Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
27. Bersamamu


__ADS_3

Hari Sabtu yang dinanti pun sudah tiba,bukan hanya untuk muda mudi tapi juga untuk keluarga yang ingin berkumpul menghabiskan waktu kebersamaan mereka.


Bangun pagi ,beribadah,berolahraga,adalah aktifitas pagi di hari weekend yang sangat menyenangkan.Jasmani dan rohani menjadi segar dan mampu menciptakan pikiran yang positif.


"Mereka lagi apa ya,,video call ah dengan sahabat keceku."ucap Kintan didalam kamar.


Drtt,,drtt


Kintan


"Assalamu'alaikum semuanya."


Aya,Icha,Tata menjawab secara barengan


"Wa'alaikum salam."


Tata


"Duh si Eneng semangat amat,pagi-pagi udah telfonan."


Icha


"Iya lah,,kan pagi-pagi harus mencari moodboster ,emangnya elo molor Mulu."


Tata


"Yee,,sok tau Lo,,tapi emang bener sih gue lagi mager dari tadi belum beranjak dari singgasana gue."


Kintan


"aduuh tata yang cantik dan imut,,itulah gunanya aku telfon pagi-pagi biar kamu bisa beranjak dari peraduanmu,,hihihi."


Aya


"eh guys,,apa nih rencana kalian malam Minggu."


Tata


"Aku lagi di Surabaya nih guys,,tapi bilangnya si Kunyuk mau ngajak dinner sih."


Kintan


"Si Kunyuk siapa tuh?


Aya


"Ciee,,,bucin bucinnya sudah mulai tercium nih."


Icha


"Masa elo ga tau Tan,,tinggalan info Lo."


Kintan


"Iya Sepertinya aku ketinggalan banyak info nih."


Tata


"Iya ,,Lo belajar mulu sih."


Fero yang dibelakangnya Felisha pun ikut gangguin video call keempat sahabat itu.


Fero


"Hay cewek cewek cantik,,Hay sayang." penglihatan Fero tertuju ke layar Gayatri.


Aya


"Hay juga sayang."


Tata


"Kak Fero semakin tampan aja,hihihi."


Aya


"Ta,,awas Lo macam-macam"


"Udah ih sana kak Fero gangguin aja, kalo mau romantisan nanti telfon sendiri."ucap Felisha yang mengusir Fero.


Fero pun beranjak pergi dan mengacak rambutnya Felisha.

__ADS_1


Aya


"Yach,,Icha kenapa lu ngusir bebeb gue."


Icha


"Lu asyik yayang-yayangan,kita yang baper,,enak aja lu."


Aya,Kintan,Tata tertawa berbarengan


"Hahahahaaaa,,,,"


Kintan


"Ya udah ya bebebku ,,kita akhiri ya,,met weekend ,met liburan semuanya,,muachh"


Setelah Kintan mengakhiri panggilan video call dengan sahabatnya,dia bergegas menuju ruang makan dimana ayah bundanya sudah menunggunya untuk sarapan.


"Sayang lama amat sih ,lagi ngapain di kamar?


"Hehehe maaf bund,lagi telfonan dengan Aya,tata,Icha."


"Pagi ayah,,Ayah hari ini ga ke toko? ko tumben belum berangkat."tanya Kintan


"Iya ayah kesiangan,bentar lagi berangkat,sarapan dulu"ucap ayah


Setelah mereka semua menghabiskan sarapannya,ayah pun berpamitan untuk pergi bekerja.


"Bunda,,sayang ayah berangkat dulu ya"pamit ayah sambil mencium kening bunda dan Kintan.


"Iya ayah,,semoga dagangannya laris banjir pembeli ayah,,semangat ayah."ucap Kintan mencium tangan ayahnya,lalu ayahnya berangkat kerja.


"Bunda ,Kintan sirami tanaman dulu ya,,tanaman sayurannya juga sudah minta sarapan ini bund,,hehehe"


"Kamu ada ada aja,,,ya udah bunda lanjut bikin kue dulu ya,ada sedikit pesenan dari teman bunda,,kamu siramin tanamannya yang bener jangan sambil mainan air."ucap bunda.


"Siap bunda sayang." ucap Kintan.


Tanaman sudah mendapat haknya ,sekarang kelihatan lebih segar. Bunda dan Kintan memang kurang syuka menanam tanaman bunga,tetapi mereka lebih syuka menanam sayuran seperti cabe,kangkung,tomat,daun seledri,jeruk.Karena bagi mereka jika menanam sayuran lebih bermanfaat,selain bisa dipanen untuk dimasak sendiri,juga bisa berbagi dengan tetangganya.


Kintan menuju dapur untuk membantu bundanya membuat kue.


"Bun ,,Kintan bantuin apa nih?


Ketika Kintan sedang asyik menyusun kue,


Bel rumah pun terdengar dari luar.


"Bunda sudah selesai,biar bunda yang bukain pintunya. "


"Assalamu'alaikum Bun."


Tampak bunda lagi mikir siapa laki-laki ini,sepertinya pernah lihat tapi siapa?


"Wa'alaikum salam silahkan masuk."


