
Bima menatap haru dengan makhluk kecil ,buah cintanya yang sedang menyusu dengan rakusnya setelah tidak sabaran menangis menunggu gilirannya karena saudara kembarnya belum selesai menyusu.
Setelah kenyang barulah mami menggendong si kakak,lalu Bima menyerahkan si adik ke mamanya.
"Ough cintanya mama ,haus ya nak,,,,ishh pelan-pelan nak."racau Kintan sambil meringis karena p**ingnya ditarik kuat oleh baby kembarnya.
"Boy jangan nakalin mama ya,,pelan-pelan minumnya."ucapan sang papa seolah didengar ,si baby langsung pelan menghisap susu ibunya.
"Good boy."Bima mengelus rambut anaknya dan memberinya kecupan.
Setelah puas menyusu ,Bima menggendong anaknya ,sedangkan yang satunya ada di gendongan grandmi nya.
Papi dan ayah juga sudah datang membawa makanan untuk mereka semua.
Mereka secara bergantian makan dan menggendong si kembar.
"Bim,,kamu udah menyiapkan nama si kembar?"tanya ayah.
"Oh iya ,,papi juga lupa mau nanyain?"
"Sudah ayah."jawab Bima.
"Siapa namanya Bim?"tanya papi ga sabaran.
"Gamalio Abimana,, untuk si kakak."ucap Bima mencium kening bayi yang digendong mami.
"Dan untuk si adik ini,,Galaxio Abimana."Ucap Bima mencium kening bayi yang ada di gendongannya.
"Nama yang bagus,,,Gama dan Gala."ucap ayah dan papi bersamaan.
"Gama ,,sini gendong sama opa biar grandmi makan dulu ya."ucap papi meminta cucunya ke mami ,agar mami bisa memakan sarapannya.
Ayah juga menggendong cucunya dari tangan Bima ,agar Bima menyuapi Kintan makan.
"Sini nak Bima ,,biar Gala sama mbahkung aja ,,suapi istrimu dulu."Iya,,ayah meminta dipanggil mbahkung aja biar tetap jadi orang Jawa tulen.(xixixi ada2 aja mbahkung).
Bima dengan telaten menyuapi Kintan sampai tidak terasa makanannya habis.
Setelah itu dokter Vita kembalikan datang ke kamar untuk memeriksa ibu dan bayi.
"Ibu dan baby twin sangat sehat ,,,sepertinya besok sudah boleh pulang,,nanti saya jadwalkan kapan waktunya vaksin untuk si kembar ya ibu,,ASI nya lancar aja kan?."
"Alhamdulillah lancar dok,,deras juga ini."
"Syukurlah ,,nanti sering-sering dipompa aja ya bisa disimpan di kulkas khusus biar stok Aksinya semakin melimpah ,jadi aman jika ingin ditinggal ibunya kemana."
"Baik dok."jawab Kintan.
"Oh iya jangan lupa selalu makan sayuran ,buah dan hati harus selalu happy ya,,biar ASI nya lancar dan melimpah,,minum susu ibu menyusui juga ya,,, nah ni tugas berat si papa yang harus selalu buat bahagia mamanya karena itu semua berpengaruh,jangan stres ya mama." ujar panjang lebar dokter.
"Dokter Vita terima kasih untuk semuanya ,semoga dokter selalu sehat,panjang umur."
"Aamiin sama-sama,,sehat - sehat semuanya, saya permisi dulu."ucap dokter pamit dan keluar dari ruangan VVIP tersebut.
.
.
.
Keesokan harinya semuanya sudah bersiap karena Kintan hari ini akan pulang dari Rumah Sakit.Keluarga besar Kintan dan Bima sudah berkumpul di Mension keluarga Abimana,mereka sudah menyiapkan surprise kecil untuk menyambut dua malaikat kecil yang baru saja dilahirkan oleh pewaris
tunggal keluarga Abimana.
Dekorasi dan ucapan selamat datang untuk bayi kembar Gama dan Galla sudah disiapkan.
Baby Gama digendong granda dan baby Galla digendong Grandmi ,sedangkan tangan Bima begitu posesif merangkul pinggang istrinya.
__ADS_1
Memberinya kecupan kecupan di pelipis istrinya.
