Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
78.Tentang Seseorang


__ADS_3

Kintan masih dibuat melongo dengan kejutan yang diterimanya.


Kembali Bima menyadarkan lamunannya,


"Sayang,,sudah siap?"seketika Kintan tersadar dan beradu tatap dengan Bima.


"Ini bener kak Bima?"ucapnya dengan mengedipkan kedua matanya berulang kali.


"Apa perlu kakak cium disini untuk membuatmu percaya."tanyanya menahan tawa.


Kintan hanya menyebikkan bibirnya.


"Udah donk romantis-romantisannya,,baper ni gue."ujar sang MC sambil meneliti penampilan Kintan malam itu,


"Wow ,,mirip Dian Sastro ya?"ucap sang MC yang melihat penampilan Kintan sederhana tapi sangat elegan.


"Gimana semuanya ,,udah pada penasaran dengan perform mereka?


"Ayo donk"


"Ga sabar nih"


Begitulah suara-suara teman-teman yang ada disekitaran panggung.


"Udah siap Rangga Cinta?"ucap sang MC terkekeh,karena teringat nama pemain utama dalam film tersebut.


Seketika Kintan mengangguk ke arah MC ,dan Bima bersiap mulai memetik kan gitarnya.


"Tentang Seseorang,, Kintana Larasati dan Ganindra Abimana"Ucapan MC yang menggelegar.


"Halo semuanya Puisi ini mengisahkan tentang seseorang yang memiliki sifat tertutup,suka menyendiri.


Tapi sebenarnya didalam kesendiriannya terdapat jiwa yang mulai bosan dengan kesendirian dan sepi,tapi juga tidak ingin dalam keramaian.


Sehingga jiwanya sampai pada titik jenuh


yang dia sendiri tidak tau mau bagaimana." ujarnya memperkenalkan puisi yang akan ia tampilkan.


Bima mulai memetik gitarnya untuk menambah keheningan dan kesyahduan malam itu.


...Tentang Seseorang...


Kulari ke hutan kemudian menyanyiku


Kulari ke pantai kemudian teriakku


Sepi... sepi dan sendiri aku benci


Ingin bingar aku mau di pasar


Bosan aku dengan penat


Enyah saja kau pekat


Seperti berjelaga jika kusendiri


(Bima sangat piawai memetik gitarnya dan sangat pas masuk ke puisinya,,tentu saja dia tidak akan membuat malu penampilan duet mereka,karena sebelumnya sudah mempelajari video puisi tersebut,jadi biarpun tidak latihan ,sudah piawai dalam memainkannya.)


Dan Bima memetik gitarnya kembali sebagai tanda Kintan akan memulai puisinya.


Semua nampak diam seribu bahasa,hening ,bahkan ada yang memanggil Kintan dengan Cinta,cinta,cinta😀


Pecahkan saja gelasnya biar ramai


Biar mengaduh sampai gaduh


Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang


Di tembok keraton putih

__ADS_1


Kenapa tidak kau goyangkan saja loncengnya biar terdera


Atau aku harus lari ke hutan belok ke pantai?


Reff


Bosan aku dengan penat


Dan enyah saja kau pekat


Seperti berjelaga jika kusendiri.


petikan gitar pun semakin membuat keadaan hening,dan Kintan setelah sesaat terdiam ,kembali dengan ke reff nya untuk kedua kali.


Bosan aku dengan penat


Dan enyah saja kau pekat


Seperti berjelaga jika kusendiri.


huuuuuu,,,ayyaa,,yaa


Suara merdu Kintan menutup penampilan nya yang langsung seketika membius penonton, hening nya masih tercipta


dan mereka tersadar setelah MC meneriakkan kata "Kereeennn",,


barulah riuh tepuk tangan saling bersautan.


Kintan menoleh ke arah Bima,menatapnya dengan tersenyum dan menyatukan jari jempol dan telunjuknya mengartikan love (saranghae) dan Bima membalasnya dengan memberi kecupan jarak jauh.


Penampilan demi penampilan dari peserta sudah tampil ,dan sekarang saatnya api unggun.Bima tidak menemui Kintan semenjak berakhirnya penampilan mereka di panggung,Bima langsung menuju ke camp panitia karena situasi yang tidak memungkinkan mereka untuk bertemu.


Bima mengirim chat ke Kintan untuk pergi ke camp panitia.


"Sayang,,kamu ke camp panitia ya sekarang,aku nunggu disini,ingin ketemu sebentar."chat Bima ke Kintan.


Setelah di camp panitia,dilihatnya tidak ada orang ,tiba-tiba badan Kintan langsung dipeluk dari belakang.


Untuk sesaat Kintan kaget,tapi langsung mengenali aroma parfum yang sudah dikenalinya.


"Sayang,,kangeenn."Bima langsung membalikkan badannya Kintan.


"Wooiii ,,,ada anak kecil ini,,bisa-bisanya kalian kangen-kangenan disini."teriak Aya.


