Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
37.Perih


__ADS_3

Pagi ini suasana mendung, cuaca pagi itu tidak bersahabat meskipun semalam sudah diguyur hujan,tapi sepertinya hujan masih akan berlanjut dipagi itu.


Kintan bangun setelah bunyi alarm terdengar sangat nyaring ditelinganya.Dia segera masuk kamar mandi ,mandi dilanjut wudhu setelah itu segera menunaikan sholat subuh.


Ketika sudah selesai menunaikan kewajibannya dan hendak akan melepas mukenanya ,ponselnya berdering tanda video call


Ka Bima is calling


Kintan segera menekan tombol video


"Assalamu'alaikum ,masyaallah calon bidadari syurgaku cantik sekali." Bima terpaku melihat kecantikan Kintan dibalik mukenanya.


Kintan memang belum sempat membuka mukenanya,karena keburu mengangkat telfon dari Bima.


"Wa'alaikumsalam ,jadi tiap hari ga cantik ya."ucapnya sambil mengerucutkan bibirnya.


"Cantik sayang,,kamu selalu terlihat cantik setiap hari,cuma pagi ini melihatmu berbeda aja ,sangat cantik,,dan itu semakin tambah membuatku cinta sama kamu."


"ihh,,gombal mulu ,, Kak Bima sudah sholat subuh?


"Sudah sayang,,semalam kakak mau telfon ngabari kalo kakak sudah nyampe rumah,tapi kutahan takut ganggu istirahat kamu,,gimana kondisi kamu pagi ini sayang? sudah merasa lebih baik?"


"Iya kak pagi ini aku merasa lebih baik."


"Syukurlah,,nanti ada sopir yang menjemput kamu."


"Kak,,,jangan begitu,,aku bisa berangkat sendiri,,aku sudah sehat kak,,,please!


"No,,,tidak ada bantahan sayang,hari ini biar sopir yang menjemput,,,pertama karena pagi ini hujan,, kedua kondisimu belum pulih betul,


kakak ga mau terjadi apa-apa."


"Tapi hari ini aja ya? Kintan merengek mengerucutkan bibirnya.


"Ehmm,,gimana ya? kalo kamu memanggilku sayang baru bisa kakak pertimbangkan."


"Sayanggg,,,hari ini aja ya?? besok aku berangkat sendiri."dengan pipi merona Kintan memanggilnya sayang.


"Hehehehe,,,iya ,,tapi harus hati-hati ya ,kakak ga mau kejadian kemarin terulang lagi."


"Iya siap komandan."ucap Kintan senyum


"Iya sudah aku tutup telfonnya ya,,love you and Miss you cintaku,sayangku."ucap Bima sambil memberi kecupan jarak jauh.

__ADS_1


"Love you and Miss you too."balas Kintan dengan senyum


Setelah video call mereka terputus,Kintan segera menuju meja makan untuk sarapan


"Eh anak bunda sudah baikan?


"Sudah Bun,hari ini Kintan masuk sekolah,,


bunda tolong bilangin Kak Bima donk,biarin Kintan berangkat sendiri."


"Emangnya kenapa? Bima mau mengantar ke sekolah lagi?


"Kak Bima hari ini ngirim sopir untuk antar jemput Kintan Bun,, kan Kintan malu,,kayak anak sultan aja harus diantar jemput."


"Ogh,,,kelihatannya Bima sangat sayang ya sama anak bunda ,,syukurlah."


"Tapi Kintan malu Bun."


"Nanti bunda ngomong sama Bima ya,tapi sementara turutin aja ,karena dia sangat mengkhawatirkanmu sayang."


"Oh iya ayah mana Bun,ko ga sarapan."


"Ayahmu kurang enak badan ,bunda suruh ayah istirahat."


Pintu kamar ayah dibukanya,dan alangkah sedihnya Kintan melihat sang ayah terbaring.


"Ayah kenapa?


"Ga papa sayang,,ayah cuma kecapekan,paling istirahat bentar juga sudah sembuh."


"Ayah harus sehat ,,,jangan capek-capek yah,,beberapa hari ayah ga usah kerja,biar Kintan aja yang jaga toko pulang sekolah."


"Iya sayang ,kamu yang pinter ya sekolahnya ,ayah ingin melihatmu sukses."


"Siap ayah,Kintan berangkat sekolah dulu ya yah." pamitnya sambil mencium tangan ayahnya.