Kintan begitu sangat bahagia karena bukan hanya keluarga besar tapi sahabat-sahabatnya juga pada datang meskipun mereka semua ada kesibukan masing-masing.
Aya dan Fero membawa baby Zidane,,bayi mungil yang dipanggil Zi itu masih berusia 3bulan ,dia tampak gembul dan menggemaskan.Sontak langsung Kintan menggendongnya karena gemas.
"Halo tampan ,,gendong aunty dulu ya."ucap Kintan dengan baby-nya Aya.
"Hey ,,sudah punya baby sendiri masih juga merebut bayiku."ucap Aya.
"Tuh lihat bayi kembar ku jadi rebutan para Oma nya."jawab Kintan.
"Sepertinya harus nambah lagi."ucap Aya.
"Memang rencananya mau kubuat hamil lagi."celetuk Bima.
Aya dan Fero yang mendengar ucapan Bima tergelak,sedangkan Kintan mencebikkan bibirnya.
"Iya dan sayangnya aku setuju aja dihamili lagi,,."jawab Kintan yang membuat Bima terkekeh mengelus rambutnya lalu mengecupnya.
"Bim tahan dulu 30hari,,puasa kamu ,,pusing-pusing dah lo."celetuk Fero terkekeh.
"Masih ada jalan lain,,dan istriku pandai dengan hal itu."ujar Bima menaikkan alisnya dengan senyum tengilnya.
Kintan hanya mencebikkan bibirnya saja mendengar suaminya berbicara begitu.
Tidak lama bayi kembar yang digendong Omanya datang,sepertinya salah satunya haus.
"Sayang sepertinya Gama haus ini,susuin dulu ."ucap sang bunda.
Sedangkan Gala sudah Bima ambil alih untuk menggendongnya.
"Adik sama papa dulu ya."ujar Bima.
"Bim ,,ganteng banget anak Lo,,"ucap Fero
"iyalah jelas ,,, lo ga lihat bapaknya cakep gini."jawab Bima narsis.
"Jangan lama-lama ,takut Lo brojol lebih cepat."jawab Bima terkekeh.
"Bagus donk ,,biar cepet bisa gendong sendiri."celetuk Faiz suaminya Tata.
Perkiraan dokter memang Tata akan melahirkan bulan depan.
Baby Gama sudah selesai menyusu ,bayi ganteng itu tampak mengerjapkan matanya.
"Ugh tayang ,,udah minumnya?sama aunty Tata dulu ya,, adik Gala lagi gantian yang minum ,oke?"Kintan mengajak ngobrol Gama ,bayi itu tersenyum dan mengerjapkan matanya seperti mengerti apa yang diucapkan mamanya.
Kintan mengecupi setiap jengkal wajah putranya dengan gemas ,lalu gantian diserahkannya ke Icha dulu ,sambil ia meraih Gala dari gendongan Tata.
"Gue aja yang Gendong Ta,,Lo kecapekan ntar brojol lagi."ucap Icha dan semua langsung terkekeh mendengarnya.
"Tan,,Lo gimana cara bedain si kembar? secara mirip banget lo mereka."tanya si Tata.
"Aku yang lahirin tentu faham donk,,tanyain tuh ke papanya ,bisa ga papanya bedakan coba?"ucap Kintan.
"Iya Bim,, ko Lo langsung bisa bedain."tanya Faiz.
"Lah ,,sayang kamu lupa ya ,,aku Lo yang melihatnya pas waktu skin to skin kemarin,,dan itu sudah kuamati. Gama itu hidungnya mancung lancip ,kalau Gala itu mancung juga tapi agak besar, dan Gama memiliki kulit yang putih,sedangkan Gala putihnya ga terlalu."jawaban Bima tentu saja membuat semuanya seketika mengamati keduanya.
"Oh iya benar-benar ,,gue jadi tahu sekarang,,tapi kalau warna kulit sih masih berubah ,berarti yang jadi pembanding ntar hidungnya ini,,,hihihi jadi nanti -nanti kalau gue panggil ga salah sebut,,, ah serunya ya."ucap Tata dan langsung dibenarkan yang lainnya.
Tidak terasa para tamu ,kerabat,sahabat sudah pada pulang karena acara sudah selesai.Kini tibalah si kembar dan pasangan muda itu masuk kekamar untuk beristirahat.
