Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
81.Wisuda


__ADS_3

"Kita mau kemana yank?"tanya Kintan yang tangannya tidak dilepas Bima.Ia masih menggenggamnya erat.


"Ke butik dulu ya,ngambil pesanan."jawab Bima sambil mengecup punggung tangannya.


Setelah tiba didepan butik,Bima meminta Kintan untuk masuk dan mencoba gaunnya.


Ada dua baju couple yang dipesannya.


"Yank ,,untuk apa ,dua lagi,,emangnya ada acara apa sih? bajuku masih banyak yank."ucap Kintan.


"Aku seneng kamu memanggilku dengan sebutan itu,,sayang ku."ucap Bima dengan mengelus pipinya.


"Ya udah sekarang kamu ke kamar pas,coba yang ini dulu,, ga usah banyak bertanya dulu,nanti kalau sudah beres ,aku ceritakan dalam rangka apa kita couplean baju,,oke?"ucap Bima dengan mengecup keningnya dan menyuruhnya pergi kekamar pas.


"Yes,,perfect,,lanjut coba ini yank."Bima menyerahkan baju keduanya dan mengembangkan senyumnya karena penampilan Kintan yang tambah cantik.


"Makin mengembang aja bukit kembarnya,,hasil karya gue emang mantab,,hihi."Bima bermonolog dan tersenyum sendiri menatap kekasihnya yang semakin hari semakin bertambah matang saja.


Setelah dirasa semua cukup dan puas dengan baju nya,mereka keluar dari butik dan menuju ke taman kota hanya untuk menikmati waktu berdua,setelah sekian lama tidak bertemu.


Mereka berjalan bergandengan tangan menikmati segarnya udara disore hari.


"Kakak tega banget pulang ga ngabarin aku dulu,pantesan aja ditelfon ga diangkat,dichat ga dibalas,maka aku sudah mengira yang iya-iya."ucap Kintan disela jalan-jalannya mereka.


"Hehee,,kapan lagi bisa mengerjaimu,meskipun kakak berat banget menahan rindu dengan sekuat tenaga harus bisa menahannya demi sebuah surprise."jawabnya mengecup tangannya Kintan.


"You Miss me?."tanya Bima menghentikan langkah mereka.


Kintan malah menjawabnya dengan mengangguk.


Bima kembali mengecup jemari Kintan yang ada di genggamannya.


"I Miss u more,,yux!"


"Kemana lagi?"


"Melepas kerinduan kita😊." ucap Bima mengajak Kintan masuk ke mobilnya.


Bima malajukan mobilnya ke pantai yang menjadi tempat pertama kali mereka jadian.


Tidak butuh waktu lama ,akhirnya mereka sampai ketempat tujuan.


Bima langsung melepas seatbelt yang dikenakan Kintan,pandangan mereka hampir tak berjarak,mereka saling menatap penuh kerinduan,karena sejak tadi bertemu mereka belum puas untuk saling menatap diakibatkan ramainya sang pengganggu.


"Akhirnya aku bisa puas memandangmu."ucap Bima tersenyum dan langsung memegang tengkuknya Kintan untuk menyatukan bibir mereka.


Degub jantung berdesir,aliran darah terasa seperti tersengat listrik saat kedua benda kenyal yang manis itu bertemu.


Saling m**um** ,menyesap ,menikmati setiap inchi bibirnya dengan saling memejamkan mata,melepas kerinduan.


Cukup lama mereka menyatukan bibirnya ,hanya berhenti sebentar disaat mengambil nafas lalu berlanjut lagi sampai terasa bengkak dan basah.


Untung saja kacanya berwarna hitam dan gelap ,jadi penyatuan bibir keduanya tidak terlihat dari luar.


Tangan Bima sudah mulai bergerilya melepas tali pengait dan tanpa saling melepas pagutannya.Akhirnya talinya sudah terlepas ,kaos pun sudah terangkat ,barulah Bima melancarkan aksinya yang seperti anak bayi bergantian kanan dan kiri.


"Kakkk,,ehmm."lenguhan Kintan sudah lolos dari mulutnya dan menatap Bima dengan tatapan sendunya,karena diapun sedang menahan gejolak didalam dadanya.Untungnya Bima segera menyudahi kegiatannya sebelum bener-bener tidak terkontrol,karena si Otong sepertinya sudah tidak bisa dikondisikan.


