Cintaku Berlabuh Di Surabaya

Cintaku Berlabuh Di Surabaya
24.Permintaan


__ADS_3

Kintan dan Bima menyusuri pinggir pantai dengan perasaan bahagia sambil bergandengan tangan dan sesekali bercanda tawa.


"Kak,,aku lapar "ucap Kintan sambil memegangi perutnya yang sudah dangdutan (eh keroncongan saking laparnya)


"iya sayang,,,kita cari makan disekitar sini apa diluar"balas Bima dengan menyibakkan rambutnya kintan ditelinganya.


Sebelum Kintan menjawab ,ponselnya pun berdering.


Drettt,,,drettt


Aya is caliing ,,,,


"Hallo Tan,,kamu dimana, cepetan ke resto XX ,kita sudah selesai nonton film,nih lagi makan,,kita tunggu disini ya! "ucap Aya ditelfon


"oke,,kita kesana"balas Kintan


"Kak Bima,,kita ditunggu diresto XX sama Ka Fero dan Aya ,mereka sudah selesai nonton ,ini lagi makan." ucap Kintan


"Kebetulan kamu sudah lapar kan,,ya udah


ayo! "tangan Bima menggandeng tangannya Kintan.


Tapi sebelum mereka masuk mobil ,Kintan menghentikan langkah Bima.


"Kak Bima ,,ehm,,ehm"tampak raut wajah Kintan bingung mau mengutarakan.


"Ada apa sayang,,,katakan"ucap Bima sambil membelai manja rambutnya yang mulai jadi candunya.


"Kalo aku ngajukan permintaan ,apa kak Bima mau mengabulkan?"


"Apapun ,,asal jangan minta menjauhimu dan jangan minta untuk tidak rindu,,hehe"


"iihh,,apaan sih"ucap Kintan mencubit perutnya Bima


"auww,,,sakit sayang."ucap Bima menahan tangannya Kintan


"Kak,,,kita backstreet dulu ya ,,aku ga enak sama ka Fero ,dan Felisha"ucap Kintan menundukkan kepalanya.


"Ngga,,,aku nggak mau kita menutupi rasa kita, kamu kekasihku dan aku ingin semua orang tau Kintana Larasati hanya milik Ganindra Abimana ,jadi tidak ada yang akan berani berusaha mendekatimu ,menyukaimu atau menyakitimu,karena aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi."ucap Bima penuh ketegasan.


"Kak,,,please,,Kintan mohon untuk sementara, takutnya mereka kaget ,begitu cepat ini terjadi Kak,,,aku mau pelan - pelan ngomong sama mereka, bagaimanapun kita sahabat, aku ga mau merusak persahabatan hanya karena cinta,,dan juga (sambil senyum Kintan mengucapkan hal yang membuat Bima meleleh) hatiku hanya untuk kak Bima ,jadi misalkan ada orang lain yang menyukaiku dan mendekatiku aku tidak akan berpaling."ucap Kintan menatap lekat wajah memegang tangan Bima.


"Akan kupertimbangkan lagi."


"Kak,,please"


"Ya udah aku setuju,tapi hanya sementara ya,,,semua demi kenyamanan kamu,tapi kalo ada masalah apa-apa segera kamu cerita ke aku,jangan ada yang ditutup-tutupi."ucapnya

__ADS_1


Kintan pun menganggukkan kepalanya dan menatapnya dengan senyum mengembang di bibirnya.


"iya Kintan akan berusaha,,,Makasih kak Bima."ucap Kintan dengan senyum sumringah


"iya sayang"


Cup


Bima mendaratkan ciuman di keningnya Kintan.


Seperti tersengat listrik tubuh Kintan mematung,jantungnya berdegup karena serangan yang tiba-tiba (kayak perang aja nih serangan segala,,,kayaknya author deh yang jantungnya berdegup dan sambil meluk tiyang😄).


"Ayo,,bilangnya lapar"Bima tersenyum yang melihat ekspresi Kintan setelah dia menciumnya ,lalu menarik tangannya kemudian membukakan pintu mobil untuk wanita cantiknya.


Setelah menempuh perjalanan untuk tiba diresto XX ,mereka sepakat untuk menutupi hubungannya ,meskipun Bima tidak setuju,karena bagi Bima perasaan cinta yang tumbuh tidak harus ditutupi.


..."cinta itu ga salah,...


...yang salah itu orang yang tidak menghargai arti cinta...


...aku akan selalu berusaha membahagiakanmu ,...


...wahai kekasih hatiku "...


gumam Bima dalam hati sambil lekat memandang Kintan saat mereka berjalan beriringan.


