Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
103.Istri Penyayang


__ADS_3

Setelah makan malam bersama,bercanda tawa mengenang kisah lama dari mulai masih PDKT sampai sekarang sudah membina ruma tangga yang baru beberapa hari,masih bucin-bucinnya.


Merekapun berpisah,dan akan jumpa kembali dalam acara ngunduh mantu di Surabaya.


Setelah itu lamaran antara sepupu dengan adiknya.


"Hemm,,sedih kita harus berpisah."ucap Kintan cipika cipiki dengan Aya.


"Nanti kita jumpa lagi diacaramu,,"jawab Aya sambil memeluk Kintan.


"Tan,,gue ga dipeluk?"ucap Fero yang sengaja memanas-manasi Bima.


Dan benar saja Bima menatapnya tajam dengan mengepalkan tangannya.


Aya mengetahui itu langsung mencubit perutnya.


"Jahil bener,,tu lihat taringnya mulai keluar."


"Awas aja kalau berani ."jawaban Bima membuat Fero tergelak.


Fero meraih pinggang Aya sambil terus tergelak.


"Ayo honey,,kita cabut sebelum ada harimau yang menerkam,,haha."


Kintan tersenyum menanggapi candaan keduanya.


Bima langsung menggenggam erat tangannya hendak menuju ke mobil.


"Bye Aya ."Kintan dan Bima melambaikan tangannya lewat jendela mobil.


Bima melajukan mobilnya ke hotel tempat ia menginap ,memang waktunya cek out besok siang ,jadi malam ini masih menginap dihotel.


"Kita kembali ke Surabaya nya hari apa yank?"tanya Kintan.


"Besok sore aja ya?


"Tadi bunda WA ,katanya bunda ayah dan keluarga pada mau berangkat besok siang,sekalian mau lihat rumah baru,,mungkin mereka akan menginap dirumah baru ."ujar Kintan.


"Oh ya? wah seru donk,,,by the way cie rumah baru."goda Bima dengan menjawil dagunya Kintan.


"Alhamdulillah ,rumah itu kuatas namakan ayah ,,karena tiap lihat ayah bawaannya aku pasti melow ,ingat perjuangannya membiayaiku sekolah ,melindungi ku ,menyayangiku sebelum putri cantiknya ini diambil pangeran tampan."ujar Kintan yang sebelumnya berkaca-kaca tapi berusaha tetap tersenyum.


"Ya aku lihat waktu ijab qobul kemarin ,mata nya berkaca-kaca menyerahkan kamu kepadaku,,itu memperlihatkan sosok ayah yang sangat mencintai putrinya dan mengikhlaskan putrinya untuk diperistri pemuda yang juga sangat mencintainya."ucap Bima dengan menggenggam dan mengecup tangannya Kintan.


Kintan tampak tersenyum melihat cinta Bima yang begitu besar seperti ayahnya.


Tak terasa mobil itu sudah sampai hotel ,ia sudah memarkirkan mobilnya dengan rapi ,lalu mereka keluar menuju kamar.Tapi sebelumnya mereka mampir ke swalayan membeli minum dan makanan ringan.


"masih perih?"bisik Bima disaat mereka jalan menuju lift.


Kintan hanya menggeleng dan tersenyum,begitu juga Bima yang nampak tersenyum melihat respon Kintan.


Ting


pintu lift terbuka dan mereka masuk ,didalam lift tidak ada orang lain.Bima yang melihat tidak ada orang lain langsung menyudutkan istrinya.


"Mau apa?


"Menurutmu?


"Hempp"Bima langsung menempelkan bibirnya ke bibir kenyal tipis dan manis itu,********** dengan gerakan sedikit kasar dan cepat.memasukkan lidahnya untuk membelit lidah istrinya,bertukar Saliva sampai terasa bibir itu sudah kebas,ia menurunkan ciumannya ke leher putih istrinya.


"Ahh,,."lenguhan Kintan lolos saat Bima mencium leher wangi dan mulusnya.

__ADS_1


Sementara tangannya sudah meremat buah kesukaannya ,meskipun buah itu masih tertutup rapat.


Ketika Bima akan menjadi bayi besar ,tepat pintu lift terbuka.


"ckk,,,pintu sialan,,kenapa saat gairah memuncak ,kamu malah terbuka."gerutu Bima yang membuat Kintan terkekeh mendengarnya.