"I love you."Bima mengakhiri nya dengan kecupan di keningnya.


Lalu membetulkan kembali tali pengaitmya dan membenarkan kembali kaos dan penampilan Kintan yang sudah acak-acakan akibat ulahnya.


"Sudah rapi lagi,,makasih ya sudah membuatku segar kembali ,hehehe ayo turun."Bima tampak tersenyum dengan wajah puas karena habis menerima vitaminnya😀.


Kintan hanya mencebikkan bibirnya dan mencubit perutnya Bima.


Bima hanya meringis dan langsung meraih jemarinya Kintan untuk digenggamnya.


Duduk dipasir pinggir pantai dengan angin yang sepoi-sepoi bersama sang pujaan hati adalah hal yang terindah.

__ADS_1


Bima duduk membelakangi Kintan dengan melebarkan kakinya ,sementara Kintan duduk menyandar ke dada dengan diapit kedua kaki Bima.


"Sekarang ceritakan apa aja selama aku pergi."tanya Bima dengan menyelipkan rambut Kintan ke telinga kirinya.


"Oh iya pertama ,kakak ucapkan selamat ya atas keberhasilan dan kesuksesanmu ,,,pacarku memang hebat."ucap Bima dengan mengecup pelipisnya.


"Kamu juga hebat ,hebat banget malahan ,,,nanti aku juga ingin sepertimu."ucap Kintan dengan membelai pipinya.


"Emang aku kenapa?"


"Kakak lulus dengan nilai cumloude kan?"


"Denger dari siapa?"tanya Bima menjawil dagunya.


"Dari mantanmu."


"ih siapa?"jawab Bima mengerutkan alisnya.


"Icha."


Bukannya dijawab ,Bima malah menggeliti Kintan."bisanya bilang Icha mantanku ya,,hayo bilang ampun."ucap Bima terus menggeliti Kintan tanpa henti dan membuatnya tertawa terpingkal pingkal sampai guling-guling saking gelinya.


"Hayo bilang ampun,,,ampun ga?


"Hahahaaa iya ,,iya ampun sayangg."ucap Kintan yang langsung gelitikannya dihentikan Bima.


Setelah mereka menetralkan kembali jantungnya yang membuat nafas ngos-ngosan,barulah Kintan memahami sesuatu dan menatap Bima serius.


"Tunggu ,,kakak mau wisuda? jadi gaun tadi untuk menghadiri wisuda kakak?"Kintan menutup mulutnya karena ga menyangka.


"Yup."


"Oh my God ,,seneng banget ,,ini yang kuimpikan bisa menghadiri sebuah acara wisuda yang menurutku acara yang sangat bergengsi ,,,haha ,,sulit kupercaya ,,,makasih sayangku."ucap Kintan memeluk dan menciumi seluruh wajah Bima saking senangnya karena memang dia sudah lama ingin tahu seperti apa sih wisuda sarjana itu.


"Oh no stop,,,kalau begini kamu bisa membangunkan si otong."


"Sekarang ceritakan apa maumu setelah lulus."pertanyaan Bima langsung mendapat tatapan sendu oleh Kintan.


"Aku galau dan bimbang."


"Ceritakan."pinta Bima lagi.


"Kemarin aku dipanggil kepala sekolah dan beliau menawarkan beasiswa full bahkan fasilitas tempat tinggal,kendaraan, dan uang sakupun ditanggung di kampus yang sekarang Kak Bima kuliah."


"Oh iya bagus donk ,,,terus apa yang menjadi kegalauanmu?"


"Lalu aku bertanya pada beliau apakah semua fasilitas itu hanya untukku atau semua yang diterima mendapat fasilitas yang sama."


"Terus apa jawabnya?"


"Beliau bilang iya semua dapat ,tapi memang yang 5 urutan teratas aja nanti yang bakal mendapat fasilitas tersebut."


"Apa kamu dan Papi ga ada campur tangan tentang ini,aku ga mau diprioritaskan ,aku ga mau nanti dibilang memanfaatkan keluargamu."


Bima akhirnya memahami kegalauan hati kekasihnya.


Dia mengusap pipinya.


