
Hari ini adalah acara pernikahan Aya dan Fero .Acara itu digelar disebuah hotel mewah,bunda dan ayah Kintan juga turut hadir diacara tersebut,dan hal itu menjadi momen bertemunya kembali dengan orangtua Bima.
Para bridesmaid dan groomsmen sudah berbaris rapi,mereka tampil ganteng dan cantik-cantik dilengkapi dengan gaun dan tuxedo dengan warna senada atau couplean.
Bima pandangannya tidak terlepas dari sosok cantik yang sudah memenuhi hatinya.Ia tersenyum menawan kearahnya,begitu juga dengan Kintan yang tampak tersenyum juga melihat ketampanan Bima malam itu.
Mereka saling melempar senyum.
Acara pun dimulai,penghulu mulai membacakan dua kalimat syahadat dihadapan para wali dan kedua mempelai sampai dengan menjabat tangan memepelai laki-laki dan akhirnya mengatakan
"bagaimana para wali dan saksi ,,SAH?
SAH
SAH
SAH
Setelah dinyatakan SAH ,Fero diperbolehkan mencium kening istrinya,dan mereka berfoto memamerkan buku nikah serta cincinnya.
Aura kebahagiaan terpancar disana ,semua sahabat ,keluarga ikut berbahagia dan memberikan doa kepada kedua mempelai.
Para bridesmaid dan groomsmen berfoto bersama,memberi ucapan selamat.
Kini tiba giliran lemparan bunga yang akan dilemparkan dari kedua mempelai.
Para cowok cewek yang belum menikah sudah berjajar rapi ditempat yang sudah disediakan.
1
2
3
Siaaappp???
Bugh
Buket bunga itu sudah dilempar dan langsung ditangkap oleh Kintan ,
"yeaayyy"
Kintan langsung mengangkat bunga tinggi-tinggi,seketika itu semua pada heboh
"Yach ,alamat dia duluan yang akan menikah." ucap Icha kepada Tata.
"kita yang antusias ,dia yang dapat."jawab Tata.
"Nasib - nasib." ujar keduanya berbarengan dengan sedikit nyaring dan sontak membuat semua tertawa dengan ulahnya.
Bima datang menghampiri Kintan dan mengecup keningnya sambil membisikkan
"Siap-siap ya ,terutama tenaga ,karena pasti akan kubuat kamu tidak bisa berjalan."bisik Bima dengan meninggalkan gigitan gemas ditelinganya.
"Dengan senang hati aku akan menunggu pelayananmu ,tuan?"jawabnya dengan tersenyum.
"Dasar Buciiinnn ,,ga lihat tempat Lo ya bermesraan disini."sorak Sorai para bridesmaid dan groomsmen
Bima hanya menanggapi dengan santai dan terkekeh sambil berlalu berjalan ditempat makanan,dan Kintan juga ikut bergabung duduk bersama ayah bundanya.
Tidak lama Bima pun datang membawa beberapa makanan dan ikut duduk bergabung dengan Kintan serta orang tuanya.
Setelah beberapa waktu mami dan papi Bima juga ikut duduk bersama dengan kedua orang tua dan kedua pasangan yang lagi dimabuk asmara itu.
Kini tibalah mereka berpamitan dengan keluarga dan pasangan pengantin baru, sesi foto pun tidak terlewati.
"Sekali lagi selamat ya my best friend,,bahagia selalu,,dapat momongan yang banyak."ucap Kintan berkaca-kaca terharu bahagia ,mereka berpelukan lama.
"Kalian harus juga segera ,,awas kamu Bim kalau buat sahabatku menangis lagi."jawab Aya mengepalkan tangan kebima.
"Rencana sih kedepannya mau kubuat menjerit."ucap Bima asal nyeplos yang membuat semuanya tertawa ,kecuali Kintan yang langsung mencubit perutnya.
"oh iya Minggu depan jangan lupa ikut ke Bali."ujar Fero dan Icha.
"aneh kalian ini,,honeymoon rame-rame."ucap Bima.
"ga papa honeymoon kita kan tetap dikamar ya beb,,lagian seru tau rame-rame ,kapan lagi kita bisa pamer ke kalian kalau kita udah halal."ucap Fero dengan mencium pelipisnya Aya."
"Wah sialan Lo,,sepertinya gue juga harus gercep ini."ujar Bima kembali membuat semua tertawa.
.
.
.
Pesta pernikahan itupun telah berlalu ,sepasang pengantin baru sudah masuk kekamar yang telah disediakan dari pihak hotel.
