
sehabis meeting Reno menuju kafe favorit mereka nongkrong bersama para sahabatnya, sampainya di sana, terlihat Riko dan Beny sudah menunggu.
Riko dan Beny begitu terkejut melihat penampilan Reno yang begitu rapi, dengan stelan jas berwarna abu dan rambut begitu tertata rapi sehingga ketampanan Reno berlipat ganda.
"Wah, apa aku tidak salah mengenal orang bro" gurau Riko, sedangkan Beny begitu mengagumi penampilan Reno.
"Kalian kenapa sih? kayak lihat hantu saja, aku habis dari meeting bersama investor dari Amerika, dan papa ku mempercayai kemampuan ku, aku harus belajar tanggung jawab agar aku bisa lebih tanggung jawab pada pasangan ku nantinya" ucapnya,tersenyum bahagia.
perubahan Reno begitu luar biasa menurut Beny, begitu besar perubahan Reno setelah mengenal Riska lebih dalam.
"Apakah setelah aku menemukan pujaan hatiku nanti, aku juga akan berubah menjadi lebih baik seperti Reno?" batin Beny.
"Pantas saja semingguan ini kamu hilang, ternyata kamu masuk kantor! tak ada juga kabar darimu bro" Riko mendengus.
Reno melihat kedua sahabatnya yang kesal menjadi gemas sendiri, mereka benar-benar terlihat lucu, batinnya.
__ADS_1
"Haha! kalian ini merajuk, kayak cewek yang lagi datang bulan saja sih! kalian kan tahu papa ku sudah tua, dan selalu maksa aku belajar dalam bisnis keluarga kami, ya mau tak mau aku harus jalani, karena ini juga adalah tanggung jawab ku nantinya, minggu depan kita sudah masuk sekolah, tapi aku tetap akan masuk kantor setelah sepulang sekolah juga" sambil melambaikan tangannya pada pelayan cafe untuk memesan makanan dan minuman.
"Ayo kalian pesan lah, biar aku yang traktir" senyum mengembang dari Riko dan Beny saat mendengar traktiran
Beny dan Riko pun memesan makanan dan minuman yang mereka suka,dan tak lupa pula mereka berterima kasih.
Reno hanya tersenyum melihat para sahabatnya bahagia, di sogok sama makanan saja, suasana hati mereka pasti membaik, batinnya.
"kau sering-seringlah traktir kami, apalagi sekarang kamu kan bos, makanan segini pun tak ada harganya bagimu" gurau Riko.
"Apa kalian tahu? papaku merestui ku bersama Riska!" teriak Reno.
Hugh, hugh Riko dan Beny tersedak, begitu kaget dengan teriakan Reno.
"Kampret, kamu bro! mau bikin kami mati tersedak gitu!" Riko mendelik, sambil memegang dadanya, yang masih terasa sakit.
__ADS_1
"Haha, maaf kan aku kawan, aku tidak sengaja, aku rep lek karena terlalu bahagia" Beny mendengus sebal.
kebersamaan ketiga sahabat itu begitu bahagia, setelah selesai makan Reno pun pamitan dia kembali ke kantornya.
pak Josep yang tahu Reno kembali ke kantor dari asistennya pak hasan, langsung menyambut anaknya dengan bahagia.
"Selamat nak, kamu benar-benar hebat, bahasamu juga begitu lancar, kamu sungguh hebat, bahkan investor terbesar bisa kamu yakinkan, sungguh dampak dari calon mantu papa membuat kamu menjadi laki-laki sejati, haha!'
"kapan-kapan ajak lah dia menemui papa dan mama di rumah, papa ingin mengenalnya" ujarnya bahagia.
sedangkan Reno hanya tersenyum simpul.
"Papa sudah mengabari mama mu di rumah, sekarang dia lagi masak enak untuk kita, hari ini kita pulang cepat, kasihan mama mu menunggu" ayah dan anak itu, bersiap-siap untuk pulang dengan perasaan bahagia, tampa mereka sadari, bahwa ada kejutan yang menanti mereka di rumah termasuk Reno.
BERSAMBUNG..
__ADS_1