"Tahun ini memang kami memberi fasilitas itu,untuk setiap fakultas.Meskipun hanya 5 calon mahasiswa yang beruntung saja yang dapat fasilitas itu.Alasannya ya kami menghargai perjuangan dan pengorbanan mereka,untuk masuk kesana aja syusah ,apalagi mereka memiliki kecerdasan dan bakat tertentu, tentu saja itu semua aset bagi kampus tersebut dan semua juga akan berimbas balik ke kampus itu sendiri bukan? Nantinya kami juga akan memberikan beasiswa full untuk program S2nya di fakultas terbaik baik didalam maupun luar negeri ,kami siap memfasilitasi."penjelasan Bima sedikit membuat Kintan takjub.


"Wuoww,,benarkah?"


"Ehmm,,,tentu saja."


"Kalau gitu sepertinya aku mantab melanjutkan kesana."


"Jadi aku harus bisa masuk kelima besar supaya mendapat fasilitas tersebut,lumayan kan bisa ngirit ongkos,ga nyusahin ayah bunda."ucap Kintan berbinar.


"Berusahalah."jawab Bima.

__ADS_1


"Tapi aku belum ngomong sama ayah bunda?"


"Harus ngomong yank,,bukankah kamu diberi kesempatan sampai hari Senin?"


"Ko kakak tahu?"


"Ehm,, i- itu,,, kan kamu tadi ngomong yank."ucap Bima gagap karena hampir saja keceplosan ,bisa gagal rencananya untuk membuat Kintan mau kuliah di universitasnya.


"Oh iya ,,kalau nanti ga diterima ,terus kamu ingin tetep kuliah disana dan butuh tempat tinggal,, aku siap membelikan apartemen or rumah atau tinggal di rumahku,kamarku juga boleh,,boleh banget malah."jawab Bima dengan tersenyum.


"Ishhh,,,itu mah modus kakak aja,,ogah ,,aku akan berusaha sendiri,pasti aku bisa masuk kelima calon mahasiswa yang beruntung, aku akan mendapat fasilitas itu."ucap Kintan.


"Semangat sayang, pasti bisa."jawab Bima mengecup keningnya.


Dan ponsel Bimapun berdering.


"Bos ,semua sudah siap,,nyonya dan tuan sudah menunggu disini."


"Okey bentar lagi kita kesana."jawab Bima


Lalu menutup telfonnya.


"Sayang ,ayo kita pergi."


"Kemana lagi?


"Surprise."jawab Bima sambil membukakan pintu mobil.


"Ishh,,kebiasaan dech,,,ayo kasih tahu."ucap Kintan disaat Bima memasangkan seatbeltnya.


"Kalau dikasih tahu,namanya bukan surprise sayang."jawab Bima dengan mengecup bibirnya Kintan berkali kali.


Akhirnya mobilnya melaju ketempat tujuan,sebuah hotel dan resto dengan desain mewah instagramable.


Bima menggandeng tangannya Kintan menuju ke meja reseptionis,Kintanpun hanya bisa nurut mengikuti langkah Bima.


Karena sudah diatur anak buahnya,jadi Bima segera mendapat akses masuk kamar hotel tersebut.


Setelah membuka pintu kamarnya,Bima menyuruh Kintan masuk dan memebersihkan diri terlbih dahulu.


Namun bukannya Kintan beranjak pergi ke kamar mandi,tapi langsung menoleh ke Bima yang jalan dibelakangnya.


"Kak,,kita nginap? aku dari tadi belum ada pulang Lo ini,kamu mau nyulik aku?"


Bima hanya terkekeh dan memeluk Kintan.Dia gemas dengan tingkahnya Kintan.


"Tenang aku sudah tahu ijin ayah."


"Kapan?ko aku ga tahu."


"Udah cepetan mandi,ganti baju dengan gaun silver yang tadi ,jangan yang biru ya,kalau biru nanti untuk acara wisuda."ucap Bima mendorong tubuh Kintan untuk sampai ke kamar mandi.


"ihh,,nyebelin banget sih,, aku ga mau,sebelum kakak kasih tahu mau kemana."


"Kalau ga mau ,apa harus kumandikan?,,ayo pilih mandi bareng apa kamu bersiap sendiri."ucap Bima.


"Iya--- iya aku mandi."jawab Kintan dengan mengerucutkan bibirnya dan menuju kamar mandi serta membawa gaun biar sekalian bisa ganti di dalam.


.


.


.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Ayang Bima mau ngasih surprise apaan ya?🤔🤔🤔


happy reading🙏

__ADS_1


__ADS_2