Para tamu undangan ,kerabat juga sudah pulang ke kediaman masing-masing.
__ADS_1
Begitu juga dengan Kintan dan orang tuanya juga pulang ke apartemen dengan diantar Bima.
Sedangkan orang tuanya Bima sudah pulang ,namun mereka mengundang Kintan dan orang tuanya besok untuk makan bersama di rumah Bima.
Setelah mengantar Kintan ,Bima pun pamit kepada ayah bunda dan Kintan mengantarkannya hanya sampai depan kamar aja ,tidak sampai parkiran luar karena Bima melarangnya.
"Aku pulang dulu ya,besok kujemput lagi."
Kintan meraih punggung tangan Bima untuk ia cium.
"Hati-hati."
CUP
bima mencium keningnya dan langsung me*u*a* bibir yang berlipstik pink itu.
Bima menyesapnya dalam dan mendorong tubuh Kintan pelan ke arah dinding,tempat itu agak pojok jadi aman baik dari CCTV maupun orang lewat.
Bima terus menyesap ,ciuman itu semakin liar,decapan demi decapan pun terdengar , mereka enggan untuk saling melepas,rasa rindu yang mendalam tersalurkan lewat sentuhan bibir yang hangat.
Kintan yang malam itu memakai dress yang kerahnya berbentuk V jadi memudahkan Bima untuk sedikit melorotkan bagian bahu dan dadanya.
Kecupan Bima turun kedada Kintan dan ia langsung menyesapnya seperti bayi.
Hal itu membuat Kintan mendesis ,ada rasa aneh yang menjalar ditubuhnya,
"Sayanggg,,,ishhh,,,ah."Kintan mengelus rambutnya Bima.Suara Kintan malah membuat Bima memperdalam sesapannya,mempermainkan lidahnya.
Setelah puas dan takut tidak bisa menahan hasratnya ,Bimapun menghentikan aksinya dan menempelkan kening mereka dengan tersenyum.
"Makasih ya atas vitaminnya,,sekarang tidurku akan nyenyak."ucap Bima tersenyum dengan mengecup keningnya dan membenahi dress Kintan.
"Tapi itu ga papa masih begitu."Kintan menunjuk ke bagian bawah Bima dengan menahan senyumnya.
"Hehehee tempatnya ga mendukung sayang,,nanti kalau tempatnya mendukung kamu yang harus tanggung jawab menidurkannya."ucap Bima terkekeh.
Kintan hanya mencebikkan bibirnya.
Dan merekapun berpisah tempat.kintan masuk ke apartemen ,Bima pulang kerumahnya.
.
.
.
Keesokan harinya Kintan mendadak ada jam mengajar ,sebenarnya hari ini jadwalnya kosong ,tetapi dia harus menggantikan salah satu dosen yang berhalangan hadir dikarenakan sakit.
Setelah pamit kepada kedua orang tuanya ,diapun berangkat menggunakan motor maticnya.
Tiba jam 10 Bima menjemput Kintan ke apartemen ,Orang tua Kintan sudah menceritakan semuanya.
Lalu ia tetap menjemput ayah bunda untuk makan bersama dirumahnya.
"Ayah bunda nanti Bima antar kerumah ya ,mami dan papi sudah nungguin."
"Iya ,tapi Kintan ga ada Lo ,mungkin dia siang baru pulang,tadi ga bilang mau pulang jam berapa?."
"Iya Bun,,nanti biar Bima yang menjemputnya di kampus dan langsung kerumah."
"Iya boleh."
.
.
.
Bima sudah berada dikampus untuk menjemput Kintan,dia akan memberi sedikit hukuman kepadanya karena tidak mengabari sampai siang ini.
Begitu juga dengan adanya Bima disini juga tanpa sepengetahuan kintan.
Suasana siang itu dikampus lumayan ramai,karena bertepatan dengan kepulangan sebagian mahasiswa ataupun waktu istirahat,jadi banyak mahasiswa dan mahasiswi yang duduk nongki di taman kampus.
Bima memarkirkan mobilnya di area parkir yang bersebrangan dengan motornya Kintan.
Dia menunggu dan menyandarkan badannya di pintu mobil lengkap dengan kacamata hitamnya yang sangat membuatnya super cakep.Siang itu dia memakai celana jeans dipadu kaos putih dilengkapi kemeja berwarna abu yang digulung bagian lengannya sampai siku dan dipadukan dengan sepatu yang berwarna abu senada dengan kemejanya.Dengan ciri khasnya memasukkan kedua tangannya disaku celana ,,membuat semua cewek yang tanpa berkedip melihatnya.
