
Hari ini lomba yang dijadwalkan itu dimulai.
Lomba yang sudah menjadi agenda tahunan bagi sekolah tersebut.
Para siswa siswi yang terpilih sebagai team untuk mengikuti lomba sudah mulai bersiap.
Team basket sudah berkumpul di lapangan,sedangkan team voli dan sepak bola juga sudah mulai berkumpul di lapangan.
Team yang terpilih cerdas cermat berada satu ruangan dengan yang membaca puisi,iya itu artinya Icha,Aya berada satu ruangan dengan Kintan.
Icha masih menatap sinis terhadap Kintan ,tampak sekali kalo mereka bermusuhan.Berbeda dengan Aya ,sorot matanya ingin sekali menemui sahabatnya ,ada kerinduan tersendiri diantara mereka.
Semua disikapi biasa oleh Kintan,karena dia memang tidak pernah membenci Icha,hanya kerinduan yang dia rasakan,rindu dengan canda tawa sahabatnya.
Bukan dia tidak mau mengalah dengan perasaannya,antara cinta dan sahabat ,tapi pesona Bima memang sudah kuat dengannya,Kintan tidak bisa menghindari kehadiran Bima disisinya.
Banyak siswa lain yang memandang sinis kearah Kintan,sebagian bahkan ada yang membully dengan perebut kekasih teman.Sebagian bahkan ada yang bilang wajahnya kalem,tapi kelakuannya memalukan.
Tapi semua itu tidak Kintan hiraukan ,seolah dia tidak peduli dengan apa yang mereka omongkan.Dari awal yang menjadi tujuan Kintan sekolah disini karena beasiswa,jadi itulah yang menjadi prioritas utamanya.
Ditengah kesendiriannya ,disaat dia lagi membaca puisi dan mendalaminya,terdapat sosok cowok yang berdiri disampingnya.
"Hay Kintan,,apakah sudah siap berpasangan denganku? ucap cowok itu dengan senyumnya yang menawan.
Kintan langsung memalingkan wajahnya kearah cowok itu.
"Kak Radit???
"Jadi gimana persiapan kita?? dengan cara bagaimana kita nanti dapat menghipnotis mereka dengan puisi yang kita bawakan,,rencanamu gimana?"ucap radith
"Aku belum tahu kak,belum ada rencana sih,,maaf ya kemarin aku ga bisa hadir untuk latihan,ayahku lagi sakit ,jadi aku harus menggantikan beliau jaga toko."
"Ayo ikut aku."Belum sempat tanya,tangan Kintan sudah ditarik oleh radith untuk diajak ke suatu ruangan.
"Kak lepaskan aku."
"Maaf,aku refleks."
Mereka berada di sebuah ruangan yang terdapat alat musik.Rupanya ruangan ini menjadi tempat latihan grup band sekolah ini,dan Radit menjadi salah satu bagian dari grup band tersebut.
"Waow ini ruangan tempat latihan band yang terkenal disekolah ini ya kak,,2tahun sekolah disini kenapa aku baru tahu ruangan ini ya."
"Itu karena memang kita ga mengizinkan orang lain bisa masuk kesini dengan mudah,hanya anggota grup band aja yang boleh masuk kesini,dan kamu merupakan orang yang beruntung bisa masuk kesini,,because you're very special for me."ucap radith tersenyum memandang Kintan.
"Terima kasih sudah mengizinkan aku masuk kesini,, jadi rencana kak radith apa ni tentang puisi yang kita bawakan nanti." Kintan langsung mengalihkan pembicaraan,karena Kintan tahu arah pembicaraan radith.
"Jadwal kita kan masih besok, jadi hari ini kita bisa latihan disini, aku akan mengiringimu dengan piano ,dan kamu bisa membacakan puisi dari karyamu sendiri."
"Kenapa begitu? aku tahu kak radith juga pintar membuat puisi,rasanya ga adil deh kalo cuma karyaku aja."
"Karena waktu kita ga banyak,kalo nanti dari puisiku juga akan sangat lama untuk menghayatinya,,kalo dari karyamu nanti tinggal aku menyesuaikan dengan iringan piano nya aja."
__ADS_1
Kintan hanya mengangguk menyetujui usulan dari Radith.Karena mengingat waktu yang terbatas.
"Apa disini hanya kita berdua aja?
"Oh ya Tuhan Kintan ayolah ,kamu ga berfikir aku mau macam-macam sama kamu kan?
"Kenapa tidak ,jika kita berdua ,pertama akan timbul fitnah ,dan jika kita hanya berdua maka yang ketiga syetan."
"Wuahahahaa,,tenanglah bentar lagi Bu Retno akan kesini untuk melihat penampilan kita,kamu tahu kan beliau guru yang pandai dan memiliki kemampuan soal puisi."
"Alhamdulillah lega aku sekarang."ucap Kintan yang diiringi gelak tawa Radith.
"Ayo kita mulai latihan sebelum Bu Retno masuk kesini."
Radith meminta Kintan untuk membacakan syair puisi yang sudah dibuatnya dan mencoba mencari nada yang pas untuk bisa diiringi dengan pianonya.
Mereka tampak serius karena keduanya ingin membuat juri lomba nanti bisa terpukau dengan penampilannya.
Radith tampak serius untuk mencari dan menyesuaikan nada sesuai syair puisi.Radith tampak kagum dan terpesona dengan syair puisi Kintan.