"Sory Ay,,loe tunggu di luar ya Ay,,kalau ada orang kesini kabari,,gue hanya bentar."


"CK,,"Aya hanya mendengus kasar dan keluar camp.


"bisa-bisanya gue disuruh jagain mereka,,satpam kali ya."Aya hanya bisa menggerutu tapi tetap menjaga situasi😀.


Kini Bima dan Kintan sudah saling berhadapan dengan menyunggingkan senyum masing-masing.


"Syuka ga dengan kejutannya."ujarnya dengan menyelipkan rambut Kintan ditelingannya ,sedangkan tangan kirinya masih memegang pinggang ramping Kintan.


"Syuka banget,ga nyangka aja,,kakak hutang penjelasan sama aku."jawabnya dengan membelai pipi Bima.


Bima langsung menangkap tangan Kintan dan mengecupnya,lalu menatap Kintan dan


menempelkan bibirnya ke bibir manis Kintan, mengecupnya ,menyesapnya dengan memejamkan mata mereka ,mereka saling berbalas dan menikmati sentuhan hangat dari kedua bibir mereka dengan sangat lama seolah enggan untuk saling melepaskan karena rasa rindu yang terpendam di dada.


Setelah 5menit berlalu pagutan hangatpun terlepas,dan mereka saling tatap


"Kakak ga bisa lama-lama,besok kakak kesini lagi untuk jemput kamu,,okee?"


Kintan mengangguk dan masih bergelayut di leher Bima.


"Emang kakak nginap dimana?"tanyanya


"Nginap di villa setgh jam dari tempat ini."ucapnya lagi dengan masih membelai wajahnya Kintan.

__ADS_1


"Kamu jangan malam-malam ke acara api unggunnya,segera masuk camp lalu tidur,kita bertemu lagi besok ,,oke?"ucap Bima kembali


"Okee,,kakak hati-hati."ujar Kintan.


Bima hanya mengangguk dan kembali mengecup kening Kintan,lalu mereka keluar camp bersama.


"Sudah kangenannya?"tanya Aya dengan menatap mereka berdua.


"Loe ga lihat bibir kita sampai bengkak?"ucap Bima yang sengaja menjahili Aya dan langsung dibalas pukulan dibahu Bima oleh Kintan.


Bima hanya meringis dan mengusap bahunya.


"Ay,,jagain pacar gue,,"ucap Bima segera berlalu meninggalkan mereka.


"Iyaa."jawab Aya.


"Tan ,,wah ternyata loe mesum juga ya."ujar Aya dengan memeriksa bibir dan tubuh Kintan.


"Emang kamu sama ka Fero ga?"tanya Kintan balik.


"Iya sih sama,,,hahahaaa."lalu mereka tertawa bersama dan saling merangkul menuju ke acara api unggun.


.


.


.


Keesokan harinya


Pagi ini adalah pagi terakhir kegiatan mereka,seperti biasa diawali dengan berolahraga bersama.


Pagi ini memang tidak lagi ada kegiatan ,hanya upacara penutupan dan pengumuman juara lomba serta pembongkaran camp,diharapkan sebelum tengah hari sudah selesai.


Upacara penutupan sudah dimulai,dari sambutan-sambutan sudah terlewati dan pegumuman juara lomba pun sudah diumumkan.


Dari mulai kebersihan ,kerapian camp,kekompakan peserta ,lomba memasak,lomba kreasi siswa.


Dan kelompok Kintan mendapat juara 1 umum ,sedangkan kelompok Icha mendapat juara 2 umum.


Mereka sangat puas dan merasa senang dengan kegiatan kali ini.Tentunya momen ini sangat berkesan,tidak ada rasa iri dengki diantara mereka.Yang ada hanya rasa persahabatan.


Mereka pasti akan merasa kehilangan momen ini saat kelulusan tiba,iyes,,kenangan putih abu-abu yang paling menyenangkan.


Tidak lupa jepretan demi jepretan sudah diabadikan untuk ditaruh di album kenangan masing-masing.


Para peserta sudah siap untuk menuju bis dengan kepulangan mereka ,tapi tidak untuk keempat sahabat itu.


Mereka kaget dengan ketiga sosok cowok yang menjemputnya,tidak menyangka ketiganya akan menjemput.


Karena dikira cuma Bima saja yang menjemput Kintan ,ternyata kedua sahabatnya Fero dan Faiz juga ikut menjemput para kekasih mereka.


"Kak Ferooo"teriak Icha yang langsung disambut pelukan oleh Fero.Biarpun mereka sering berbeda argumen,tapi sebagai kakak dia sangat menyayangi adiknya.Dan sepertinya adiknya sudah mendengarkan nasihatnya dengan baik ,terbukti Fero melihat adiknya sudah bersama dengan ketiga sahabatnya dengan wajah yang ceria.


.


.


.


Hay readersku 🥰


yang kepo dan penisirin puisinya gimana sih?


boleh yux follow ig ku @intan_imay


Happy reading🙏


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2