
Mang Karyo membukakan pintu mobil untuk mami Gina yang tanpa sepengatahuan keluarga Kintan bahwa mereka adalah memang sopir dan nyonya bos.
"Gimana nya,,pacarnya den Bima?
"Bima ga salah pilih mang,,semoga aja mereka jodoh ya mang."
"Iya nya,,aamiin."
"Nya ini langsung pulang ke Surabaya kan?
"Iya aja mang ,,Sudah ditungguin sama Bima dan papinya.Penasaran gimana saya sampai bisa kerumah Kintan.
Mang Karyo masih cuti pa sudah masuk?
"Kebetulan nya,,hari ini rencana memang mau ke Surabaya karena cuti saya sudah habis,,kebetulan den Bima telfon kalo suruh jemput nyonya dirumah neng Kintan,untung mamang belum berangkat." ujar mang Karyo.
Akhirnya mobil mereka sudah sampai disebuah rumah mewah bergaya modern minimalis dengan pelataran halaman yang luas.Kedatangan mami sudah disambut papi dan Bima ,karena mereka sudah tidak sabar menunggu beritanya.
"Assalamu'alaikum mami datang."
"Wa'alaikumsalam "jawab papi dan Bima yang sudah menunggu di ruang TV.
"Akhirnya mami sampai juga."ucap papi yang langsung memeluk istrinya.
"Bilang aja papi kangen,,baru juga mami tinggal sebentar."
"Papi kan ga bisa jauh dari mami,papi khawatir tahu,,,lain kali kalo pergi itu ponsel jangan ditinggalin ,untung aja mami ga melepas gelangnya."ucap papi mengomeli istrinya karena saing khawatirnya.
"Ehemm,,ehem,,ingat masih ada anaknya Lo disini."ucap Bima terkekeh melihat keromantisan orang tuanya.
"Oh iya Bim,,nih oleh oleh dikasih sama calon istri."
"Beneran mi."Bima langsung loncat dari duduknya.
"Yeeee,,,giliran dengar calon istri aja langsung beranjak dari duduknya,giliran mami datang cuek aja ga disambut."ujar mami diikuti gelak tawa semuanya.
"Mami kan udah disambut oleh papi,,suami tercinta,, mami buruan jelasin donk ke Bima."
"Penasaran ya,,,tungguin mami mau membersihkan diri dulu,,nanti mami jelasin." ucap mami terkekeh melihat tingkah penasaran Bima.
Setelah menunggu mami setengah jam lamanya,akhirnya mami muncul dari kamarnya dan bergabung dengan papi dan Bima di ruang tv sambil makan oleh-oleh dari bunda Kintan.
Mami pun menceritakan secara detail awal pertemuannya dengan Kintan sampai berada dirumah Kintan,dimana mami disambut dengan penuh kehangatan dikeluarga Kintan.
Bima dan papi menyimak semua yang diceritakan mami,sesekali Bima menyunggingkan senyumnya bahwa orang tuanya terutama mami menyukai kekasihnya tersebut.
"Jadi gimana menurut mami dengan pilihan Bima?
"Pinter kamu Bim memilih calon istri,anaknya cerdas,sopan,ramah,sayang keluarga,pinter masak dan yang terpenting sangat menghormati kepada orang yang lebih tua."
"Iya lah Bima gitu loh."ujarnya dengan bangga.
"Siapa dulu papinya."ucap papi ga mau kalah.
"Hilih papi ,giliran yang baik aja langsung di akui,, kalo giliran jeleknya langsung ke mami."
Merekapun akhirnya tertawa bersama.Canda tawa yang dilontarkan sepasang suami istri itu tidak henti membuat Bima selalu bersyukur karena sudah dilahirkan dari orang tua yang hebat.
"Eh Bim,,karena kue dan makanan yang dibuat bunda Kintan itu selalu enak ,mami kepikiran ingin kerjasama dengannya.Kebetulan panti asuhan yang ada dibawah yayasan keluarga kita di Malang kan lagi membutuhkan suppliyer makanan ,karena selama ini mereka mengeluhkan soal makanan,pusing mami Kao dilaporin soal makanan.Intinya mereka bosen dengan makanan yang itu2 aja ,,gimana menurut kalian?." usul mami.
"Setuju banget mam,,mami memang keren jadi aku selalu ada alasan untuk apel,,hihihi."
"Bisa aja kamu Bim,,bilang aja kangen."canda mami yang langsung disahutin papi
"Iya kangen itu berat loh bim."sahut papi.
"Makanya biar Bima aja yang kangen dengan Kintan ,papi cukup kangen sama mami aja."
Begitulah recehan Senda gurau antara keluarga mereka.Keluarga kecil namun begitu hangat dan santai.
Ditengah asyiknya mereka bercengkerama,ponsel Bima berdering
__ADS_1
My love is calling,,,,
Bima memandangnya dengan penuh senyum melihat nama kekasihnya menelfon,nama Kintan memang sengaja dia ganti dengan sebutan my love. Terdengar alay sih memang,tapi Bima sudah terlanjur bucin dengan Kintan.
