
6 bulan kemudian
Setelah acara pernikahan Radith dan Icha digelar ,seminggunya mereka honeymoon bersama.
Persahabatan mereka diharapkan akan abadi bahkan berharap diantara mereka nantinya akan menjadi besan.
Terkadang kita memiliki banyak teman tapi yang bertahan menjadi benar-benar seorang sahabat tidaklah banyak ,mereka bertahan disisi kita baik dalam keadaan sedih maupun senang.
Persahabatan yang terjalin dari bangku SMA,kuliah bahkan sudah memiliki pasangan masing-masingpun masih terlihat kompak hanya saja kesibukan dan urusan masing-masing aja lah yang menjadi kendala mereka untuk hang out bersama lagi.
Pernikahan mereka pun tidak berjeda lama hanya selisih Minggu atau bulan.
Saat ini tidak terasa 6 bulan pernikahan sudah terlewati.
Aya dan Fero menjadi pasangan yang antusias karena Aya mengabarkan bahwa dia sedang hamil, usia kandungannya sudah 3 bulan.Semua merasa bahagia atas kabar yang ia berikan.
Di kediaman rumah keluarga Abimana semenjak Kintan memutuskan untuk tinggal bersama ,sang mami merasa kembali sangat bersemangat ,karena sekarang belanja,nyalon ,bikin kue dan memasaknya sudah ada yang menemani ,yaitu sang menantu tercinta.Tentunya Bima juga merasa aman dan tenang meninggalkan istrinya disaat kadang-kadang dia harus keluar kota meninjau bisnisnya.
"Morning."sapa Bima tersenyum menatap istrinya yang menggeliat bangun tidur.
Kintanpun tersenyum melihat bangun tidur bisa melihat senyum laki-laki yang dicintainya ia lalu mengecup bibir Bima.
"Morning kiss."jawabnya tersenyum dan menelusup kan wajahnya ke dada Bima.
Entah kenapa dia ingin bermanja dan bermalas-malasan memeluk suaminya.
"Hari ini apa kamu ke kantor?"tanya Kintan mendongak.
"Iya ,mau ikut?"
"Boleh?"
"Apa yang ga boleh buat istriku,,tapi apa kamu ga ngajar?"
"Hari ini aku free,,, tapi nanti aja ya perginya,,aku masih mau bermanja sama suamiku,,peluk erat ,elus-elus dulu hubby?"rengek Kintan dan kembali mengeratkan pelukannya.
"Tumben istriku hari ini manja banget,,,apa masih kurang semalam,,hemm?"
ucap Bima mengecupi pucuk kepala istrinya.
Kintan mengangguk tapi tetap mendekap erat Bima.
Bima langsung gerak cepat mengungkung Kintan dan mencium bibirnya ,memagutnya dan Melu*atnya dengan penuh hasrat.
Kalau sudah begini ,Bima selalu tanggap untuk menikmati dan mengeksplore tubuh istrinya yang selalu membuatnya kecanduan.
Bima sudah memulai penyatuan,padahal semalam saja 5 ronde sudah terlewati dengan saling memuaskan dan mencoba banyak gaya.
Tapi sepertinya dia merasakan istrinya sangatlah bergairah pagi ini, padahal semalam sudah merengek meminta jeda dan istirahat karena bilangnya capek.
Tapi pagi ini malah meminta duluan.
"Sayang,, aku mau diatas."pinta Kintan
yang membuat Bima mengerutkan dahinya dan tersenyum.
"Sure honey ,,come."Bima memindah tubuh Kintan untuk diatasnya dan dia hanya menikmati ulah liukan liar istrinya dengan melenguh ,mengerang,dan men*es*ah nikmat.
"Ah,,ah,,ah."keduanya mengerang setelah pencapaian puncak bersamaan,Kintan terengah-engah dan menjatuhkan badannya di dada Bima.Sudah 2ronde mereka melakukan penyatuan pagi ini.
"Capek."rengek Kintan yang membuat Bima mendengarnya jadi terkekeh sambil mengecupi rambut hitam istrinya.
dan membaringkan tubuh Kintan disampingnya.
"Aku siapin air hangat dulu ya,,dibuat berendam biar segar kembali."ucap Bima mengecup keningnya lalu beranjak ke kamar mandi tanpa menutupi tubuh polosnya ,sehingga Kintan melihat yang sedang gondal- gandul itu jadi terkekeh sendiri,membayangkan adegan panas dengan Bima selalu membuatnya panas dingin,tapi badannya memang lemes banget jadi mau menyusul ke kamar mandi saja rasanya tidak bertenaga,alhasil Bima yang menyiapkan semuanya.
Setengah jam kemudian,Bima sudah keluar dari kamar mandi.
"Honey,,,airnya sudah siap,ayo segera mandi."
ucap Bima menghampiri istrinya terbaring dengan selimut yang menutupi tubuh polosnya.
