Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
29.Antar jemput


__ADS_3

Seminggu Kintan hanya menghabiskan waktunya untuk belajar dan belajar karena persiapan menghadapi Ujian Tengah Semester.


Seperti yang sudah pernah dikatakan bahwa selama seminggu juga Bima tidak akan mengganggu Kintan karena kesibukannya yang mengurus bisnis papinya dan urusan kampus. Papi Bima yang menjadi donatur sekaligus sebagai pemilik saham terbesar disalah satu universitas tempat Bima kuliah mengharuskan untuk menyerahkan urusan kampus kepada Bima.Karena dianggap Bima sudah layak untuk mengurus yayasan ,tetapi Bima masih tidak mau untuk terjun langsung mengurus semuanya.


Di keluarga Abimana meja makan adalah tempat paling nyaman untuk bercerita.


"Pagi Pi,,mi."ucap Bima sambil mencium pipi kedua orangtuanya.


"Pagi juga sayang,,,kamu bawa apa itu bim?"


"Mi ,,Pi cobain dulu kuenya ,dimakan sambil ngeteh enak Pi."ucap Bima.


"Coba sini mami rasain."ucap mami dengan mengambil kue dan memakannya.


"Bim,,,kamu beli dimana ini,,enak banget."ucap mami.


"Iya papi juga baru merasakan kue seenak ini."


Bima hanya tersenyum menanggapinya,karena dia juga menikmati lezatnya kue yang dibuat bunda Kintan.


"Bim,,darisiapa ini."tanya papi


"Kue ini buatan bundanya Kintan ."jawab Bima


"Kin-kintan siapa itu Bim ."tanya papi penuh selidik.


"Menurut papi siapanya Bima?" tanya Bima ulang.


"Ya ampun papi,ga peka amat sih jadi orang,,pasti calon menantu kita pi."jawab mami.


"Bener Bim."ucap papi memastikan


"Yups,,, kemarin Bima kerumahnya dan ngobrol dengan ayah bundanya,,eh pulangnya malah dibawain kue ini."jawab Bima dengan senyum sumringah.


"Emangnya dia tinggal dimana?


"Di Malang Pi,,mi."


"Pantes ya kamu sering bolak balik ke malang,ternyata ada yang dirindu rupanya."


"Heheee,,papi bisa aja."jawab Bima menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Kebetulan Bim,,Minggu depan cabang papi yang di Malang kan mulai dibuka,papi dan mami rencananya harus ngontrol kesana,,sekalian papi juga mau berkunjung ke tempat Bramasta papanya Fero."ucap papi


"Iya ,,mami juga rencana mau mengunjungi yayasan yatim piatu X ,sudah lama mami ga jenguk kesana,, oh iya gimana kalo mami ajak kerjasama bunda Kintan untuk membuat kue dan makanan agar bisa rutin diantar ke yayasan itu ,,karena mereka sekarang sepertinya bosan dengan menu yang itu-itu aja,,,,gimana menurut papi?"


"Bagus juga ide mami,,pinter banget sih mami,istrinya siapa sih?"canda papi mencubit pipi mami dan sudah berhasil membuat muka mami merona.

__ADS_1


"Mami is the best."ucap Bima sambil mengacungkan dua jempolnya.


"Tapi Pi sepertinya kita harus mengetes dulu calon besan dan menantu kita seperti apa?"ucap mami sambil mengedipkan mata ke arah papi.


"Siap mi,,sudah papi rencanain."ucap papi.


"Pi,,mi ,,jangan macem-macem deh,nanti Kintan dan orang tuanya ilfeel ke Bima gimana?


"Gak akan ,kamu tenang aja,,lagian kita kan juga kepengen tau seleramu itu seperti apa sih,,kan kamu tau sendiri kriteria untuk bisa masuk ke keluarga Abimana itu harus bagaimana."ucap mami.


"Tenang aja mi ,sebelum Bima menjatuhkan pilihan ,Bima sudah menyeleksi dan menyelidiki latar belakangnya,dan Bima sudah yakin dengan Kintan.Selain cerdas ,dia juga cantik luar dalam seperti mami."ucap Bima yakin.


"Makanya mami dan papi mau membuktikan omonganmu itu."


"Tapi mi,,Kintan hanya dari keluarga biasa,apa papi dan mami terima keadaan keluarga Kintan."


"Sayang,,,mami dulu dari keluarga biasa jauh dibawah papi,,tapi papi ga mempermasalahkan ,,ya kan Pi?