Bima melangkah menjauh dari orang tuanya ,bukan karena apa ,tapi Bima ingin sayang-sayangan dulu biarpun hanya lewat telfon.
(nasib LDR ya gengs🤗)
^^^Bima^^^
^^^"Assalamu'alaikum cantik."^^^
^^^Kintan^^^
^^^"Wa'alaikumsalam tampan."^^^
^^^Bima^^^
^^^"Sebentar aku alihkan ke video call ya biar aku bisa lihat senyum manismu."^^^
^^^Sejenak merekapun beralih ke video call.^^^
^^^"Tumben sayang telfon duluan,biasanya aku duluan yang telfon,,cie ,, kangen ya sama aku."^^^
^^^Kintan^^^
^^^"ih ,,Ge ER,,kak Bima telfon mang Karyo donk, mami Gina sudah sampe rumah apa belum?^^^
^^^Aku khawatir kepikiran aja."^^^
Bima mendengarnya hanya tersenyum karena kekasihnya mengkhawatirkan maminya.
^^^Kintan^^^
^^^"Kak,,ih nyebelin,,ditanyain malah senyum-senyum."^^^
^^^Bima^^^
^^^Kintan^^^
^^^"Alhamdulillah lega deh aku sekarang."^^^
^^^Bima^^^
^^^"Sayang,,kamu kangen ga sama aku?^^^
^^^Kintan^^^
^^^"Iya ,,aku kangen ,udah 2minggu Ka Bima ga kesini."^^^
^^^Bima^^^
^^^"I Miss you more,,sabar ya sayang ,hari Sabtu aku kesana,,kita ketemu ya,,eh ngomong-ngomong kadoku udah dibuka belum?^^^
^^^Kintan^^^
^^^"Nanti malam aja aku bukanya,, oh iya hari Sabtu aku ke toko ayah kak,,ayah belum boleh beraktifitas ,jadi sementara aku menggantikan ayah untuk jaga toko,,kan sayang kalo harus ditutup."^^^
^^^Bima^^^
^^^"Oh ya,,jadi ayah belum sembuh?^^^
^^^Kintan^^^
^^^"Sudah sih kak,,cuma belum pulih total ,aku sama bunda melarang ayah untuk beraktifitas dulu."^^^
^^^Bima^^^
^^^"Ya udah nanti aku jengukin ayah dulu,baru ke toko nemuin kamu ya,,kamu mau dibawain apa sayang?"^^^
^^^Kintan^^^
__ADS_1
^^^"Aku ga pengen apa-apa,,aku pengen kamu aja ,,eh pengen ketemu kamu maksudnya."ucapnya terkekeh.^^^
^^^Bima^^^
^^^"Manja ya sekarang."^^^
^^^Kintan^^^
^^^"Kan manjanya sama kamu doank."^^^
^^^Bima^^^
^^^"Aduh ko aku mendadak jadi panas dingin ya."^^^
^^^Kintan hanya terkekeh melihat Bima salting.^^^
^^^"Ya udah deh biar ga jadi panas dingin ,kututup telfonnya ya kak."^^^
^^^Bima^^^
^^^"Iya sayang ,,sampai ketemu lusa ya,,love you."^^^
^^^Kintan^^^
^^^"Love you too."^^^
...*******...
Di sebuah kamar yang tidak terlalu besar dengan tampilan yang sederhana namun terlihat bersih ,dan tersusun rapi.
Sekilas jika kita memasuki kamar tersebut sudah dipastikan penghuninya menyukai Korea style namun tetap terlihat minimalis.
Dengan desain serba biru yang menjadi warna favorit Kintan.
Kintan teringat belum membuka kado yang diberikan oleh kekasihnya.Perlahan dibukanya kado itu dan sebuah dress warna biru lengkap dengan sepatu dengan Hells yang sedang ,tidak terlalu tinggi sangat cocok dipakai oleh Kintan terbungkus rapi.
"Waooww ini cantik sekali."gumam Kintan.
Kintan meraih dan membaca tulisan dikertas tersebut.
...Mencintaimu dan dicintai olehmu ...
...adalah hadiah paling bahagia yang pernah aku terima....
...Ketika aku menatap matamu...
...aku tahu telah menemukan cermin jiwaku....
...Kamu hadir memberi cinta ...
...membawa bahagia...
...memberikan rasa rindu yang tak pernah ada habisnya....
^^^I Love You ^^^
^^^Ganindra Abimana^^^
Tanpa terasa air mata Kintan menetes ,bahagia terharu.
"Ka Bima kamu hadiah terindah yang dihadirkan Tuhan untukku."ucapnya dengan memandang tulisan dan dress yang didekapnya.
Maaf ya readers nunggu up nya lama
habis otak dan jari belum sinkron
tuh gantinya kukasih yang uwuww Khan??
plus kukasih love untuk kalian
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1