"gendoong."Kintan merentangkan tangannya.
Lalu Bima langsung menggendongnya dengan tersenyum karena melihat tubuh polos istrinya yang berada di gendongannya ,tubuh yang penuh cap merah akibat ulah liarnya.
"Cantik banget istri siapa sih?"ucap Bima yang membuat Kintan mencebikkan bibirnya.
__ADS_1
"Baru tahu ,,kemarin kemana aja tuan?" jawab Kintan yang membuat Bima gemas lalu mengecupi bibirnya.
Bima dan Kintan menikmati kebersamaan ,saling mengusap dan membersihkan tubuh di bath tup bersama.
"Seronde lagi."Bima kembali on fire melihat tubuh polos istrinya dan menikmati tubuh istrinya lagi di bath tub.Mereka kembali menyatukan badan dengan penuh cinta.
.
.
.
Setelah 1jam akhirnya mereka turun dan kini duduk dimeja makan untuk menikmati sarapannya.Kebetulan sarapan sudah tersedia rapi dan lengkap dimeja.
Kintan langsung meminum susu ,dan meminumnya sampai habis.
"Bi,,ada jus jeruk ga?"entah kenapa Kintan ingin meminum yang asam,menurutnya sangat segar jika meminum yang asam.
"Non mau? biar bibi bikinkan."
"Sayang ,,masih pagi jangan minum yang asam , nanti sakit,,makan dulu."pinta Bima yang sedikit heran karena tidak biasanya pagi-pagi istrinya minta jus jeruk.
Kintan cemberut dan menunduk malah hampir menangis karena keinginannya tidak dibolehkan Bima.
Bima yang melihatnya hanya menarik nafas panjang ,akhirnya mengalah.
"Ya udah Bi buatkan jus jeruk untuk istriku."bibi yang mendengarnya hanya mengangguk dan langsung menuju dapur untuk membuatkan jus jeruk permintaan Kintan.
Kintan langsung terlihat sumringah dan mengambilkan roti serta susu untuk suaminya,tidak lama muncullah papi dan mami bergabung untuk sarapan bersama.
"Pagi anak-anak mami."sapa mami kepada anak dan menantunya.
"Pagi mami papi."jawab keduanya bersamaan.
lalu mereka mulai sarapan bersama dengan bercerita apapun.Mami dan papi sangat senang keputusan Kintan dan Bima yang menetap dirumah ,karena sekarang di meja makan suasana bertambah hangat dan ramai.
Pagi ini semua tampak heran dengan Kintan,tidak biasanya Kintan sarapan dengan nasi dan jus jeruk.Tapi pagi Kintan sudah nambah 2kali nasi gorengnya ditambah susu sudah diminumnya dua gelas belum lagi minta jus jeruk buatan bibi.
"Sayang enak ya nasi gorengnya?"
"Sayang,,jadi ikut aku ke kantor?"tanya Bima.
"Jadi ,,ikutt,,ya ya?"Kintan menarik turunkan alisnya
"Ya udah ayo ,,aku mau ada meeting ,tapi nanti kamu sendirian di ruanganku ga papa?"tanya Bima karena takut istrinya bosan.
"Ga papa ,, nanti kalau bosan aku tinggal tidur sambil nunggu kamu."
.
.
.
ini pertama kalinya Kintan ikut ngantor bersama Bima.Sebelumnya Kintan tidak pernah mau ,dia lebih memilih nyalon atau bikin kue bersama mami atau bunda disaat dirinya libur.
Tapi entah hari ini pengennya nempel dan pengen manja aja dengan Bima.
Bahkan di mobilpun Kintan juga memeluk Bima.Dia suka aja dengan aroma tubuh suaminya.
"Sayang,,are you oke?"tanya Bima mengecup sekilas pucuk kepala istrinya.
"Hemm,,entahlah aku hanya ingin selalu memelukmu yank,,,suka dengan bau tubuhmu."Bima mendengarnya hanya terkekeh dan tangannya meraih pinggang Kintan untuk didekapnya erat.
Tibalah mereka dikantor dengan menggandeng mesra tangan istrinya.Kintan dengan ramah menjawab sapaan dari karyawan ,sedangkan Bima hanya mengangguk cuek begitu karyawannya menyapa.
"Yank,,aku akan meeting bentar bersama klien,kamu tunggu aku disini ya? jangan kemana-mana,,oke?"Bima mengecup kening dan menyesap ,memagut dan ******* bibir kenyal istrinya dengan sangat lama.
Sebelum gairah itu memuncak ,Bima mengakhiri pergulatan bibir keduanya,dan mengusap bibir Kintan yang sudah basah dengan ibu jarinya.
"Kita lanjutin nanti ya?"bisiknya sambil meremas bukit kembar Kintan dengan tangannya.
"Arghhh,,sayang ih."ucap Kintan yang bukit kembarnya terasa nyeri setelah diremas Bima.