Sang bunda dan ayah juga menginap di rumah mami,karena khawatir Kintan masih membutuhkan mereka untuk mengasuh bayi kembarnya.
Si kembar berada diboxnya ,Kintan dan Bima memutuskan tidak memakai baby sister dulu sementara,mereka menempatkan si kembar satu kamar dengan mereka,jadi sewaktu-waktu kembar nangis minta susu ,Kintan langsung bisa dengar dan bangun.
__ADS_1
Karena saking lelahnya ,Bima dan Kintan sudah tertidur pulas dengan saling memeluk.
2jam berlalu ,kini Kintan harus terpaksa bangun karena mendengar rengekan dari salah satu bayinya.
Bima yang mengetahui pergerakan Kintan juga langsung mengerjapkan matanya.
"Kenapa bangun honey?"ucap Bima yang malah menelusup kan wajahnya di dua bukit kembar yang sekarang tambah besar itu.
"Sayang,,si kembar nangis,bentar kulihat dulu."jawab Kintan dengan mengelus rambut suaminya.
Lalu Bima mengecup pipinya.
"Biar aku yang lihat."Bima terbangun dan memeriksa bayi kembarnya yang sudah mengerjapkan matanya.
"Yank,,Gama pup."Kintan yang mendengarnya langsung mengambil alih dan secara cekatan mengganti dan membersihkannya, setelah itu menggendongnya.
Bima duduk di atas ranjang dibelakang Kintan dan membiarkan istrinya bersandar didadanya sambil menyusui Gama.
Bima sangat bahagia melihat keduanya,dia berulang kali mengecupi pipi istrinya lalu anaknya."my happines"gumam Bima dengan masih mengecupi pipi dan leher istrinya.
"Sayang,,, nanti gantian ya? setelah Gama,, aku kangen sentuhanmu yank."ucap Bima dengan menjilati leher Kintan karena melihat bukit istrinya ,dia sudah berhasrat.
"Ough,, geli sayang."Kintan merasa geli karena jilatan bibir Bima dilehernya.
"Sini ,biar aku yang naruh gama di boxnya,sepertinya dia sudah tertidur lagi."
Bima segera menaruhnya di box dan mengecup kening si kembar bergantian.
"Jangan bangun dulu ya boy,,,giliran papa dulu oke?".
Bima menuju ranjang dan langsung mencium bibir istrinya dengan rakus,dan menurunkan dres tidur istrinya ,sehingga dua bukit kembar yang menggantung tanpa bra itu sudah terpampang dihadapannya.
Bima menghisap dan menyed*t nya seperti yang Gama lakukan.
"ishhh,,,papa pelan-pelan,,ahhh."
Bima lalu menurunkan celana nya hingga terlihat ularnya yang sudah tegak berdiri.
"Honey puaskan aku dengan mulutmu."
Kintan mengerti hasrat suaminya yang sudah memuncak ,tetapi tidak bisa masuk goa karena masih diportal jadi sebagai istri,dia harus pandai memenuhi kebutuhan biologis suaminya.
Kini mulut Kintan terasa penuh,seperti memakan ice cream ,dia j*la* dan hi*ap tanpa rasa jijik.
"Ohhh nikmat sekali honey,,faster sayang,,,sebentar lagi keluar."Kintan hanya menuruti apa kata suaminya.
"Ah ah ah."Bima terengah-engah merasakan kenikmatan ularnya yang terpuaskan dengan hanya mulut istrinya.
"Thanks honey."Bima mengecup dalam kening istrinya.Lalu Kintan beranjak kekamar mandi.
Setelah adegan panas selesai ,Gala menangis .Bima langsung menuju boxnya dan menggendongnya.
"Pinter banget ya anak papa,,mengerti omongan papa,,haus ya nak,,,minum sepuasmu ya nak."Bima menyerahkan ke Kintan ,lalu dia gantian masuk kamar mandi untuk membersihkan sisa-sisa percintaannya.
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
ah ternyata bayi nya tambah 1
bayi gedenya juga ga mau kalah
gess
sorry lama up
karena ngurusi bayi gedenya dulu
UPS🤣🤣🤣🤣
__ADS_1
jangan bosen nungguin ya guys
pokoe love u so much😘😘😘😘😘😘