~~ Di Sekolah ~~


Hari ini Kintan merasakan sudah ada yang tampak berbeda dengan persahabatannya,inilah yang dia khawatirkan semenjak sakit kemarin,namun dia berusaha menutupi perasaannya.Dari ketiganya hanya Aya yang mengerti perasaannya ,dia masih bersikap biasa,tapi didalam hati kecilnya Aya merasa bingung harus pilih dekat dengan Kintan apa Felisha,dimana Kintan lah yang paling dekat dengannya,Aya memahami perasaannya Kintan,cinta memang tidak bisa dipaksa dan Bima pun sudah menunjukkan bahwa dia cinta mati dengan Kintan.Tapi disisi lain Felisha adalah adik dari pacarnya ,bagaimanapun dia harus berusaha memahami perasaan Felisha,disaat cintanya ditolak ,sakit itu yang dia rasakan.


"Aghhh,,aku bingung." Aya tanpa sadar mengeluarkan suara kegalauan hatinya.


"Ay,,maaf ,maafkan aku."ucap Kintan lirih,Dia juga memahami posisinya Aya.

__ADS_1


"Gimana keadaan lu Tan sekarang."


"Aku baik-baik aja ay."


"Icha dan Tata sudah pindah tempat duduk,,Aya aku ga papa kalo kamu juga pindah tempat duduk,,aku ga papa duduk sendiri."Kintan berusaha tegar dan tetap tersenyum,meskipun hatinya menahan perih.


"Kamu beneran ga papa,kalo aku pindah belakangnya Icha dan tata."


"Aku ga papa Aya,,beneran,sudah gih sana temanin mereka."Ucap Kintan tetap tersenyum walau menahan air matanya supaya tidak tumpah.


"Tan gimanapun gue akan selalu dukung lu dan Bima,tapi gue juga ga bisa menjauhi Icha,gue sayang kalian semua, tapi maaf untuk sementara gue akan bersama mereka,gue janji akan menyatukan persahabatan kita lagi."


"Iya Aya,,aku ngerti ,aku sudah biasa sendiri ko,kamu tenang aja,,bagaimanapun aku juga akan selalu dukung kalian,,aku sayang dengan kalian,,bagiku kalian akan selalu jadi sahabat terbaikku."ucap Kintan sambil manahan sesak didada


"Aku pindah ya."pamit Aya.


"hemm."Kintan menganggukkan kepalanya,dan segera berbalik membelakangi Aya ,air mata yang tadi ditahan berhasil tumpah dipipinya.Namun dia langsung menyeka air matanya, dia akan menghadapi semuanya ,meskipun sekarang dia tidak ada teman.


"Seperti janji ibu dulu,bahwa pembagian peserta lomba akan ibu bagi hari ini ,karena mengingat lomba akan diselenggarakan mulai Minggu depan."ujar ibu Wiwik selaku wali kelas.


"Lombanya apa aja bu?"tanya Dino selaku ketua kelas.


"Lomba basket,voli,puisi,cerdas cermat,sepak bola."ujar Bu Wiwik .


"Baiklah untuk tim basket dan sepak bola ibu serahkan ke Dino ya,,Dino sebagai ketua kelas berhak menentukan masing-masing timnya,,ibu percaya padamu."Ujar Bu Wiwik kembali dengan menghadap ke Dino guna mempercayakan Dino untuk memilih tim sepak bola dan basket.


"Untuk tim Voly ibu percayakan ke Jelitha ,Jelitha yang memilih tim Voly,ibu percaya padamu."Ujar Bu Wiwik menghadap ke Jelitha.


"Untuk cerdas cermat ibu pilih Gayatri,Felisha dan satu lagi nanti ibu ambilkan anak dari kelas 11 IPA,,sebenarnya ibu pengen Kintan ikut cerdas cermat juga,tapi kita hnya butuh 3 perwakilan ,sedangkan puisi belum ada kandidatnya ,jadi ibu masukkan Kintan ke lomba puisi aja. nanti Kintan ibu pasangkan dengan Raditya Permana anak kelas 12 yang jago puisi juga."begitulah penjelasan dari Bu Wiwik.


Kintan yang mendengar nama Raditya disebut sedikit kaget,"Raditya Permana kan yang tempo hari mau memberi tumpangan ke aku,dia jago puisi juga ,,jangan-jangan dialah penggemar rahasia selama ini."gumam kintan dalam hati


"Bagaimana kalian semua menyetujui usulan ibu atau ada yang mau memberi saran tentang lomba nanti?"


"Setuju Bu,kami akan segera memulai bentuk tim dan latihan."ucap seluruh murid


"Baiklah ibu percaya dengan kalian,,oke hari ini ibu akhiri sekian sampai jumpa dan kerjakan tugas kalian dengan baik,apapun nanti hasilnya ,ibu selalu bangga dengan kalian."ujar Bu Wiwik menyemangati muridnya sambil mengacungkan dua jempol tangannya


...Gagal itu urusan nanti...


...yang penting kita selalu mencoba dan mencoba....


πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

__ADS_1


__ADS_2