Puisi yang diberi judul "Debaran jiwa" itu berhasil membuat dia terbawa perasaan ,pesona Kintan dalam membawakan puisi memang sudah membuatnya terpana,dia berusaha terus fokus dengan tekanan tuts pada pianonya,matanya tak lepas memandang Kintan saat membawakan puisi. Tiba-tiba tepuk tangan yang nyaring terdengar ditelinga mereka.
Bu Retno dari tadi memang sudah masuk ruangan itu ,beliau hanya berdiri di dekat pintu dan mengamati mereka membawakan puisi dengan indahnya.
"Perfect."hanya itu yang bisa diucapkan Bu Retno sambil menyatukan antara jari telunjuk dna jempol untuk membentuk huruf o.
Kintan dan Radith langsung menghampiri beliau dan mencium punggung tangan Bu Retno.
*********
Keesokan harinya bertepatan hari Jumat sudah memasuki lomba hari kedua.
Jadwal lomba hari ini hanya ada dua yaitu lomba puisi dan cerdas cermat,karena mengingat Jumat adalah waktu sangat pendek.
Cerdas cermat diadakan di jam pertama,itu artinya Kintan bisa melihat sahabatnya untuk tampil.
Dan ketika team sekolahnya sudah dipanggil untuk naik ke panggung ,tepuk tangan meriah sudah bergemuruh.Masing-masing sekolah sudah memberikan support terbaiknya.
Begitu juga dengan Kintan,tepat sebelum naik ke panggung ,Kintan bertatap dengan Aya
"Semangat ya ay,,semoga menang."ucap Kintan kepada Aya
"Makasih ya Tan,,pasti menang."rasa bahagia Aya tak terbendung,terdapat rasa kerinduan dengan sahabatnya itu.
Pertanyaan demi pertanyaan sudah diberikan ke masing-masing peserta.Nilai yang diperoleh masing-masing sekolah hanya selisih dua atau tiga angka.
Babak satu dua sudah terlewati , tuan rumah masih memimpin nilai sementara.
tepuk tangan kembali gemuruh terutama support untuk sekolah yang menjadi tuan rumah.
Sekarang babak ketiga sudah dimulai ,artinya babak ini babak terakhir yaitu babak penentuan.Persaingan kembali tercipta
__ADS_1
Kali ini pertanyaan rebutan,suasana sangat ramai dan seru.
Dan dipenghujung terakhir pertanyaan, dada penonton dibuat berdebar,karena hanya selisih satu angka untuk bisa berhasil menjadi juara.
team dari SMA xx yang diwakili oleh Icha,Aya,Dita berhasil unggul satu angka,dan SMA yy dibawah satu angka.
dan SMA zz berbeda 10angka dari keduanya.
Kintan hanya berdoa semoga team dari sekolahnya menang.
Pertanyaan pun sudah dilontarkan,untuk beberapa saat ketiga regu team terdiam saling berembug.
sesaat tombol dari regu SMA zz menjawab
semua terdiam ,dan dari jawaban tersebut juri memutuskan "jawaban kurang tepat,untuk itu nilai dikurangi 5 poin dan tidak boleh menjawab kembali."begitulah ujar juri.
Tampak pendukung SMA zz kecewa ,karena sudah pasti SMA nya bakal kalah.
"Karena jawaban dari regu C salah,kami berikan kesempatan untuk regu B dan A untuk menjawab." kembali juri memberikan kesempatan bagi kedua regu.
Disaat semua dibuat tegang,tiba-tiba tombol regu B yaitu SMA yy berbunyi
"Ya silahkan regu B untuk menjawab."
Perwakilan dari regu B menjawab,dan untuk sesaat semua terdiam ,semuanya gugup menanti jawaban dari juri.
"Terima kasih untuk jawabannya regu B, sayang sekali jawabannya masih salah,untuk itu nilai kami kurangi 5 poin."
Semua penonton kembali gemuruh ,kali ini lebih ramai ,karena sudah dipastikan sekolahnya bakal memenangkan lomba cerdas cermat ini.
"Perhatian semuanya,,mohon tenang,acara akan kembali kami lanjutkan setelah kalian semua tenang."
Penonton pun patuh dan kembali tenang menyimak juri.
"Baiklah ,,sebenarnya dari jawaban regu B tadi yang salah ,sudah bisa dipastikan siapa pemenangnya ,tetapi kami juga memberi kesempatan untuk regu A menjawab pertanyaan yang kami berikan tadi.
silahkan perwakilan regu A untuk menjawab."
Kali ini Aya yang menjawab pertanyaan yang diberikan juri.
Semua takjub dengan penjelasan Aya yang terlihat tenang.
Tampak juri saling pandang dan merapatkan diri untuk berembug.
"Baiklah karena mungkin regu A gugup jadi kurang cepat dalam memencet tombol ,padahal jawabannya Benar,, tapi disini nilai tidak akan kami tambah karena waktu yang diberikan sudah habis, lain kali tampillah percaya diri karena jawaban salah atau benar itu bonus yang terpenting mental kalian harus terbentuk ,terutama tampil percaya diri."
"Dan akhirnya lomba cerdas cermat susah berakhir,kami sudah sepakat dan memutuskan bahwa yang memenangkan juara 1 lomba cerdas cermat tahun ini adalah SMA xx dengan perolehan nilai 450 , juara 2 SMA yy dengan perolehan nilai 444 ,juara 3 SMA zz dengan perolehan nilai 429." begitulah penjelasan para juri
Suasana lebih ramai dan berebut untuk memberi selamat bagi pemenang.
Kintan datang mendekat untuk memeluk sahabatnya.
__ADS_1