CINTA SEJATI.

CINTA SEJATI.
UCAPAN TERIMA KASIH


__ADS_3

"Bro, jangan tersenyum begitu, sungguh kami minta maaf, tante bersikeras ingin tahu tentang Riska, dan aku suruh Mia mengajak Riska keluar agar tante bisa bertemu dengannya" sesalnya Riko.


"Dan tante benar-benar mengikutinya sampai masuk ke supermarket, setelah Mia melihat tante datang, Mia pura-pura terima telpon dari mamanya, agar Riska tak curiga sengaja di tinggal kan"


"sungguh kami, minta maaf" Riko dan Beny terlihat bersalah.


"Sudahlah, aku yang harus minta maaf, aku berterima kasih karena, berkat kalian hubungan kami semakin baik, papaku menerima Riska dengan terbuka, kami sekarang sangat lega" jelasnya.


"Sungguh? bukan semata membuat kita tidak khawatir kan?" sahut Riko.


"Tidak, kalian santai saja, ayo kalian pesan makanan, aku berterima kasih kawan" senyum Reno.


Mereka menghabiskan waktu hanya sampai jam sembilan malam karena Reno tidak bisa bangun kesiangan lagi, karena pagi-pagi dia harus ke kantor.


Mereka pun berpisah di kafe itu, dan berjanji akan bertemu lagi pada malam minggu saat dia libur, kerja dan sekolah.


mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, sambil memutar lagu tentang cinta, membuat hatinya makin bahagia.


Sampainya Reno di rumahnya, kedua orang tuanya sudah istirahat, dia pun langsung naik ke kamarnya, membersihkan diri dan bersiap untuk istirahat.


Tak lupa pula mengirim pesan pada sang pujaan, mengabarkan bahwa dia sudah pulang dan bersiap untuk tidur.


Riska di sebrang sana masih terjaga, karena menanti kabar dari Reno.


Mendengar notifikasi pesan masuk dia langsung membukanya.


Reno (Selamat malam sayang, aku sudah pulang, dan sekarang aku sudah istirahat, semoga tidur nyenyak sayang ku, semoga kita bertemu dalam mimpi i love you).


Riska (i love you too, tidur lah besok kamu harus bekerja, utamakan kesehatan mu, selamat malam juga).


Dua pemuda yang saling mencintai, berharap bertemu dalam mimpi, meskipun hanya sebentar.


mereka pun sama terlelap dalam daminya tidur, berharap satu sma lain, dalam kebahagiaan.


Keesokan paginya Tasya baru saja tersadar, betapa terkejutnya mendapati dirinya dalam keadaan yang tak mengenakkan, tubuhnya terasa sakit, bercak membiru dan merah di seluruh tubuhnya, serta kewanitaannya begitu sakit.


Untuk bangun pun dia tidak berdaya.


"Ya Tuhan apa yang terjadi padaku? seingat ku aku ke club malam" gumamnya.

__ADS_1


Tasya berpikir keras, dalam keadaan masih berbaring, barulah dia ingat, bahwa ada seseorang lebih dari satu membawanya, dan dia ingat saat mereka bercinta, dia di gauli banyak pria.


menangis terisak, meratapi tubuhnya yang hampir seluruh tubuhnya bekas gigitan, hisapan bahkan tonjokan, karena terlihat memar, dan sedikit bekas darah.


Dia merangkak memungut bajunya dan tasnya, mengambil ponselnya untuk meminta bantuan.


Papa dan mamanya menghubunginya beberapa kali terlihat di panggilan tak terjawab.


Tasya lalu menghubungi papanya untuk datang membantunya, tapi setelah dia pikir, kalau papaku sampai melihat keadaanku, papa pasti akan murka dan menendang ku, batinnya lalu mengurungkan niatnya.


Menangis dalam diam meratapi kebodohannya, Tasya pun merangkak masuk ke kamar mandi membersihkan tubuhnya.


"Kemana anak ini tak pulang semalaman, bahkan sampai pagi belum juga terlihat' geramnya Tuan Smith pada anaknya.


"Coba hubungi lagi mah" perintahnya pada istrinya.


Beberapa kali di hubungi tapi tak ada jawaban, Tasya yang lagi berendam di kamar mandi dengan air hangat, sambil berurai air mata, tak tahu orang tuanya menelpon.