"Gemas yank,,tambah big,,ga sia - sia aku sesap terus selama ini,,nanti kubuat tambah big lagi ya."ucap Bima mengerlingkan matanya keistrinya ,setelah itu berlalu pergi karena sudah telat untuk meeting.
Kintan hanya tersenyum menggelengkan kepalanya "bayi gedeku."
__ADS_1
Sambil menunggu Bima ,Kintan hanya bersantai di ruangannya Bima yang sudah tersedia kamar tidurnya.
Akhir-akhir ini Kintan merasa bawaannya ngantuk aja,dan tidak butuh waktu lama ,dia tidur di kamar pribadi suaminya itu setelah bermain ponsel baik sekedar menscrool medsos , membuka grup kampus ataupun berkirim pesan dengan sahabat-sahabatnya.
Menjelang siang akhirnya Bima sudah menyelesaikan meetingnya,ia langsung menuju keriangannya karena mengingat telah meninggalkan Kintan di ruangannya.
Dilihatnya istrinya tengah tertidur di kamarnya.
Bima membelai pipinya.
"Sayang ,,, bangun yux,,makan siang dulu."
"Eughh."Kintan hanya menggeliat dan melenguh dengan masih memejamkan matanya.
Bima semakin gemas melihatnya ,dan menjadikannya tidak tahan untuk tidak menciuminya.Dia menciuminya dari mulai kening,mata,pipi dan berakhir ke bibir mungilnya yang membuatnya kecanduan untuk tidak dihisapnya,lalu turun keleher dan ia mulai menurunkan resleting dress nya Kintan.Ia mulai menyesap dan meng*l*m kedua bukit kembar itu dengan rakus.
Akhirnya dengan tindakan Bima itu membuat Kintan terbangun dan men***ah dengan ulah suaminya yang juga membuatnya bergairah.
Kini tubuh mereka sudah polos dan saling menatap dengan senyum bahagia sebelum penyatuan yang akan dilakukan.
"Kamu semakin sexy sayang,,,"ucap Bima
"Ini semakin membuatku bergairah."ucap Bima dengan meremas kedua semangka istrinya.
"Dan ini membuatku selalu kecanduan."ucap Bima lagi dengan membelai lembah bawah istrinya.
"Aku mau diatas."ucap Kintan yang langsung membuat Bima tersenyum dan terlentang.
Bima dibikin merem melek karena sebelum Kintan memulai penyatuan ,ia lebih dulu meng**um pusaka yang sudah berdiri tegak itu.
"Sayang cepatlah,,,"pinta Bima.
Kintan merasa gairahnya akhir-akhir ini memang sangatlah tinggi kepada suaminya.
Entah kenapa bawaannya ingin selalu bercinta dengan Bima.
Kini badan mereka mulai menyatu dengan perasaan nikmat yang tiada Tara.
Kintan menggigit bibir bawahnya menahan rasa yang luar biasa ini,sementara Bima meremat dan menyesap bergantian dengan kedua semangka kesukaannya.
"Yank,,,aku mau keluar."racau Kintan.
"Yeahhh,,,,bersama sayangku,,,ahhhh."keduanya mengerang menyatukan benih cinta yang saling menyembur dan menyatu.
Keduanya terkapar dengan saling memeluk dan tersenyum bahagia bersama.
"Sayang,,terima kasih ya kamu selalu memuaskan ku baik pagi,siang,malam,,bahkan sewaktu-waktu aku minta kamu pasti selalu berusaha memenuhinya,aku tidak pernah bosan malah membuatku candu dan aku sepertinya tidak perlu vitamin lagi ,karena kamu lah vitaminku."ucap Bima yang membuat Kintan langsung kaget mendongak kearah Bima.
"Sayangggg???? " Kintan melotot baru mulai menyadari sesuatu.
"Kenapa,, hemm?"tanya Bima mengelus pipinya.
"Ya Tuhan,,,aku baru ingat bulan ini belum ada haid."
"Benarkah??"jawab Bima berbinar.
"hemm."Kintan menjawab dengan mengangguk.
Lalu keduanya tampak tersenyum ,Bima mengecup keningnya lama.
"Nanti kita ke dokter ya?" ucap Bima.
"Jangan dulu ,aku takut membuatmu kecewa ,siapa tahu hanya jadwal menstruasiku aja yang mundur,,nanti kita mampir ke apotik dulu ya?" pinta Kintan yang membuat Bima gemas mencium bibir kenyal istrinya.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
hayyyy ✌️✌️
thanks yang udah setia
tetap baca ya
jangan lupa vote,kasih kopi kek bunga kek
elahhh jangan pelit nape😀
noh udah gue suguhin romantisnya pengantin baru yang pengen y nemplok Mulu🤦🏿♀️🤦🏿♀️🤦🏿♀️
__ADS_1