"Oh iya donk,,papi mencintai mami karena mami selain cantik,cerdas juga hatinya baik ,lembut ,dermawan ,,,dengar ya Bim kita cari pasangan itu bukan hanya dari derajat dan kekayaan saja atau hanya memandang fisik semata ,tapi kecantikan hati itu yang utama ,karena rumah tangga itu untuk selamanya.Kecerdasan,kecantikan,kebaikan hati itu harus dimiliki supaya hidup rumah tangga bisa berjalan seimbang dan saling melengkapi bahagia selamanya."


"iya pi" ucap Bima dengan penuh syukur karena memiliki orang tua yang sempurna dimatanya.


🍀🍀🍀🍀


Hari ini di sekolah lagi padat-padatnya jam pelajaran dikarenakan Senin sudah dimulai Ujian Tengah Semester.


Seminggu adalah hari yang bener-bener menguras waktu,tenaga dan pikiran,karena sebelum UTS tugas-tugas harus sudah terkumpul semua.


"Ibu harap nilai UTS kalian nanti bagus dan kelas kalian juga mendapat peringkat pertama seperti kemarin."begitulah ujar Bu Wiwik selaku wali kelas.


🍀🍀🍀🍀


Waktu berjalan begitu cepat dan tibalah saat yang menegangkan yaitu Ujian.


Kintan sudah mengawali semangatnya dengan bangun lebih pagi,sambil menunggu adzan subuh ,dia membuka buku pelajaran yang diujikan hari ini.Belajar itulah yang dilakukannya,karena dia ingin beasiswanya tetap berjalan,jadi harus mempertahankan nilainya ,jangan sampai nilainya turun sehingga menyebabkan beasiswanya hilang.


Sesudah adzan subuh berkumandang ,dia segera mengambil air wudhu dan sholat qobliyah dilanjut subuh.Setelah semuanya selesai ,dia pergi ke dapur untuk membantu bunda memasak sarapan pagi.


"Pagi bunda,,Bunda buat sarapan apa?


"Ayahmu minta dibuatkan nasi goreng,,kamu minta dibuatkan apa?"


"Masih ada roti tawar ga Bun?"


"Masih ,tuh bunda simpan dikulkas."


"Aku mau buat sandwich aja Bun sama susu,masih lengkap kan Bun bahan sandwich nya?"

__ADS_1


"Masih sayang,,tapi buat sendiri ya,,bunda nyiapin buat ayah dulu."


Setelah 30menit berlalu,bunda pun heran


"Sayang,kamu buat sandwich nya ko banyak sih,emang siapa yang mau makan? bunda dan ayah ga mau loh ya,ga syuka."


"Ga tau juga ya Bun,,Kintan pengen bikin banyak,,tenang aja Bun nanti Kintan bawa ke sekolahan bagi dengan teman-teman."


"Oh iya sudah,,kamu siap-siap gih sana,hari ini ujian kan?"


"Iya Bun,,kalo gitu Kintan mandi dulu dan siap-siap ya."


Setelah membersihkan badannya,memakai seragamnya,dan sudah siap tampil cantik dan mempesona,Kintan melirik ponselnya


"Apa dia sesibuk ini,sampe lupa janjinya mau antar jemput saat aku ujian,,Ach mungkin dia lupa kalo aku hari ini ujian,,aku juga ga mau mengganggu kerjaannya."gumam kintan.


Kintan menuju dapur untuk sarapan,


tiba-tiba ada yang memencet bel


"Siapa yang bertamu pagi-pagi?"tanya bunda


"Entahlah bun"


"Ya udah biar Kintan aja yang bukain pintunya."


ceklekk


"Assalamua'alaikum"


"Kak Bima,,wa'alaikum salam."jawab Kintan melongo serasa ga percaya bahwa Bima sudah menepati janjinya.


"Aku belum telat jemputnya kan?"ucap Bima senyum


"Kak ini beneran,,kenapa repot-repot gini sih?"


"Aku sudah datang pagi loh,tapi perutku keroncongan ,ga ada yang nawarin aku sarapan ya ini."tanya Bima menyipitkan matanya.


"Ya ampun sampe lupa mau nanyain,ya udah ayo masuk kita sarapan dulu dengan ayah dan bunda."


...Saat kamu melangkah,...


...Lakukan yang terbaik...


...dan percayalah bahwa hasilnyapun akan mengikuti....


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2