"Bunda lupa ya,,saya Bima Bun yang dulu pernah kesini dengan Fero kakaknya Icha."


jawab Bima dengan sopan


"Ah iya ,,baru ingat ,,maaf ya bunda lupa,habis sudah lama sih,,gimana kabarnya nak Bima?"


"Alhamdulillah sehat Bun,,bunda sama ayah sehat juga ?"tanya Bima kembali.


"Alhamdulillah kami sehat."


"Mau mencari Kintan ya?"


"Enggak ko Bun,,mau mencari bunda dan ayah,hehehee tapi sekalian sih."ucap Bima senyum sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Kalo cari ayah mah malam baru bisa santai ngobrolnya,kalo pagi sampe sore ayah biasanya menghabiskan waktunya di toko."jelas bunda


"Kalo boleh tau ayah jualannya apa bun?"tanya Bima


"Jam dan ada elektronik lainnya tapi kecil-kecilan sih yang penting cukup untuk menghidupi kita sekeluarga,,kalo bunda buat kue."


"Wah boleh nih saya dibuatin kue ,untuk oleh-oleh."tanya Bima


"Boleh-boleh kebetulan hari ini bunda buat pesanan kue, bunda juga lebihin buatnya,nanti boleh nak Bima bawa pulang untuk oleh-oleh mamanya."


"Makasih banyak Bun."ucap Bima

__ADS_1


"Sebentar ya bunda panggilkan Kintan dulu,dia lagi nyusun kue."


Setibanya bunda di dapur ,bunda langsung mengelus rambutnya Kintan.


"Anak gadis bunda sudah dewasa rupanya,sampai-sampai merahasiakan dari bunda."


"Apa sih Bun,,siapa Bun tamunya?


"Cowok ,anaknya ganteng,sopan ,sepertinya anaknya baik dan dari keluarga baik-baik."


"Oh iya,,dia cari siapa Bun?


"Cari bunda lah,, kamu ini,,, ya jelas cari kamu sayang, cepet gih sana temuin ,bawa kuenya ke depan yang ditoples satunya itu ya,bunda mau buatin minuman dulu."


Kintan pun segera menuju keruang tamu dan melihat Bima lagi berdiri memandang dan melihat foto-foto Kintan masa kecil sampai dewasa yang terpajang di dinding ruang tamu.


"Mau sampai kapan mandangi fotonya terus?" ucap Kintan tersenyum


Bima yang mendengar suara Kintan ,berbalik badan dan tersenyum.


"oh jadi ga mau dilihatin fotonya,maunya dipandangi wajahnya langsung ya."ucap Bima sambil mendekat kearah Kintan.


Jantung Kintan berdegup kencang disaat Bima memandangnya lekat.


"ehemm,,du-duduk kak" ucap Kintan dengan gugup.


Setelah mereka duduk dan ngobrol berdua ,bunda datang dengan membawakan minuman.Alhasil mereka menjadi tambah akrab satu sama lain.


"Bunda,,boleh saya ijin mengajak Kintan keluar jalan-jalan?"ijin Bima ke bunda


"Boleh ,,tapi jangan sampe malam ya?,usahakan sebelum ayah datang,kalian harus sudah pulang."


"Iya Bun,Bima ngerti."


Dan merekapun akhirnya pergi bersama menikmati indahnya kota di hari weekend.


"Kak Bima kita mau kemana?"


"Kemana aja sayang,asal bersamamu."ucap Bima yang jemari tangannya menggenggam jemari tangannya Kintan.


"Kak Bima gimana kalo ketempat wisata XX bagus banget Loh pemandangannya."


"Oke permintaan dituruti cintaku." ucap Bima sambil mencium tangannya Kintan.



Mereka memandang takjub setelah sampai ketempat tujuan. Kintan memandang pemandangan didepannya dengan penuh syukur dan bahagia.


"Kamu bahagia sayang?."ucap Bima yang berdiri disamping Kintan dengan mengecup pelipis Kintan.


"Kak Bima terima kasih untuk semuanya,aku ga tau gimana nanti kedepannya tapi yang jelas untuk saat ini ,hari ini aku sangat bahagia."


Bima menatap Kintan dengan lekat memegang dagunya dan sesekali menyelipkan rambutnya kintan ke telinganya.


"Dengarkan aku sayang,


bersamamu


adalah hal yang terindah bagiku


senyummu sudah membuatku candu


tangismu adalah sedihku


Aku sayang kamu."ucap Bima sambil mengecup kening Kintan dan menariknya kepelukannya.


"Biarkan seperti ini dulu,aku kangen sama kamu."ucap Bima kembali yang menahan rasa rindunya karena terpisah jarak antara kota S dan M.


Kintan juga semakin mengeratkan pelukannya ,pelukan Bima adalah tempat ternyamannya saat ini.


...Untuk pertama kalinya,...


...aku tak perlu mencoba untuk bahagia....


...karena saat bersamamu,...


...hal itu terjadi begitu saja....


Hay untuk para raedersku.


Author ucapin selamat menyambut bulan suci Ramadhan bagi readers yang menjalankannya.

__ADS_1


Author mohon maaf lahir dan batin🙏


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2