Tampak dari jauh Kintan berjalan anggun menuju motornya,lalu dia melihat sosok Bima yang menunggunya.Dia sedikit berlari menghampirinya.
"Sayang,,ko tahu aku disini."sapa Kintan tersenyum manis didepannya.
"Bandel ya ,,kenapa ga menghubungi aku dari pagi,,hmm?? "jawab Bima dengan menarik hidungnya gemas.
"Maaf ,,aku buru-buru,,sebenarnya jadwalku libur ,namun dapat telfon tiba-tiba disuruh menggantikan dosen yang hari ini berhalangan hadir karena sakit,,jadi ga sempet deh."terang Kintan.
"Apapun alasannya harus dihukum."ucap Bima.
Kintan mau protes langsung disuruh Bima untuk masuk mobil.
__ADS_1
"Yankk,,,motorku gimana?"tanya Kintan.
"Ditinggal disini aja,aku sudah bilang ke pak Udin untuk nitip motormu disini."
Lalu Bima melajukan mobilnya membelah jalanan yang macet dan ramai dikala siang.
Bima masih menampakkan wajah dinginnya,sepanjang jalan hanya ada keheningan di dalam mobil.
Sampai mobilpun berhenti karena lampu merah menyala.
Kintan melirik kearah Bima yang terlihat cuek,
lalu ia mendekatinya,meraih jemari Bima dan memeluk lengannya.
"Sayanggg,,,maaf."rengek Kintan yang terlihat manja dihadapan Bima.
"Kamu mau hukum aku apa? aku nurut dan terima hukumannya."Kintan terus merengek karena Bima masih diam.
"Bener?"ucap Bima menatap Kintan.
Kintan segera mengangguk cepat.
"cium aku 10x."ucap Bima.
"disini."ujarnya lagi dengan menunjukkan bibirnya.
"Ishh,,Dasar mesummm."jawab Kintan melengos.
"Ya udah ,,kupikir-pikir dulu untuk maafin kamu."ujar Bima memakai kacamata hitamnya.
Lalu Kintan menahan rahangnya Bima untuk menoleh menghadapnya.
Cup
Kintan mengecup bibirnya cepat.
"Kurang lama,,jadi itu ga terhitung."jawab Bima.
"Yes ,,lampu merah tuh."
Bima mendengus kesal melajukan mobilnya kembali ,tapi modusnya masih berlanjut.
Tiba dijalan yang sepi ,Bima menepikan mobilnya.
"Kenapa berhenti."tanya Kintan.
"Melaksanakan hukuman kesatu sampai lima."jawab Bima dengan melepas kacamata dan menghadap Kintan.
Mereka kini saling menatap dan berhadapan.
Lalu Kintan meraih tengkuknya Bima dan mendekatkan bibirnya,lalu mel**at bibir Bima dengan pelan ,mereka menikmati momen ini.
Namun Bima kini mulai menciumnya secara liar karena hasratnya sudah mulai memanas.
lidah Bima mulai menerobos memasuki rongga mulut Kintan lebih dalam.
Kintanpun membalasnya, dia kini juga sudah mulai kecanduan dengan ciuman yang Bima berikan.
Decapan demi decapan membuat suasana dimobil memanas ,padahal AC seharusnya membuat mereka kedinginan.
Nafas mereka menderu dan terengah-engah ,lalu ciuman itu berakhir.
Sesaat kemudian bibir mereka mulai beradu lagi ,ciuman itu berlanjut ,berhenti untuk mengambil nafas dan berlanjut lagi sampai hitungan kelima.
Mereka sangat puas menikmati benda kenyal yang menghangatkan dan membuat kecanduan tersebut.
"Jadi apakah sudah dimaafkan?"ucap Kintan menempelkan kening nya sesaat setelah ciuman itu terlepas.
"Masih lima lagi."jawab Bima tersenyum.
"Siap,,hukumanku terlalu enak sayang,,jadi 10lagi juga aku ga nolak,,hihi."jawab Kintan.
"Mulai nakal sekarang ya."Bima menoel hidung Kintan gemas.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
pengennya UP cepet
tapi apalah daya
diajak jalan yux
ke pantai yux
makan ketupat yux
alhasil UP nya baru sekarang
tapi GPP lah ya yang penting sudah UP
__ADS_1
Happy reading🙏🙏🙏😉