"Iya nih,,kita sampe jamuren tau nunggu kalian."ucap Aya


"Kita kepantai menghilangkan rasa takutnya tuh"jawab Bima sambil melirik Kintan


"wah ,,enak donk ke pantai,,,eh tunggu-tunggu kamu tadi takut beneran Tan."tanya Aya serius


"Hehe,,iya ,jangankan nonton horor,diceritain horor aja aku ga berani ke kamar mandi sendiri,pasti ditemenin bunda."jawab kintan


"Wah ,,ga nyangka aku ,dibalik kemandirian seorang gadis SMA ternyata takut hantu."balas Aya lagi


"Kan tadi aku sudah bilang ke kamu,,,untung ada kak Bima yang ngajak aku keluar,kalo ga,,bisa mimpi buruk nanti malam."jawab Kintan


"Oh,,jadi ceritanya hari ini diselamatkan oleh pahlawan nya nih ,,,eh pahlawan apa pangerannya ini,,cie."ucap Aya meledek


"ih,,,apaan sih ay,,,tuh ayamnya nangis tuh dianggurin, cepetan gih dihabisin "ucap Kintan malu-malu meong


Fero yang mendengar aya terus meledek Kintan hanya menggelengkan kepalanya dengan diringi senyum tipisnya.


Bimapun melirik dan sesekali beradu pandang dan tersenyum bahkan mengerlingkan matanya ke arah Kintan.


(awww,,so sweet,,kerlingan matanya sampai ke author ini,,author kan jadi baper akut🙈😊)

__ADS_1


Kintan yang merasa tersudutkan dengan malu-malu meong dan cuma bisa menutup matanya dengan kedua tangannya.


"aduh kenapa aku salting begini sih,,toilet mana toilet ,ingin kuberlari mencarimu🙈


Lah ko toilet yang dicari🤦🏿‍♀️)"batin Kintan menggerutu.


Setelah mereka selesai makan,Bima segera beranjak untuk ke kasir membayar pesanannya.


"widih ,,,hari ini ada yang traktir,,yang sering-sering aja Bim, kan dompetku tetep tebal,,xixiixi."ucap Aya


"beres"jawab Bima.


"Yach keduluan Bima,,lain kali aku yang traktir ya"balas Fero ga mau kalah


"Ya udah yux pulang,sudah sore."ucap Kintan


Merekapun berjalan menuju ke parkiran.


Fero dan Bima mengantarkan wanitanya masing-masing sampe di depan mobil Aya.


"Beb,,hati-hati bawa mobilnya."ucap Fero ke Aya.


"iya beb,,kamu juga ya ,,jangan rindu ntar ga fokus nyetirnya."balas Aya yang hanya disenyumin oleh Fero dan tentunya sambil mencubit pipi Aya.


Begitupun dengan Bima sambil membelai rambut panjangnya Kintan.


"Hati-hati ya"


"iya ,,kak Bima juga hati-hati."


"iya sayang."balas Bima yang mengucapkan kata sayang dengan membisikkan ditelinga Kintan supaya tidak terdengar oleh Fero dan Aya.


"aduh kak,,semakin meleleh hati adek ini."gumam Kintan dalam hatinya tentunya dengan diringi senyum tipisnya.


 ------------------------------


Keesokan harinya


Hari Senin adalah hari untuk membakar semangat ,bukan hari untuk bermalas-malasan,ayo kita lawan rasa penat,untuk meraih masa depan.



Semua siswa sudah berbaris rapi untuk mengikuti kegiatan rutin upacara bendera.


Keempat sahabat yang sudah menjadi siswa favorit dan famous di sekolahnya itu juga menjadi petugas upacara.


Felisha,Gayatri dan Kintan menjadi petugas pengibar bendera,sedangkan Jelitha sebagai petugas yang membacakan susunan upacara.Dengan dijadikannya mereka petugas upacara,maka semakin famous dan terkenallah mereka di SMA XX tersebut.Dari adik kelas,kakak kelas,bahkan yang teman seangkatannya juga banyak yang mengagumi mereka.Kegiatan Upacara berlangsung dengan khidmat,tertib dan lancar.

__ADS_1


Tidak terasa upacara sudah berlalu,segera para murid sudah membubarkan diri dari barisannya.Setelah Upacara selesai,para guru memang sudah bersepakat masih diberi waktu 30menit untuk seluruh siswa istirahat,supaya ketika masuk kelas ,mereka akan menjadi bersemangat kembali.


__ADS_2