"Kamu aja yang ga tau tempat,,,ayo kita teruskan dikamar."bisik Kintan yang langsung membuat mata Bima membulat sempurna ,tanpa ba-bi-bu Bima langsung menggendongnya seperti koala dengan mencium bibirnya secara rakus dan penuh gairah.Seolah keduanya tanpa bosan untuk menyalurkan hawa panas di badannya akibat sentuhan cinta.


Brak


Bima buru-buru membuka pintu dengan bibir masih saling memagut dan menyesap dengan penuh nikmat.


"Sayang,,,aku kebelet pipis."ucap Kintan sesaat setelah bibir keduanya terlepas.


Bima yang saat itu sudah berhasil melepas pengait b*anya mendadak lemas.


..."merusak gairahku aja"gumamnya dalam hati....


Tapi dia tetap menjalankan aksinya.


melepas b*a istrinya dengan alasan biar ga sesak.(🤭😂 modus aja terus).


"Awwww"teriak Kintan karena Bima dengan gemasnya menarik pucuk bukit itu dengan mulutnya.


Bima hanya terkekeh sambil bilang


"gemas aku yank,,pengen selalu aku,,hrrrgg."jawabnya dengan kedua tangannya melakukan gerakan mencakar seperti harimau.


Kintan tidak menanggapi ,ia langsung berlari menuju kamar mandi ,karena sudah saking kebeletnya.


"Ambyarrrrrr."ucap Bima dengan membuka kaosnya dan balik ke tempat tidur sambil membuka ponselnya untuk mengecek email dan laporan yang masuk.


Setelah beberapa menit ,Kintan keluar dari kamar mandi dan sudah mengenakan lingeri warna biru ,warna kesukaannya yang membuat kulit putih dan tubuhnya semakin terlihat seksi,apalagi dua bukit kembar yang lumayan besar terlihat begitu menyembul.


"Sini sayang."Bima menyuruh Kintan segera naik dan berada disampingnya.


Kintan pun menuruti keinginan suaminya.


Bima langsung menenggelamkan kepalanya di ceruk leher istrinya.


"Dari dulu aku selalu suka aroma wangi tubuhmu ,ini membuatku gila dan mabuk kepayang dan membuatku ga bisa jauh darimu."Bima terus mengecupi dan mengendus leher istrinya yang wangi.


Kintan hanya Melenguh dan menyugar rambut tebalnya Bima.


Lama kelamaan gairah Bima terpancing lagi dan gaun Kintan sangat memudahkan untuk ia buka.Kepalanya sudah berada diantara dua paha ,lidahnya sudah melesat masuk ,Kintan reflek lebih membuka pahanya dan mencengkram seprei kanan kirinya


"Ahh,,,yank please."


Bima menatap wajah sensual istrinya


"milikmu sudah basah sayang."


jleb


dan akhirnya pergulatan panas suami istri terjadi lagi,malam panjang kembali mereka lalui dengan penyatuan yang didasari gelora cinta dan gairah yang membara.


.


.


.


Keesokan harinya ponsel Kintan berdering membangunkan sepasang pengantin baru yang masih tidur berpelukan didalam hangatnya selimut.

__ADS_1


Dan nampaknya keduanya masih enggan untuk bangun ,karena hampir menjelang subuh Bima baru menyudahi pergulatannya.


"Sayang ,,bangun,,bunda menelfon."


Kintan mengerjapkan matanya dan meraih ponselnya.


"Bunda,,ada apa ?tumben masih pagi nelfon."jawab Kintan dengan suara beratnya khas bangun tidur.


"Ya Tuhan anak bunda kenapa jadi malas begini,,ini udah siang ,,,bangun ,sebagai istri kamu harus segera memasakkan suamimu,menyiapkan sarapan dan pakaian kerjanya ,jangan durhaka kamu."


"Ya Bun,,ini juga gara-gara Kak Bima udah mengerjai Kintan semalaman,,Upss."Jawab Kintan keceplosan dan membuat Bima menahan tawanya.


Sontak hal itu membuat bunda cekikikan diseberang sana.


"Tuh kan bunda pasti lagi ngetawain Kintan."


"Kalau itu ga papa biar cepet jadi cucu grenda,lagian menyenangkan suami dapat pahala Lo,xixixi."ujar bunda masih terdengar cekikian ditelfon.


