"Awu awu, jantungku rasanya mau copot" gurau Beni, sambil memegang dadanya lalu berguling-guling pura-pura merintih.


Hahahaha semuanya tertawa, melihat kelakuan Beni.


Bimo pun ikut tertawa, walupun di sindir begitu, dia sangat menikmati momen sore itu, dia ingin beranjak pergi tapi, tangannya di tahan Reno.


"Kamu mau kemana dek?" tanya Reno.


"Aku mau kenalan dengan gadis cantik itu, kalo tidak, aku tidak akan bisa tidur nanti malam" ucapnya. Semuanya melongo mendengar ucapan Bimo.


Reno melepaskan tangan Bimo, dia biarkan anak itu pergi, dia mau lihat seberani apa bocah itu.


"Ren, kenapa di lepas?" sembur Riska, dia takut adiknya buat ulah dengan anak orang.


"Tenang, lihat saja dulu, seberani apa dia, untuk mendekati gadis kecil itu" jawab Reno, di anggukkan juga oleh semua temannya.


keberanian Bimo entah dari mana, anak kecil itu sungguh percaya diri, sungguh berbanding terbalik dari ke dua orang tuanya, masih kecil sudah pintar tebar pesona, dan merayu setiap anak gadis yang dia sukai.


perlahan dia mendekat, ke gadis kecil itu.


Tapi sebelumnya, dia menyapa kedua orang tuanya dulu, baru beralih ke puteri mereka.


"Selamat sore om, tante, perkenalkan nama saya Bimo" sapanya sambil mencium tangan kedua orang tua gadis itu, orang tua yang masih terlihat muda itu heran, dan saling tatap, bingung.


"Ya ada apa nak?" ucap ayah si gadis kecil.


"Saya mau minta ijin, untuk berkenalan dengan putri om dan tante" ujarnya.


"Hah, kenalan?" tanya mereka, semakin mereka kaget.

__ADS_1


"Baiklah, silahkan, kalo putriku mau, kalian boleh main bersama" ucap ayah si gadis, di anggukkan kepala oleh istrinya juga.


"Terima kasih om, tante, atas ijinnya, permisi" ucap Bimo sopan, sambil mencium tangan dua pasangan itu lagi.


"Papa, anak itu sungguh pintar dan sopan" puji istrinya.


Bimo pun mendekati dengan sopan.


"Hay cantik, perkenalkan, namaku Bimo, dan kamu? siapa namamu?" gadis kecil itu bingung, dia melihat orang tuanya, dan di anggukkan oleh kedua orang tuanya sebagai tanda ijin.


"Hay juga, namaku Ruhi" ucapnya, sambil berjabat tangan.


Reno dan teman-temannya, sungguh takjub dengan keberanian Bimo.


"Wah wah ini menjadi contoh untuk kita, sahut Riko, benar-benar ini bocah, besar nanti apakah dia akan menjadi Casanova sejati?"


Tapi tatapan tajam Riska membuatnya menciut.


"Hehehe maaf Ris, bercanda" ucapnya.


Lama Bimo bermain dengan Ruhi, main ayunan bersama, main kejar-kejaran bersama. Bimo dan Ruhi terlihat senang tanpa lelah, hingga akhirnya Ruhi di panggil oleh mamanya.


"Nak ayo kita pulang, ini sudah sore,


nak Bimo, kami pulang dulu ya? lain kali kamu boleh main lagi dengan Ruhi, ya? ucap mamanya Ruhi"


"Ruhi aku suka kamu!" teriak Bimo sambil melambaikan tangan dengan Ruhi.


Bimo berlari ke arah kakaknya dengan sedih, hik hiks.


Tapi Reno buru-buru menangkapnya dan memeluknya.


"Kamu sedih berpisah dengannya?" tanya Reno, tapi tak ada jawaban dari Bimo.


"Kapan-kapan pasti gadis itu main ke taman lagi, nanti kakak akan temani kesini" ucap Reno menenangkan


"Sungguh kak?" ucapnya ceria.


"Tentu saja kakak janji" ucap Reno.


Riska hanya diam melihat Reno bisa dengan cepat meluluhkan hati Bimo.


"Ternyata benar kata bunda, dia merindukan sosok kakak laki-laki" batin Riska.


"Hey bro, siapakah nama gadis cantik itu" gurau Beni, mengalihkan kesedihan Bimo. Sedangkan


Bimo langsung tersipu malu, namanya Ruhi kak, ujarnya langsung ceria.

__ADS_1


"Nama yang indah" sahut Riko.


"Siapa yang mengajarimu cara berkenalan dengan cewek? apa ke tiga laki-laki ini yang mengajarimu? tuduh Riska, Bimo langsung menggeleng.


"Aku lihat dari cara kak Reno, yang langsung berkenalan dengan ayah dan bunda, lalu aku, dan kakak yang terakhir, ucap Bimo.


"Hug hug" Reno tersedak mendengar ucapan Bimo, apalagi dia sedang minum.


"Oh jadi Reno yang mengajarimu?"


"Tidak, aku cuman memperhatikan saja" ucap Bimo.


Riska mendelik menatap Reno dan Bimo bergantian "Dasar playboy" ujarnya.


Bimo hanya tersenyum, sedangkan Reno gugup, takut Riska marah.


"Ayo pulang, ini sudah sore, Riska berjalan duluan sambil cemberut"


"Ada apa dengan kak Riska? tanya Bimo polos, di balas gelengan oleh Reno.


Bimo dan Reno berlari mendahului Riska sambil berpegangan tangan.


"Tunggu! lihat saja nanti, aku akan kasih tau ayah dan Ana, apa yang kamu lakukan sore ini, termasuk kamu, gurunya!" sambil tersenyum sinis, pada kedua laki-laki beda generasi itu.


Keduanya terpaku di tempat sambil berpegangan tangan.


Haha..!


semua teman-temannya yang ada di belakangnya, mentertawakan dua laki-laki yang diam terpaku itu.lalu ikut berjalan bergandengan dengan wajah takut.


Di sebuah kafe jessica dan teman-temannya ngumpul seperti biasa, membicarakan banyak hal, liburan sekolah kali ini dia gunakan selau bersenang-senang, ayahnya selalu menyuruhnya mendekati Reno tapi dia tak mau, karena dia sudah kasih tau papanya kalo Reno sudah tau niat papanya untuk menyuruhnya mendekati Reno.Dengan alasan perjodohan juga, tapi karena harta.


"Terlihat pria tampan memasuki kafe dan teman-temannya, lalu mendekati meja jessica.


"Hay sayang, kemana saja kamu selama ini?" ucap johan. sambil memeluk dan mencium pipi kiri kanan jessica dengan mesra.


"Hem hanya acara keluarga saja dan shoping dengan teman-teman ku saja" jawab jessica manja. tanpa memperdulikan mata teman-temannya yang risih, dengan kelakuan mereka.


"Habis ini ke kos aku yuk?" Bisik johan, jessica hanya mengangguk dalam pelukan kekasihnya.


tanpa jessica sadari ada yang merekam semua adeng gan mesranya dan akan mengikutinya sampai selesai.


Jessica dan teman-temannya berpisah di kafe itu, begitu juga dengan johan dan teman-temannya. jessica ikut johan menuju kos elitenya, menghabisi waktu indah bersama, dan semua di rekam seseorang tampa dia sadari.


Setelah puas bercinta, jessica pun pulang, diantar johan ke rumahnya, tapi sampai depan gerbang saja.


BERSAMBUNG..

__ADS_1


__ADS_2