"Bajingan, siapa yang melakukannya, aku harus mencari tahu, lewat cctv club besok setelah tubuhku pulih"


"Bagaimana aku harus pulang, apa yang akan aku katakan pada papa dan mama, bahkan saat di Eropa aku bermain ber ramai-ramai, tidak sesakit ini " keluhnya.


Sedangkan di sebuah apartemen mewah seorang pria tersenyum penuh kemenangan, saat menonton vidio panas Tasya.


Kau buta, kau sengaja menutup mata tidak pernah melihat kebusukan wanita ini, bermain di mana-mana, kau kejar hanya demi harta.


dengan begitu bencinya Michael pada Alex dan Tasya, karena kehadiran wanita ini Alex tergoda dan meninggalkan, Chelsea adik kesayanganya.


Dengan satu klik, begitu banyak video panas Tasya di sebar ke internet.


Malamnya Tasya pulang dengan memesan pakaian tertutup, agar tidak ketahuan orang tuanya, sampai rumah langsung menutup kamarnya, tampa berani keluar.


Bahkan untuk makan pun di antarkan ke dalam kamarnya, oleh pelayan di rumahnya.


Saat tuan Smith lagi meeting bersama kliennya dan beberapa pimpinan lainnya, semuanya memandang tuan Smith.


Saat Tuan Smith keluar dari ruangan meeting semua karyawan melihat ke arahnya sambil melihat ponsel mereka masing-masing.


"Ada apa dengan kalian? kenapa menatap ku seperti itu, hah" semburnya pada semua karyawannya.

__ADS_1


"Maaf Tuan, ada beberapa video panas nona Tasya yang beredar di internet" tunjuknya asisten Tuan Smith.


Dan betapa terkejutnya, saat dia melihat anaknya bermain dengan banyak pria dan dengan berbeda-beda, begitu murkanya sampai dia berteriak kencang.


"Tasya! kau sudah mencoreng mukaku" desisnya, sambil meremas ponsel itu.


"Ayo kita pulang, mungkin dia sudah di rumah"


Tampa banyak bicara, dang asisten mengikuti Tuan Smith, terlihat beliau sambil memegang dadanya, dan tersungkur, dengan sigap beberapa karyawan dan asistennya menolongnya.


Wajahnya yang merah padam, menahan malu dan sedih, atas perbuatan anaknya.


"Tenangkan diri Tuan, jangan sampai jantung anda bermasalah Tuan, apa perlu kita ke rumah sakit" tawar asistennya.


Tapi Tuan Smith menggeleng, sambil berderai air matanya, sebagian karyawan yang melihatnya ikut sedih, dan kasihan pada bos mereka yang baik itu.


Sedangkan Bimo, habis mengerjakan tugasnya langsung berlari berlari ke rumah Ruhi untuk bermain bersama.


Riska terus memperhatikan adiknya merasa tak enak hati pada Tara karena Bimo terus bermain kerumahnya.


Sambil melipat tangan di dada menunggu Bimo pulang, di depan teras rumahnya, sambil mengamati bunganya.


Terlihat dari pintu gerbang Bimo begitu bahagia, sesekali berjingkrak dan bernyanyi.


"Assalamu'alaikum kak, kakak lagi ngapain di sini? " tanya Bimo polos.


"waalaikumsalam"


"Tentu saja menunggumu, kau dari mana saja, dari siang kau pergi sudah sore begini baru pulang?"


"Adek dari rumah ilham kak" kilahnya.


"Kau pintar berbohong sekarang, kau tak takut sama sekali, sudah bosan kau hidup enak di rumah ya? ok, mungkin saatnya kamu masuk pesantren" ucapnya tenang.


"Kak aku mohon jagan laporkan" mohonnya menyatukan kedua tangannya.


"Kakak tahu kamu setiap hari pergi ke rumah Ruhi, kau pintar berbohong ya? dan itu membuat kakak malu pada teman kakak, jagan kau main kesana lagi, kalau tidak bertemu di luar, jika kau masih ke rumah Ruhi, minggu ini kau akan ke pesantren"


"Ampun kak, aku mohon, jagan, adek janji tidak akan ke sana lagi, selain bertemu di luar rumahnya"

__ADS_1


Sesalnya dengan tulus sambil menangis, dan Riska langsung meniggalkan Bimo sendiri di halaman.


BERSAMBUNG..


__ADS_2