"Ya udah bunda mau kasih tahu aja,,kalau bunda,ayah dan keluarga lain mau berangkat ke Surabaya sekarang ,dan kalian sebaiknya jangan malam-malam sampe sana ,acaranya besok kan ,jadi biar kalian ga capek,, buat baby nya nanti lagi habis acara,xixixi."


"Mana Bima,,kasihkan hpnya." pinta bunda.


Kintan menyerahkan ponselnya ke Bima.


"Ya Bun."jawab Bima.


"Bim,,,jangan malam-malam sampai surabaya ,karena acara kalian masih padat ,dan butuh tenaga, hati-hati juga nanti bawa mobilnya."pesan bunda panjang lebar.


"siap Bun."jawab Bima dan ponselnya langsung direbut Kintan untuk berbicara sebelum bunda menutup telfonnya.


"Bun,,kunci rumahnya taruh ditempat biasa ya,,Kintan mau mampir kerumah sebentar untuk ngambil barang."


"Baiklah ,lanjutkan enak-enak kalian ,tapi ingat jangan sampai sore,biar ga kemalaman nyampe Surabaya,,bye sayang."


Setelah Kintan menaruh kembali ponselnya ,dia menyusupkan kepalanya kedada Bima,dan tentu saja Bima menyambutnya dengan pelukan disertai kecupan hangat di keningnya.


"Sayang ,,kita nanti mau tinggal dimana?"


"Maunya kamu dimana,,hmm?"jawab Bima dengan mengelus rambut istrinya.


"Aku ngikut suamiku,,,tapi kalau boleh milih sih aku pengen tinggal dengan mami dan papi yank?"ucap Kintan mendongakkan kepalanya dari pelukan suaminya.


"Ga salah yank? biasanya dimana-mana menantu ga mau tinggal serumah dengan mertua,,tapi kamu malah pengen tinggal serumah dengan mertua ,,kamu beneran mau?"jawab Bima mengelus pipinya.


"itu kan mereka ,,, kalau aku sendiri sudah menganggap orang tuamu adalah orangtuaku juga , aku mencintai orang tuaku dan aku akan mencintai orang tuamu juga,,,kita tidak tahu umur manusia,,selagi kita masih bisa menghabiskan waktu bersama orang tua kita,maka lakukanlah ,karena waktu kebersamaan itu tidak akan terulang kedua kali,maka mumpung kita masih memiliki orang tua lengkap ,bahagiakan mereka dengan kehadiran kita disisinya,karena hanya itu sesungguhnya kebahagiaan mereka diusia senjanya,berkumpul dengan anak dan cucunya,,malahan kalau aku ingin nya sih orang tuaku juga tinggal sama-sama ,tapi tidak mungkin kan? maka itu kita harus memberikan cucu yang banyak untuk mereka." ujar Kintan panjang lebar yang membuat Bima menatap sendu dan merasa semakin mencintai istrinya.


"Terima kasih ,ternyata aku tidak salah memilih pacar dan istri,kamu memang istri yang penyayang."ucap Bima dengan mencium kening istrinya dengan sangat lama.


"Kalau gitu kita harus kerja keras memberikan mereka cucu."ujar Bima lagi yang langsung menindih dan mengungkung istrinya ,mengecup keningnya dan bibirnya,memagutnya dan menyesapnya dengan sangat lama.


Dengan gerakan cepat ,penutup segitiga mereka sudah terlepas ,dan Bima kembali menyerang bagian bawah istrinya,karena tempat itu sangat terawat dan wangi sehingga Bima sangat betah membelikan lidahnya dibawah sampe Kintan mengerang nikmat , dan dengan gairah memuncak Bima menghunjam pusakanya dengan menegang dan mengerang.


Kenikmatan surga dunia suami istri tercipta kembali dipagi hari yang begitu panas bagi keduanya.


Cinta yang besar bagi setiap pasangan halal akan terasa lebih indah karena setiap yang dikerjakan akan berbuah pahala.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Huh rasanya pengen namatin novel ini ,tapi ga tega,,dan jari ini masih ingin terus mengetik .😀


entahlah mungkin ending nya belum dpaat yang pas dan puas .


jadi nikmatin terus ya ???

__ADS_1


love you guysss🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰❤️❤️❤️


__ADS_2